banner 468x60

Ini Penjelasan Presiden Jokowi Mengapa Mudik Dilarang

125 views
banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id – Larangan Mudik Lebaran tahun ini telah diumumkan Pemerintah, yang berlaku pada tanggal 6-17 Mei 2021. Presiden Joko Widodo menjelaskan, ada dua alasan mengapa pemerintah menerapkan larangan mudik pada Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Sejak jauh-jauh hari pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik lebaran tahun ini dan keputusan ini diambil melalui berbagai macam pertimbangan,” kata Presiden Jokowi dalam “channel” Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (16/4/2021).

Menurut Presiden, alasan yang pertama karena pada 2020 terjadi tren kenaikan kasus setelah empat kali libur panjang.
“Kenaikan kasus pertama saat libur Idul Fitri tahun lalu terjadi kenaikan kasus harian hingga 93 persen, dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen,” ungkap Presiden.

Kenaikan kasus Covid-19 kedua terjadi saat libur panjang pada 20-23 Agustus 2020, di mana mengakibatkan terjadi kenaikan kasus harian sampai 119 persen dan tingkat kematian mingguan meningkat hingga 57 persen.

“Kenaikan ketiga terjadi saat libur panjang 28 Oktober sampai 1 November 2020 yang menyebabkan terjadi kenaikan kasus harian Covid-19 sampai 95 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan sampai 75 persen,” tutur Presiden.

Kenaikan kasus keempat terjadi saat libur akhir tahun pada 24 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 yang mengakibatkan kenaikan jumlah kasus harian yaitu mencapai 78 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan sampai 46 persen.

“Pertimbangan lain adalah kita harus menjaga tren menurunnya kasus aktif di indonesia dalam dua bulan ini yang menurun dari 176.672 kasus pada 5 Februari 2021 dan pada 15 April 2021 menjadi 108.032 kasus,” ungkap Presiden.

Menurut Presiden Jokowi penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia saat ini juga sudah nisbi menurun.

(sumber: okezone.com)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.