banner 468x60

IMPORT TERLAMBAT, HARGA BAWANG PUTIH MASIH MENINGGI

72 views
banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id

Palangkaraya, Kalimantan Tengah – Kran import terlambat, harga bawang putih dalam beberapa minggu terakhir masih bertahan tinggi pada kisaran Rp 45-48.000 per kg. Hal itu terungkap pada pertemuan bulanan Tim Pengendali Inflasi Dareah (TPID) dengan awak media, Jum’at (2/3).

Pertemuan dipimpin langsung oleh Karo Ekonomi dan SDA Lubis.R.Inin san Setian dari Bank Indonesia, dihadiri dinas/instansi terkait lainnya.
Dua minggu lalu, harga bawang putih sama dengan harga bawang merah pada kisaran Rp 22-23.000 per kg. Namun, tak berapa lama harga merangkak naik lebih dari Rp 30.000 kemudian terus membumbung hingga mencapai Rp 48.000 per kg sampai saat ini.

Padahal Bulog Kalteng menyediakan 2 ton perbulan untuk kebutuhan di daerah ini. Meski demikian harga masih tetap tinggi pasalnya stok memang mengalami penurunan Dampaknya pada bulan Pebruari 2018 bawang putih menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kalteng yang mencapai pada angka 0.08 persen.

Inflasi meski disebut dangkal juga disumbangkan dari kenaikan harga bahan bakar khususnya gas LPG melon ukurab 3 kg yang mencapai Rp 25.000 per tabung baik di Palangka Raya maupun di Sampit.

Berikut ikan asin telang khususnya di Kota Sampit maupun Palangka Raya..Hal itu disebabkan tingginya gelombang laut, sehingga nelayab sulit melaut. Harga ikan telang kering dipasaran dari semula Rp 120 menjadi Rp 145.000 per kg.

Menjawab pertanyaan awak media, terkait tingginya harga gas elpiji bersubsidi 3 kg, Gubernur telah mengeluarkan surat edaran bagaimana distribusinya di Agen dan Pangakalan. Dilarang dijual eceran ke warung-warung terang Lubis R.Inin.

Pemakai LPG 3 kg dibatasi hanya untuk warga miskin berpenghasilan maksimal Rp1,5 juta perbulan. Dan pembeli diatur menggunakan kartu kendali. Hanya saja selama ini pengguna LPG 3 kg lebih banyak digunakan pengusaha warung makan.

 

Redaksi Kalteng : Marlianti JP

Editor : gendut jp

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.