banner 468x60

Hebooh…Blora juga Ada ‘Keraton Baru’, Polisi Pantau Kegiatannya

banner 160x600
banner 468x60


Kirab Keraton Djipang di Blora. (Foto: Istimewa) Kirab Keraton Djipang di Blora. (Foto: Istimewa)

JP__Blora – Ternyata, di Kabupaten Blora juga terdapat kerajaan bernama Keraton Djipang yang terletak di Kecamatan Cepu. Pihak kepolisian akan memantau kegiatan dari kerajaan tersebut.

Kapolres Blora AKBP, Antonius Anang, membenarkan adanya sekelompok orang yang mendirikan kerajaan di wilayah hukumnya. Namun, ia sendiri belum bisa memastikan pergerakan kerajaan tersebut merugikan masyarakat atau tidak.

“Sampai saat ini saya belum melihat itu, Mas. Tapi nanti saya akan cek terlebih dahulu. Sampai saat ini tidak ada (pergerakan yang merugikan), aman,” jelasnya saat dimintai konfirmasi detikcom melalui pesan singkat, Kamis (16/1/2020).

Keraton Keraton Djipang berada di Desa Jipang Kecamatan Cepu, Blora, beridiri sejak 2014. Bahkan pada tahun 2016 lalu, sempat digelar kirab budaya di wilayah setempat yang kala itu didukung Pemerintah Kabupaten Blora.

Raja Keraton Djipang, PRA Barik Barliyan Surowiyoto, menyebut keberadaan kerajaan Djipang merupakan aset sejarah dan budaya. Alasannnya, di masa lalu pernah berdiri sebuah kerajaan sehingga memiliki kaitan kesejarahan.

“Ini kembali muncul di permukaan karena sebagai upaya kami untuk tetap melestarikan sejarah dan budaya yang ada. Saya memang ada keturunan dari Adipati Jipang, Arya Penangsang,” terangnya.

Baca juga:
Ulah ‘Raja-Ratu’ Agung Sejagat Coreng Nama Baik Keraton Se-Nusantara

Barik juga menegaskan, Kerajaan Djipang berbeda dengan Keraton Agung Sejagat di Kabupaten Purworejo yang keberadaanya meresahkan warga hingga ditutup oleh polisi karena dugaan penipuan.

“Kami ada historikalnya, dulu memang sudah ada (kerajaan) ini, sehingga jelas berbeda. Keberadaanya saat ini orientasinya untuk sektor pariwisata dan melestarikan sejarah dan budaya. Kalau yang di Purworejo itu orientasinya untuk penipuan, bahkan makar. Pun kami juga telah terdaftar di Forum silaturahmi keraton nusantara,” paparnya.*** detik

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.