banner 468x60

Hari Kesaktian Pancasila Brigjend Pol. Ahmad Nurwakhid BNPT berama Lidik Krimsus RI

banner 160x600
banner 468x60


Keterangan foto. Brigjend Pol. Ahmad Nirwakhid bersama Hernanda SHW,S.H.,M.A.P. dan Suwondo Ketum Lidik Krimsus RI

Journalpolice.id | Wonosobo, Brigjend Pol. Ahmad Nurwakhid menyampaikan pendapatnya kepada tim Lidik Krimsus RI dipelataran Candi Arjuna, dengan dilakukanya Seremonial doa bersama pemuka agama dan elemen masyarakat malam pukul 00.00 dikawah Condrodimuko di hari Kesaktian Pancasila serta dilaksanakanya pembentangan bendera merah putih 1000 meter atau satu kilo meter melingkari kawasan Candi merupakan hal yang sangat luar biasa dan semoga ini menjadi legenda menjadi sejarah bangsa Indonesia untuk bisa memotifasi / meresonansi seluruh masyarakat bangsa Indonesia terutama generasi muda, generasi melenial khususnya supaya bangkit bersatu untuk membangun bangsa ini menuju bangsa yang aman dan damai dan jaya, tentunya dengan peringatan ini menunjukan bahwa Pancasila NKRI Harga Mati, karena ideologi Pancasila adalah ideologi pemersatu bangsa yang telah selama ini selalu dirongrong oleh ideologi – ideologi asing mulai dari komunisme, masisme, lenimisme meskipun sekarang sudah dilarang dan dibubarkan dalam undang – undang, bahkan sekarang ideologi yang relevan sangat mengancam exsistensi integrasi bangsa Indonesia dan Pancasila adalah ideologi kilafah atau ideologi transnasional tapi juga idiologi liberalisme, kapitalisme, sekulerisme yang memunculkan ketidak adilan, memunculkan kesenjangan sosial, kemiskinan dan kebodohan, tapi mari kita yakin bahwa bangsa Indonesia Pancasila adalah Prodak Karya Genius Fanding Fader Bangsa Indonesia dari para tokoh nasional tokoh Agama ,tokoh bangsa para Ulama yang tidak hanya menggunakan kemampuan ilmu pengetahuanya tetapi juga Semangat Sepiritual kwalitasnya sehingga Pancasila adalah rumusan yang mampu mempersatukan bangsa Indonesia dan mampu memoderasi seluruh ideologi yang ada didunia, maka mari seluruh bangsa Indonesia bersatu kita melawan Pandemic Covid-19 sekaligus melawan virus ideoligi radikalisme dan terorisme yang sangat mengancam integritasi, exsistensi bangsa Indonesia, radikalisme dan terorisme mengatas namakan apapun khususnya yang mengatasnamakan agama adalah musuh agama dan musuh negara ,musuh agama karena ideolliginya propagandanya sikap tindakan maupun agendanya bertentangan dengan nilai – nilai agama yang rahmatanlilalamin, bertentangan dengan kewajiban agama untuk menjaga perdamaian toleransi, ukuwah aklakkulkarimah cinta tanah air dan bangsa, menghormati pemimpin pemerintahan maupun negaranya dan ini bisa memecah belah bangsa, membuat pobia terhadap agama kalau dibiarkan akan menimbulkan perpecahan, menimbulkan komplik bangsa seperti yang terjadi di komplik – komplik negara didunia, terutama dunia Islam dan musuh negara karena ideoligi ,propaganda, agenda dan tindakanya bertentangan dengan perpanjian yang sudah menjadi kesepakatan bangsa Indonesia yaitu Pancasila, NKRI BHINIKA TUNGGAL IKA sebagai konsensus nasional sebagai Amanah dari pada Leluhur dan Fanding Fader kita yang digali dati nilai – nilai Leluhur agama dan budaya kita maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang aman damai maju dan sejahtera, tegasnya.

dengan semangat Pancasila Direktur BNPT memberikan pantun kepada tim Lidik Krimsus RI ” Burung Garuda terbang nan tinggi, menembus awan melanglang buana, seluruh elemen bangsa membangun negeri, Indonesia aman damai dan Jaya” Merdeka” tegasnya.

(tim. Lidik Krimsus RI)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.