banner 468x60

GIBRAN DI CURHATI WARGA ATAS BAU MENYENGAT LIMBAH LEGENDARIS DIPINTU AIR DESA NGIPANG…? SUDAH DI SAMPAIKAN PAK GANJAR MAS..!!!

banner 160x600
banner 468x60


JOURNALPOLICE.ID | Surakarta, Rusmanto warga ngipang keluhkan kepada Gibran terkait bau limbah di bendungan tak terawat di sungai pojok depan desa ngipang yang kebetulan berdekatan dengan RSUD Ngipang Banjarsari, solo.

Warga ngipang hari ini jum’at di sambangi lagi calon walikota solo Gibran Rakabuming dengan memberikan bantuan sembako serta buku dan susu kepada warga.serta memberi spirit kepada warga yang sedang sakit strok yang duduk dikursi roda agar semangat dan tetap berdoa.

Rusmanto relawan forsil dan beberapa warga berbisik-bisik kepada mas Gibran mengeluhkan adanya bau limbah menyengat, warga menduga bau itu bersumber dari limbah pabrik dan adanya peternakan babi, yang saat buang limbahnya di sepanjang aliran sungai tersebut berhenti dipintu air yang kebetulan berada tepat di depan kampung Ngipang.serta dikarenakan pintu air sungai PP yang rusak bertahun tahun tanpa perhatian pihak terkait. akibatnya Buangan limbah berhenti di pintu air yang terletak tidak jauh dari kampung akibatnya seringkali baunya bisa sepanjang radius 1kilometer.jelasnya.

Serta warga sudah pernah ajukan permohonan perbaikan kepada pihak kelurahan, kecamatan bahwa warga ada yang bilang sudah lapor pak Ganjar.jelasnya

Warga lain yang tidak mau di sebutkan namanya mengungkapkan kepada awak media bahwa limbah tersebut diduga berasal dari pipa buangan yang di alirkan kesungai saat hujan, bahkan malam haripun sering dilakukan disepanjang aliran sungai tanpa peduli akibat endapan sisa limbahnya.

Serta mengatakan bahwa jika aliran air sungai yang melewati di pintu air di desa Ngipang itu berfungsi maka saya yakin bau itu tidak menyengat karena sirkulasi air yang melewati desa Ngipang bisa lancar , ini akibat dari Pintu air yang rusak sudah puluhan tahun itu limbah mengendap diaitu, bukanya diperbaiki malah di bendung , hingga keluhan warga ini sudah di sampaikan ke berbagai pihak tidak di gubris sama sekali padahal di dekat sini ada RSUD Kota Solo Ngipang ucapnya

Ada warga lainnya lagi yang mengatakan bahwa pintu air yang berada di desa kami itu apakah tidak ada biaya perawatan dari Balai sungai solo , ucapnya kepada warga lain saat mas Gibran meninjau asal muasal bau menyengat tersebut.pantauan awak media jp.(tim jp )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.