banner 468x60

Gebrak Masker PKK Diduga Disusupi Kampanye Bintang, Bawaslu Kabupaten Semarang Gelar Pleno

banner 160x600
banner 468x60


JP | UNGARAN- Kegiatan Gebrak Masker diadakan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Semarang di 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang diduga disusupi kampanye oleh Ketua TP PKK Kabupaten Semarang Bintang Narsasi.

Bintang yang telah mendaftar sebagai bakal calon Bupati Semarang berpasangan dengan Gunawan Wibosono (Bison), diduga memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyisipkan perkataan mohon doa restu akan maju Pilkada 2020 kepada para pengurus dan kader PKK yang hadir.

Perkataan tersebut diduga disampaikan di setiap akhir sambutannya sebelum membagikan masker di Kecamatan. Berdasarkan rekaman dan video dikumpulkan dari kegiatan tersebut, diantaranya Bintang menyampaikan perkataan yang hampir sama di setiap akhir sambutannya.

Salah satunya berhasil direkam wartawan saat memimpin kegiatan Gebrak Masker di aula kantor Kecamatan Ungaran Timur, Selasa (15/9/2020).

“Saya dalam kesempatan ini mohon doa restu, saya mau maju Pilkada 2020 nanti. Saya minta tolong doa restu semoga saya diberi kesehatan, saya dilancarkan semuanya, terkabul hajatnya bisa meneruskan pengabdian Pak Mundjirin yang akan berakhir pada Februari 2021. Ngoten ngeh ibu-ibu (begitu ya ibu-ibu, red) jenengan (kalian, red) ikhlas legowo boten?,” ujar istri Bupati Semarang H Mundjirin ini di hadapan yang hadir.

“Ikhlas,” jawab beberapa orang diantaranya. “Alhamdulillah yang bantah bu Camatnya,” lanjut Bintang. Maksud menyebut Bu Camat karena istri Camat mengikuti suaminya seorang ASN yang harus netral.

Ketua Panwascam Ungaran Timur Sigit Anugroho ketika dikonfirmasi menyampaikan rekaman tersebut sudah dikirim ke Bawaslu Kabupaten Semarang sebagai laporan pengawasan.

“Sesuai arahan Bawaslu untuk konfirmasi langsung ke Bawaslu Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Menanggapi dugaan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Mohammad Talkhis mengatakan, Bawaslu masih menunggu laporan petugas Panwascam yang di lapangan. Bukti laporan pengawasan yang dikumpulkan akan diperiksa terlebih dulu.

“Kita masih mengumpulkan laporan dari teman-teman Panwascam, bentuk laporannya seperti apa akan kita lihat dulu. Besok akan kita bahas dalam rapat pleno,” ungkapnya, Selasa (15/9/2020).

Talkhis menambahkan pihaknya merasa terbantu jika ada laporan langsung dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran Pilkada. Bawaslu siap menerima laporan masyarakat maupun dari pihak tertentu untuk ditindaklanjuti.

Bintang Narsasi dikonfirmasi Journalpolice seusai memimpin Gebrak Masker di Kecamatan Pringapus mengatakan, mohon doa restu kepada siapa saja seharusnya boleh-boleh saja. Apa yang disampaikan tidak ada kaitannya dengan Pilkada.

“Seharusnya mohon doa restu kepada siapa saja boleh. Tidak ada kaitannya dengan Pilkada, tapi karena Bawaslu mengingatkan tidak boleh ya saya mengalah untuk menang,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan setelah laporan pengawasan Panwascam Ungaran Timur ke Bawaslu, ketika mengikuti kegiatan Gebrak Masker di Kecamatan Bergas dan Pringapus, Bintang tidak lagi menyampaikan mohon doa restu di akhir sambutannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan Gebrak Masker diadakan TP PKK Kabupaten Semarang digelar sejak tanggal 7 September 2020 secara maraton di 19 Kecamatan terakhir hari Selasa (15/9/2020) di 4 kecamatan yakni Kecamatan Ungaran Timur, Ungaran Barat, Bergas dan berakhir di Kecamatan Pringapus. (gus rosyid)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gebrak Masker PKK Diduga Disusupi Kampanye Bintang, Bawaslu Kabupaten Semarang Gelar Pleno"