banner 468x60

Ganjar Instruksikan Tutup Pasar, Mal dan Supermarket

banner 160x600
banner 468x60


Gambar ilustrasi kerumunan dipasar

JP | SEMARANG, Kabar kurang mengenakkan datang dari Pasar Kobong Semarang, terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 cukup besar akibat keteledoran di pasar teesebut. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada seluruh bupati dan wali kota menutup mal, supermarket ataupun pasar jika pengelola tidak bisa melakukan pengontrolan ketat terhadap pengunjung.

“Untuk bupati dan walikota se Jawa Tengah, agar rasa-rasanya dalam dua hari ini akan ada banyak kerumunan orang belanja ketati saja,” ungkap Ganjar, Jumat (22/5/2020).

Jika masih terdapat kerumunan karena susah diatur, baik pengelola maupun warganya, Ganjar menginstruksikan agar bupati maupun walikota tidak segan melakukan penutupan. Menurut Ganjar saat ini situasinya sudah semakin membahayakan, terlebih di pusat-pusat keramaian.

“Saya minta yang tidak bisa melakukan pengontrolan ketat pada mereka yang hendak belanja di pasar, mall, supermarket, lebih baik tutup saja. Karena ini kondisinya sudah kritis. Banyak orang datang berbelanja karena sudah terima THR, banyak uang cash jadi ini sangat berbahaya,” katanya.

Menurut Ganjar di Kota Semarang terjadi lonjakan kasus secara signifikan akibat masyarakat masih nekad berkunjung ke pasar, mall maupun supermarket. Salah satu kejadiannya berada di Pasar Kobong.

“Karena kita terjadi peningkatan, kemarin di Semarang di pasar Kobong ada 26 positif dan ternyata dari Demak. Sehingga OTG nya banyak. Karena ini kondisinya sudah kritis,” kata Ganjar.

Ganjar meminta selain penutupan mall dan pasar, para pemimpin daerah kompak menginstruksikan warganya untuk menjalankan salat Idul Fitri di rumah.

“Saya berharap semua mengajak yuk salat id di rumah. Lagipula Majelis Ulama Indonesia sudah memberikan guidennya. Sehingga kita akan lebih tenang,” paparnya.***kabarsemarang.com

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ganjar Instruksikan Tutup Pasar, Mal dan Supermarket"