banner 468x60

DPC AAI Jepara: Gelorakan Semangat Hari Pahlawan Ke_ 73 dengan Sarasehan, Doa Bersama dan Tabur Bunga.

banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id- JEPARA, Gelorakan Semangat Hari Pahlawan Ke_ 73 dengan Sarasehan, Doa Bersama dan Tabur Bunga.

Setelah bulan lalu sukses dengan Acara Seminar Sumpah Pemuda, dimana DPC AAI Jepara dan Posbakum Pengadilan Negeri Jepara dalam Seminar Kebangsaan pada Hari Sumpah Pemuda di Pendopo Kabupaten Jepara pada tanggal 27 Oktober 2018,
Maka, Tak patah semangat selanjutnya DPC AAI Jepara bersama dengan Koalisi Masyarakat Cinta Tanah Air (Komacita) Jepara, kembali gelorakan “Semangat Pahlawan” dengan mengadakan acara Sarasehan, Doa Bersama dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Jepara untuk memperingati Hari Pahlawan ke 73 tahun 2018 di Kabupaten Jepara.

Diawal Acara sarasehan dan diskusi, baik panitia maupun seluruh peserta melakukan Do’a bersama dan Tahlil ditujukan untuk menghormati jasa – jasa Para Pahlawan yang telah gugur sebagai bunga bangsa,
Acara berlangsung kitmad diselenggarakan di Meeting Room Syailendra Hotel dan diakhiri dengan prosesi Tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, yang bertujuan agar kita mampu gelorakan jiwa kepahlawanan terus menerus,
Ketua DPC AAI Jepara, H. Heni Purwadi, S.H. mengatakan, “Kita harus selalu menggelorakan semangat Kepahlawanan dalam hati kita untuk selalu mencintai negara ini. Tidak peduli apapun golongan atau organisasi kita”. Itu menjadi titik pokok materi yang diangkat dalam diskusi tersebut.

Apalagi dengan maraknya fenomena aneh yang mulai merambah mental generasi muda kita, tak terkecuali Jepara, yaitu fenomena merebus “pembalut wanita” untuk mabuk, adalah cukup memperihatinkan dan patut menjadi perhatian yang signifikan. Dimana hal tersebut sangat merisaukan bagi masa depan generasi muda kita.

Pada acara ini, dari pihak panitia maupun semua yang hadir sepakat bahwasannya jiwa dan semangat kepahlawanan perlu ditumbuh kembangkan dalam kehidupan kita. Sehingga pengaruh negatif akan bisa diminimalisir dan untuk jangka panjangnya akan ditinggalkan.
Masyarakat jangan hanya diam tapi harus berani bicara, demi kemajuan bangsa kita, serta selalu menumbuhkan semangat membangun dan semangat bersatu untuk kebaikan, agar tidak sia-sia para pahlawan telah gugur demi Indonesia raya.

Adapun pihak yang hadir di acara ini beberapa Tokoh masyarakat, Tokoh profesional/Pemuda, Seniman, Ormas, IARMI, LMPI, Formades (Forum Masyarakat Desa), dan lain-lain.

Kedepannya, panitia dan para peserta sarasehan dan diskusi kebangsaan tersebut, berharap akan adanya tindak lanjut dari hasil sarasehan kali ini. Hal tersebut dimaksudkan agar Jepara menjadi lebih baik lagi dan maju.

Selanjutnya H.Heni Purwadi,SH. Alias Sultan Hannan berharap agar : “Kita sebagai generasi Penerus cita – cita Pahlawan harus selalu menjaga dan merawat serta mengisi kemerdekaaan bangsa kita dengan hal – hal yang positif, kita harus mampu menginspirasi, karena “Hidup adalah perjalanan menuju akhirat dan perjalanan menuju Kiamat” dan kelompok atau organisasi bisa bubar tapi persahabatan harus jalan terus, tegasnya.(red.mjp/rhdyt/deny)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.