banner 468x60

DIDUGA PEMBUATAN SERTIFIKAT PRONA 2017 DI DESA DOYONG , BANYAK PUNGUTAN LIAR

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id
Sragen, Program nasional ( prona ) yang di janjikan pemerintah dalam pembuatan sertifikat tanah secara gratis yang di salurkan oleh pihak badan pertanahan nasional ( BPN ) memang sudah tercapai dan terasa bagi masyarakat indonesia.

Khusus nya di kabupaten sragen , namum dalam pelaksaan program tersebut di jadikan lahan bisnis untuk mencari keuntungan pribadi oleh oknum perangkat desa . Seperti yang terjadi di desa doyong kecamatan miri kabupaten sragen , di ketemukan adanya dugaan pungli yang mengatas namakan prona dengan meminta sejumlah uang kepada masyarakat.

Dari pantauan awak media di lapangan di ketemukan bukti kwitansi pembayaran pembuatan sertifikat prona sebesar Rp 800 / bidang.
Salah satu perangkat desa , bayan hardiyanto saat di hubungi via telepon ia mengatakan dalam dok rekaman , bahwa kades desa doyong mendapat bagian dalam pembuatan sertifikat prona sebesar Rp 150.000 / bidang , sedang kan yang berkas, bayan hardiyanto mendapat bagian Rp 200.000 / bidang ” ujarnya.


Sementara itu , kades desa doyong Sri widiastuti saat di konfirmasi , Ia membantah telah menerima dari uang prona, sepeser pun saya tidak menerima. ” tegas nya.
Salah satu tokoh masyarakat yang tak mau di sebut kan namanya , berharap agar pemerintah terkait dapat melihat langsung kinerja aparat desa di lapangan dalam proses program prona . karena selama ini masyarakat sering di bodohi dan di permainkan oleh oknum perangkat desa yang nakal dan permasalahan yang terjadi dapat di proses secara hukum yang berlaku” ungkapnya.

Kontributor sragen :suparno gundul jp

Editor : gendut jp

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.