banner 468x60

DIDUGA DAPAT SETORAN DARI PENERIMA DAK , DINAS PENDIDIKAN SRAGEN DI LAPORKAN KE POLDA JATENG

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id

Sragen, Di duga dapat setoran dari penerima bantuan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) , Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sragen Resmi di laporkan ke polda jateng.

Warsito naim bersama kuasa hukum Raden adnan, melaporkan ke polda jawa tengah, mengatakan bahwa Suwardi,MM selaku kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan sragen, di duga telah sengaja membiarkan pungutan fee penerima bantuan dana DAK dari sekolah melalui kusmanto selaku kabid dinas pendidikan dan kebudayaan sragen.

Berdasarkan keterangan joko selaku konsultan kegiatan pekerjaan DAK di kabupaten sragen, Bahwa dinas gak mau tau sekolah harus stor fee pada termin 2 sebesar Rp 15 jt / sekolahan se kabupaten sragen, di tambah Rp 4 juta untuk konsultan dan Rp 2 juta untuk UPT dikbud kecamatan, Jadi total untuk fee semua Rp 25 juta per sekolahan.” ungkapnya.

Selain itu, informasi pungutan liar fee sudah berlangsung sejak 2015 sampai 2017, Untuk penerima program DAK bidang pendidikan sragen 200 sekolah setiap tahunnya.

Dengan adanya pungutan liar fee dana Dak di duga kerugian negara mencapai Rp 1,5 milyar ” paparnya. Kuasa hukum warsito, Raden adnan berharap agar polda jateng untuk segera bertidak tegas usut kasus korupsi yang pengemlang dana DAK bidang pendidikan di kabupaten sragen ” jelas nya.

Kontributor : Suparno jp

Editor : gendut jp

Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.