banner 468x60

Diduga Ada Pengondisian, FPTB Gelar Audiensi

142 views
banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id, Blora – Belasan orang yang tergabung dalam Forum Penggerak Transparansi Blora (FPTB) datangi Unit Layanan Pengandaan (ULP) Pemerintah Kabupaten Blora untuk meminta audiensi.

Rudi Eko Hariyanto selaku ketua FPTB mempertanyakan mekanisme pemenangan, menurutnya ada kejanggalan-kejanggalan dan keteledoran yang disengaja, hal ini berdasarkan tampilan dari website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Blora dan daftar buku daftar hadir. Selain itu, dirinya juga menduga ada konspirasi didalam pengadaan ini untuk memenangkan salah satu rekanan.

“semua sudah terjadwal oleh sistem, mulai dari pendaftaran, evaluasi, klarifikasi sampai muncul pemenang lelang,” kata ketua FPTB.(5/8)

Rudi menambahkan, hingga hari Selasa (03/08) pukul 14.30 WIB dalam tampilan LPSE belum atau tidak ada yang lolos evaluasi administrasi yang mendapat undangan untuk klarifikasi dokumen.

“Oleh karena itu kami ajak Kabag Pengadaan Barang dan Jasa dan semua panitia pokja untuk audiensi hari ini,” imbuhnya,

Aripa’i aelaku perwakilan lain, menanyakan kewenangan pokja dan mendorong penyerapan anggaran dilakukan dengan mekanisme yang benar dan tepat sehingga penyerapan anggaran dapat maksimal.

“Lelang harus dilaksanakan dengan baik dan benar, agar tidak terjadi kendala, karena berpengaruh dengan penyerapan anggaran,” ucapnya.

Sementara itu, Iwan Setiyarso selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa Asisten Ekonomi Dan Pembangunan Sekretariat Daerah Blora, mengaku hal tersebut hanya masalah cara membaca dan menginterpretasikan dari sistem LPSE.
“sebenarnya tidak ada masalah, hanya cara baca dan menginterprestasikan yang sedikit berbeda,” ujarnya.

Pihaknya menampik adanya pengkondisian dalam mekanisme lelang. Dirinya mengaku sudah bekerja sesuai dengan tupoksinya dan akan mengundang pemenang tender yang sudah memenuhi persyaratan.

“Kami bekerja sesuai tupoksi dan prosedur, karena kami mengacu pada aturan serta dari dokumen-dokumen yang diajukan oleh para peserta lelang. Jika dokumennya sudah lengkap, baru kami mintai klarifikasi,” jelasnya. (Prasetyo, JP)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.