banner 468x60

Dianggap Tidak Sepadan Dengan Kinerja, Kades di Pati Minta Gaji Naik dan Kendaraan Dinas Baru

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Disaat masyarakat baru bangkit dari pandemi dan ditambah dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, ratusan Kepala Desa (Kades) yang tergabung dalam Pasopati malah tidak tahu diri, wadul ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati lantaran gaji yang diterima tidak sepadan dengan kinerja.

Tak hanya itu, Kades juga wadul, melalui audensi dengan DPRD Pati, Rabu (28/9/2022) meminta kendaraan dinas baru karena kendaraan dinas yang lama sudah dianggap tidak layak dipakai untuk kebutuhan operasional.

Selain itu, Kades dikabupaten Pati merasa gelisah dengan aturan yang ada dan meminta perbub nomor 55 dan 56 agar dihapus saja, sebab adanya perbub itu Kades merasa dikebiri.

“Kami memberikan pelayanan kepada mayarakat tidak hanya dikantor saja, kerja kami siang malam, dirumah pun kami masih melayani masyarakat, tapi apa yang didapat Kades?,” Ujar Ketua Pasopati Pandoyo saat audensi

Kades menganggap gaji 2 juta tidak cukup dan masih jauh dari kata sejahtera, ditambah dengan kendaraan dinas yang sudah usang dan tidak layak untuk operasional dalam menunjang kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami meminta perbub 55 dan 56 dihapus saja, dan kendaran dinas yang lama diganti dengan yang baru jenis Honda PCX,” pintanya

( suf/jp )

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.