banner 468x60

Di Duga Serobot Lahan PU, Pembangunan Drainase Disoal Warga

139 views
banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id, PATI – Proyek pembangunan Drainase di Desa Tlogosari, kecamatan Tlogowungu, kabupaten Pati, Jawa Tengah yang dibangun di lokasi jalur milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati dipertanyakan warga.

Proyek pembangunan Drainase yang diploting dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2020 sebesar 178 juta yang berlokasi di Dukuh Pandak dan dikerjakan swakelola dengan volume Panjang 178 meter, Lebar 1 meter dan Tinggi 0,8-0,9 meter.

“Kami pertanyakan itu karena tidak seharusnya Kepala Desa membangun di lokasi PU, karena itu bukan tanggung jawabnya,”Ungkap salah satu warga Desa Tlogosari kepada wartawan Senin (29/6/2020).

Masih menurut warga, Lokasi yang dibangun Drainese oleh Kepala Desa Tlogosari seharusnya menjadi tanggung jawab Dinas PUTR, bukan kewenangan Desa, apalagi mengambil anggaran dari DD tahun 2020, sebab di Desa Tlogosasi masih butuh sentuhan dan perhatian untuk pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Lahan desa itu masih banyak yang harus dibangun, dan Kades tidak sepantasnya menyerobot lokasi yang bukan milik Desa, apalagi itu wilayah milik Dinas PUTR,”Cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Tlogosari Ali Rahmad ketika dikonfirmasi melalui pesawat selulernya membenarkan bahwa pembangunan Drainese yang dikerjakan berada di lokasi milik Dinas PUTR, hanya saja proyek itu dikerjakan atas desakan dari masyarakat yang membutuhkan harus diadakan pembangunan drainese di lokasi tersebut.

“Untuk lokasi sebelumnya kita sudah usulkan ke DPUTR, hanya saja tidak direspon, sehingga dari hasil kesepakatan bersama melalui musyawarah dusun dan musyawarah desa kita sepakati harus dibangun drainese, karena memang kebutuhannya sangat mendesak,”Katanya.

Desakan yang menjadi kebutuhan masyarakat yaitu untuk aliran air di lokasi tersebut biasanya air yang mengalir cukup deras, dan mengalir hingga ke jalan dan halaman rumah warga, selain itu juga untuk aliran air kalau dibiarkan akan mengggerus medan jalan yang akan mengakibatkan kerusakan jalan.

“Itu kalau kita biarkan maka jalan akan rusak, jadi saya bersama warga berinisiatif untuk menganggarkan dari DD, untuk membuat drainese,”Akunya.

Lanjut Ali, Dari pihak desa sudah melakukan koordinasi dengan menyurat ke Bupati Pati, bahkan untuk surat itu juga ditembuskan ke Dinas PUTR, Inspektorat, Bapermades, dan Camat Tlogowungu bahwa akan diselenggarakan kegiatan teraebut.

“Jadi kalau ada yang tidak menyetujui untuk dibangun Drainese itu maka itu hanya 1 atau 2 orang saja, karena kita bangun ini atas desakan masyarakat, bukan kemauan saya sendiri,”Pangkasnya. ( suf )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.