banner 468x60

DEKRIT RAJA SALMAN UNTUK INDONESIA SEBAGAI “QUEST OF HONOUR”

banner 160x600
banner 468x60


Dekrit Raja Salman untuk Indonesia the quest of honour

27 Sep 2018 08:45
MJP-International-RIYADH – Minggu yang lalu Raja Salman menerbitkan dekrit/ keputusan Raja. Dekrit ini berkaitan dengan Indonesia. Dan ini merupakan peristiwa sejarah yang baru pertama bagi Indonesia. Kabar keluarnya Dekrit Raja Salman ini disampaikan oleh Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel Kamis pagi (27/9). Apa isi dekrit bersejarah tersebut?

Untuk pertama kalinya dalam sejarah hubungan bilateral yang memasuki usia ke-68 tahun, Kerajaan Arab Saudi menggandeng Indonesia sebagai satu-satunya Tamu Kehormatan (Guest of Honour) dalam sebuah festival budaya termewah di Janadiriyah, Riyadh Saudi Arabia.

Kepastian ini muncul setelah minggu yang lalu Raja Salman menerbitkan dekrit/ keputusan Raja yang berisi penetapan Indonesia sebagai satu-satunya “Dhaif al-Syaraf” tamu kehormatan di Festival Janadiriyah yang akan berlangsung selama hampir satu bulan mulai 1 Januari sampai dengan 25 Januari 2019.

Menurut Agus Maftuh Abegebriel, pertimbangan Indonesia diundang sebagai Tamu Kehormatan sebagaimana yang tertulis dalam nota diplomatik adalah kenyataan begitu dalamnya hubungan kesejarahan yang sangat istimewa antara kedua negara, Saudi dan Indonesia.

“Ini adalah sebuah penghormatan yang luar biasa dari Kerajaan Arab Saudi terhadap Indonesia dan pengakuan sebagai sebuah negara Muslim terbesar di dunia yang sangat kaya dengan aneka ragam budaya. Sebuah pengakuan sebagai negara yang expert dan teruji dalam merawat keberagaman (diversity) dalam sebuah bingkai kesatuan (unity),”jelas Maftuh Abegebriel.

Yang lebih istimewa lagi, penunjukan ini tidak didahului dengan permintaan resmi Indonesia lewat nota diplomatik. Tapi baru tahap pembicaraan informal antara Dubes RI di Saudi dengan Pangeran HRH. Sultan bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putera tertua Khadimul Haramain Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan beberapa Pangeran Muda Saudi yang akhirnya mendapatkan tanggapan positif dari Raja Salman.

“Untuk menjadi Tamu Kehormatan di festival ini, sebuah negara harus mengajukan permohonan dengan antri sampai 4 hingga 8 tahun. Alhamdulillah irisan takdir diplomatik mengantarkan Indonesia menjadi Guest of Honour dengan penuh kemudahan dan kelancaran,” tegas ayah tiga anak ini.red.mjp/rhdyt,Timjp saudi A.rosid

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.