banner 468x60

Debt Collector Nyaris di Amuk Warga Gara-gara Ngeplat

104 views
banner 160x600
banner 468x60

JP- JAMBI – Tepatnya di simpang empat Jalan M Yamin, Jelutung, Kota Jambi warga ramai mengerumbungi debt collector yang arogan.

Massa geram melihat kelakuan debt collector yang anarkis tersebut, tak lama kemudian terdengar suara letusan senjata api seorang anggota polisi yang sedang bertugas patroli dari Polsek Jelutung, Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 12.40 yang mencoba mengamankan keadaan tersebut.

Menurut kesaksian dari warga setempat yang melihat kejadian itu Rian (35), kejadian bermula saat datangnya preman yang mengaku debt collecktor hendak mengambil motor korban Krisvoniawati (21) dengan cara kekerasan sehingga korban mengalami sakit di paha bagian kiri.

Tak lama kemudian Kurnia Hidayat (44) dari Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) datang dan hendak melerai kejadian tersebut dan mencoba untuk mengamankan kendaraan korban yang hendak dibawa pergi oleh debtcollector itu.

Namun sayangnya usaha Kurnia Hidayat di halangi dan malah mendapatkan kekerasan dari debt collektor, sehingga terjadilah cecok adu argument.

Melihat kejadian itu warga setempat geram dengan kelakuan debt collector sehingga debt collector tersebut nyaris di amuk warga.

Beruntung petugas dari Polsek Jelutung cepat turun ke lokasi mengamankan debt collector tersebut dari amukan masa.

Pantauan dilapangan, arus lalu lintas sempat macet di tempat kejadian perkara dan berhasil diurai oleh petugas polisi.

Hingga kini, belum diketahui debt collector itu dari leasing apa. Juga belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus ini.

Kapolda Kota JambiIrjen Pol.Drs.Muchlis A.S.M.H menghimbau kepada masyarakat jika ada yang menarik motor di jalan dan mengatasnamakan debt collector laporkan ke polisi karena memang dilarang oleh undang-undang.

Para debt collector yang menerapkan langkah ini, menarik motor di jalan bisa di pidana dengan tuduhan perampasan hak milik orang lain. Sbr:JI.id

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.