banner 468x60

Darah wartawan mendidih,Gegara Ketua Pasopati Anggap Wartawan Tukang Cari Amplop Saja. Jangan Takut…!!

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Pernyataan Ketua Pasopati (Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Pati) Pandoyo membuat darah jurnalis di kabupaten Pati mendidih dan telah menciderai kebebasan pers yang diatur dalam UU NO.40 Tahun 1999.

Pasalnya, saat acara bersama sejumlah BPD (Badan Permusyawaratan Desa) di kantor sekretariat Pasopati menyikapi tuntutan kenaikan tunjangan BPD yang belum terealisasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Pandayo yang juga Kepala Desa (Kades) Tegalharjo, kecamatan Trangkil melontarkan kalimat yang tidak pantas terhadap tugas dan fungsi pers saat berpidato. Kamis (7/7/2022)

“Jangan pernah takut sama mereka (wartawan-red) yang hanya cari amplop saja, banyak Kades dan perangkat yang sekarang kurang berani menghadiri pertemuan seperti ini gara-gara takut diberitakan yang tidak-tidak,” Ujar Pandoyo

Selain itu, Pandoyo juga menginstruksikan seluruh anggota BPD se kabupaten Pati untuk mengawal tuntutanya dan mengancam akan melakukan pergerakan dan manuver jika tuntutan kenaikan tunjangan BPD tidak terealisasi.

Berkaca dengan UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, sehingga kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat.

Sebagai Tokoh yang dituakan para Kades di kabupaten Pati, Pandoyo seharusnya paham dan lebih bijak dalam bertutur kata dihadapan publik, apalagi yang hadir saat acara tersebut bukan hanya dirinya dan anggota BPD saja, ada juga sejumlah Kades, dari Kepolisian dan TNI.

(suf/jp)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.