banner 468x60

DANA OPERASIONAL DESA JADI ISU HANGAT “KAMI MENAGIH JANJI” KATA KETUM PAPDESI

banner 160x600
banner 468x60

Journalpoice.id | Jateng, Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Jawa Tengah gelar MUSDA I, acara tersebut di laksanakan di Hotel Griya Persada Jl. Gintungan Utara No.77, Jetis, Kec. Bandungan, Kab. Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/10/2021)

H. Sjaichul Hadi, S.Pt. Selaku Ketua panitia menjelaskan, acara berlangsung selama 3 Hari dimulai dari tanggal 25 hingga 27 Oktober 2021, pihaknya juga telah mempersiapkan acara tersebut dengan matang , termasuk wajib Prokes sejalan dengan arahan Bupati Semarang.

Kami telah mempersiapkan acara ini secara maksimal, dengan harapan, agar selama acara berlangsung tidak ada kendala. Kami juga mewajibkan prokes bagi semua peserta yang hadir, diantaranya harus menunjukkan Sertifikat Vaksin ketika registrasi, jaga jarak dan memakai masker.

Pihaknya juga menjelaskan beberapa tahapan yang dilaksanakan oleh peserta MUSDA.

Agenda utama yang kita laksanakan pertama, paparan pertanggung jawaban kepengurusan lama. Ke dua, pemilihan Ketua DPD Jawa Tengah untuk masa bakti 2021 Sampai 2026. Untuk melaksanakan dua agenda tersebut kita melakukan beberapa tahapan, Tahap pertama pembahasan Tatib MUSDA I Jawa Tengah, dilanjutkan dengar pandangan dari DPC se-Jawa Tengah yang berjumlah 29. Kemudian dilanjutkan paparan laporan pertanggung jawaban atas kepengurusan yang lama, di lanjutkan sidang pleno pemilihan Ketua DPD yang baru.

H. Sjaichul juga menyampaikan, ada tiga nama kandidat bakal calon yang muncul, pertama Achmad Ulil Albab dari Demak, kedua Imam Wibowo dari Pemalang dan Joko Prakoso dari Jepara, namun karena adanya beberapa alasan akhirnya hanya satu yang ditetapkan sebagai calon DPD yaitu Joko Prakoso asal dari Desa Kaliputih, Kec. Kalinyamatan Kab. Jepara.

Terpisah, dilansir dari media online sebelumnya, terkait pandangan  Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PAPDESI, Hj Wargiyati SE menegaskan, bakal memperjuangkan dana operasional desa.

Sampai saat ini, dana operasional desa seperti yang dijanjikan Presiden Joko Widodo pada tahun 2019 dan besarannya mencapai 5 persen dari Dana Desa (DD) tersebut, belum terealisasi. Hal itu dikarenakan masih terhambat oleh terbitnya regulasi.

“Maka, kami menagih janji itu dan akan memperjuangkan agar regulasi yang mengatur dana operasional desa tersebut segera diterbitkan oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya, di hadapan peserta Musda DPD PAPDESI I Jateng.

Menurut pantauan Journalpoulice.id, pernyataan dari Ketua Umum (Ketum) ini salah’ satunya yang mendapat respon positif dari kalangan peserta Musda tersebut.~JP Rsd.

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.