banner 468x60

Dana BST COVID-19 Disunat, Warga : Aparat Penegak Hukum Gugus Covid 19 Jangan Diam Saja

banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id, Pati – Warga Desa Guyangan, kecamatan Trangkil, kabupaten Pati, Jawa Tengah pertanyakan potongan dan pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) pencegahan covid-19 tahun 2020.

Data yang dihimpun media, sesuai data BST periode April, Mei dan Juli 2020, Desa Guyangan ada 93 warga yang terdaftar menerima bantuan sebesar 600 per bulan, akan tetapi dana bantuan tersebut dipotong oleh perangkat desa atas suruhan kepala desa (kades) dan sebagian warga yang terdaftar ada yang belum menerima bantuan tersebut.

“Kami hanya menerima 400ribu, ada potongan 200 oleh perangkat desa katanya disuruh pak kades, ada juga yang namanya terdaftar, tapi sampai sekarang belum menerima bantuan tersebut.” Ungkap salah satu warga Guyangan kepada wartawan (20/5/2020)

Bantuan yang seharusnya bisa dinikmati oleh masyarakat yang terdampak covid-19 terkesan tidak tepat sasaran,” iki jenenge korupsi mas, aparat penegak hukum ojo meneng wae, kudu dibrantas ngunu kuwi (ini namanya korupsi mas, aparat penegak hukum jangan diam saja, kudu diberantas hal seperti itu.” Ujar warga Guyangan lainya

Kepala desa Guyangan Badrudin ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp (WA) menepis tudingan warganya,” tidak ada potongan, semua terima full 600ribu, dan yang belum terima bantuan, mungkin sudah terdaftar PKH atau BLT.” Sanggah Badrudin

Samapi berita ini diturunkan, sekertaris desa (sekdes) Umi Rachmawati saat di hubungi wartawan via pesan singkat WA terkait pemotongan dana BST sebesar 200ribu atas suruhan kades tidak ada jawaban.

( suf )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dana BST COVID-19 Disunat, Warga : Aparat Penegak Hukum Gugus Covid 19 Jangan Diam Saja"