Warga berharap pembangunan jembatan plosorejo blora segera jadi

Journalpolice , Blora – Dukuh wangon merupakan salah satu dukuh yang potensi pertaniannya yang cukup baik,karena lokasi dukuh tersebut di tepi hutan.Kebanyakan penduduknya pekerja petani dan buruh bangunan di luar kota.warga wangon berharap dengan di mulainya pembangunan jembatan ini warga sangat berterima kasih dalam membantu segala aktifitas warga.

Kepala desa plosorejo dan warganya juga berharap pembangunan ini juga segera di selesaikan supaya cepat jadi sebelum waktu panen tiba supaya hasil panen jagung bisa lancar untuk transportasinya dan harganya tidak jatuh.

Masih menurut kades plosorejo Teguh saat di temui di lokasi program jembatan ini mengatakan bahwa dirinya menyerahkan pelaksanaan pembangunan program desa yang telah di bentuk oleh masyarakat desa plosorejo ,BPD,LKMD,PKK dengan tim pendamping kecamatan dan dirinya juga berharap pelaksanaan program pembangunan yang di danai oleh APBN tahun 2017 ini bisa segera selesai tepat pada waktunya dan masyarakat desa bisa menerima hasil pembangunan tersebut.

Dilain sisi daerah Randublatung juga merupakan satu dari 16 kecamatan yang ada di kabupaten blora dan saat ini mendapatkan kucuran dana yang sangat besar untuk desa di wilayah randublatung salah satunya di desa plosorejo .Tahun 2017 ini mendapatkan alokasi dana pembangunan desa infrastruktur jalan dan jembatan senilai Rp.807.000.000 dan khususnya untuk infrastruktur jembatan di fokuskan di dukuh wangon desa plosorejo tersebut dengan panjang jembatan 16m dan lebar 3m dan di alokasikan dana sebesar Rp. 92.200.000 .

Menurut penjelasan ketua pelaksanaan (suparman) tenaga kerja di ambil dari warga /masyarakat desa plosorejo itu sendiri.pembangunan di desa plosorejo cukup baik,respon dari warga cukup baik dan kepala desa plosorejo juga respon terhadap kritikan dan masukan dari warganya.

Harapan kepala desa dengan di bangunnya sarana dan prasarana dapat di jaga dengan baik” oleh warga,wangon masyarakat dukuh,ngampel,mbaru,gedong,ngerapah.Desa plosorejo punyai 2 wilayah di sebelah selatan dan utara rel kereta api ,sungai,dan mem punyai jalan alternatif antar dukuh dan desa.(red.mjp)

LPKSM PUTRA LAWU Jembatani Mediasi antara Nasabah dengan Bank

journalpolice.id -Wonosobo – mediasi antara nasabah dan perbankan dalam hal ini di jembatani oleh LPKSM Putra Lawu purnawirawan TNI AD Ali Satiman, S.H sebagai kuasa dari nasabah dan BRI unit kepil diwakili oleh Hariyono sebagai kepala BRI unit Kepil di kantor BRI unit Kepil sekitar pukul 14.00 WIB, untuk mencari jalan keluar atas kredit angsuran nasabah yang baru saja tertimpa musibah meninggalnya tulang punggung keluarga.
“kredit atas nama nasabah nantinya akan kita carikan jalan keluar berupa restrukturisasi sesuai kemampuan dari pihak debitur yang nantinya akan di sesuaikan dengan jangka waktu pengambilan ” kata Hariyono selaku kepala Unit BRI kepil.
” masalah asuransi jiwa yang di daftarkan melalui BRINGIN life, itu hanya menanggung pihak pertama yang didaftarkan, tidak berlaku untuk pihak kedua sebagai penjamin”lanjut kepala unit Dari LPKSM Putra Lawu menanyakan, berapa kisaran jumlah hutang yang dapat di tanggung oleh BRI
“semua pinjaman kecuali KUR, kita daftarkan untuk asuransi jiwa melalui PT. PJS dari mulai pinjaman 1juta sampai 100juta untuk premi ditanggung dari pihak BRI, dan pinjaman dalam jumlah lebih dari 100juta biaya premi dibagi antara nasabah dan BRI dengan bagian sesuai kesepakatan”lanjut Hariyono.

Sumb: Prasetyo ( Mjp )

Editor : Rhidayat

BENARKAH SINO.AS SOEGIHARTONOTONEGORO, ST PEMEGANG COLLATERAL

JOURNALPOLICE.ID-INTERNATIONAL,Kharismatik dan berwibawa sosok pemimpin yang sudah jarang kita temukan di negeri ini, sosok pemimpin yang asah, asih dan asuh dengan pembawaan yang tenang dan tegas. yaah sosok itu kami temui pada diri Ir.Soegihartonotonegoro, ST. Beliau adalah selaku Big Top Royal K.681 atau lebih dikenal sebagai Pimpinan CONSORTIUM SWISSINDO INTERNATIONALITY. Berikut hasil wawancara kami dengan beliau diBrance Office SWISSINDO di rumah beliau, Griya Caraka, Jln Sultan Agung Griya Caraka K1-01-No 24 Cirebon Jawa Barat Indonesia. Kamis 28 Juli 2012. Apa sebenarnya Swissindo itu? SWISSINDO atau Neo Consortium Internationality Swissindo adalah Lembaga Hukum F.L.O Fesselio Leoziz Orffilize bahasa Islamnya adalah K.H.K Group Hukum Immam Mahdi.

Swissindo didirikan oleh INDUK 25 Negara sebagai badan induk tinggi tertinggi negara dan bangsa semesta alam artinya Legalitas Historycal Legal Background ini didasari perjanjian sejarah Dunia. Inti tugas dari Swissindoadalah selaku mandataris dunia dan mandataris negara. Swissindo itu selaku Badan Induk Army, Induk Bank dan Induk Negara.

INDUK ARMY; NATO, SEATO, Non Blok (multinasional). INDUK BANK; Union Bank of Metal Switzerland-UBS, The World Bank Group-WBG, The Central Bank of Indonesia-BI. INDUK NEGARA: (Asia, Afrika, Eropa, Amerika, Australia), meliputi 25 negara; Amerika, Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Turki, Kanada, Meksiko, Venezuela, Yugoslavia, Malasyia, Philipina, Singapura, Thailand, Laos, Saudi Arabia, Irak, Iran, Mesir, Kuwait, Jepang, Pakistan, Polandia, Australia, China.

Atas 3 perjanjian nama bangsa: Asia-Afrika-Eropa. Dari 3 nama lautan Hindia, Indo-China dan Samudra Indonesia menjadi satu Laut Jawa, dan itu terkait dengan yang disebut Hystorycal World Banking Illuminating Banking Program KING of KING’S.

Jadi sejarah ini tidak dapat terpisahkan satu dengan lainnya menjadi satu rangkaian global EXHIBITS A&B maupun Obligationer A&B, (Kerajaan dan Negara) yang tidak dapat terpisahkan. Jadi ini merupakan sebuah tugas dari kurun waktu ke waktu per100 tahun, bahwa kita mempunyai tugas untuk mengkreasi kembali ketika sebuah perjalanan negara ini sudah jauh dari apa yang dimaksud.

Pengertian semula EXHIBITS A&B yang Inti dari tujuan ini pertama dengan dasar filsafat negara dan berdasar falsafah negara NKRI 17/8/1945, itu merupakan amanat untuk dilakukannya dan baru hari ini dilakukan kembali makna dari pada isi proklamasi itu yang disebut pemindahan kekuasaan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, itu memindahkan sebuah Assosiation systemkekuasaan Bank Dunia, jadi Induk Bank itu sebagai satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Karena itu sertifikat negara atas empat tatanan aset Dunia dari UBS, A.G, Bank Dunia dan Bank Indonesia.

Kenapa seperti itu ? karena itu adalah bagian bagaimana Assosiation system di dunia dan negara ini berjalan di bawah satu tanggung jawab Otorita Tunggal. Sekarang lebih dari 192 Negara dari 157 Negara ICSID. Bank Dunia itu juga mengalami yang disebut Investment disturb sejak tahun 1966.

Kita hadir saat ini karena jelas pertama ada Perjanjian yang dimulai Asal Usul NKRIAsal Usul Perjanjian antar Umat Beragama Di dunia dan Asal Usul Kerajaan Langit & Bumi. semua aset Dunia mencakup Cetak Sah Standar Mata Uang Dunia, mengingat bahwa saat ini seluruh mata Uang Dunia sudah habis masa edarnya atau tidak lagi memiliki Collateral, sebagai jaminan cetak standar sah, standar mata uang Dunia sebagai hukum keyness dan seluruh jaminan ini tadi akan diturunkan kembali melalui Global Development, Global Government di sini disebut JAVA SINGELTON atau lahirnya kembali Trah Prasasty Dinasty Multy Super Power Dinasty Dunia ke satu Semesta Alam Yang disebut menjadi NEO THE UNITED KINGDOM OF GOD SKY EARTH.

Semua itu meliputi; Asia, Afrika, Eropa, Amerika maupun Australia atau disebut The Big Five Continent dan ini mengakhiri seluruh Clearing program UBS-World Bank maupun Federal Reserve untuk dibuka kembali sebuah Perjanjian Dunia Baru di bawah Hukum Otorita Tunggal yang disebut Big Top Royak K.681, selaku Register KUSUMO dan King of King AM-1 sebagaiCode Spiritual Boy atau Imam Mahdi, meliputi seluruh Final Report ASBLP-The International Committee 300 termasuk The International Organic Agencymaupun United Nation Organization.

Ini adalah Jawaban hingga saat ini juga di PBB yang berjalan hanya sebuahSeremonial Protocoler di bawah Sekretaris Jenderal, jadi hadirnya Swissindosebagai Memorial dan Imperial itu tidak lain untuk mengisi kembali atas sebuah tatanan yang hingga hari ini belum pernah dilaksanakan, yang otomatis secara dasar hukum memiliki otoritas penuh di seluruh Lembaga dan Institusi Nasional maupun Internasional atas perjanjian Induk 25 Negara, mengingat bahwa telah digunakannya seluruh Collateral selama ini oleh Bank-Bank Central yang dikeluarkan melalui Union Bank of Switzerland, dikeluarkan ke Bank Central itu kemudian mensuplay apa yang disebut World Bank, jadi fungsi World Bank saat ini sama dengan apa yang disebut Koperasi. Kenapa seperti itu karena Bank Dunia hingga hari ini tidak memiliki Mata Uang Dunia.

Maka kehadiran kita di sini juga untuk menyelesaikan persoalan ini atas terjadinya krisis global atau penarikan Asset Global. Jadi mata Uang tunggal ini akan dilakukan juga untuk menyelesaikan apa yang terjadi di Indonesia bahwa Dunia amanah yang terkenal di masyarakat umum banyak merugikan umat dan sudah melibatkan rakyat jelata sampai Pemerintah itu sendiri dan semua itu bermain sesuai fungsi dan mementingkan golongannya sendiri.

Final report yang dimulai dari 12 Portal dari The British Royal sampai Ratu Elizabeth sampai dengan Vatikan Itu menjelaskan serta menggambarkan bahwa kepentingan Dunia dan Pertangguungjawaban Dunia sudah saya ambil dan terima pada Tanggal 28 Juli 2010, artinya semua kepentingan Dunia dan pertanggungjawaban Dunia sudah saya ambil alih dan saya sampaikan di Hotel Santika selaku PRESIDENT UNITED NATIONS ORGANIZATION dan maupun selaku BIG TOP ROYAL K.681 atas diaklamasikannya sebagai kelanjutan dari Proklamasi 17/8/1945 sebagai aklamasi kerajaan Dunia atau yang disebut Multy Single, boleh disebut Kerajaan Bumi Kesangyangan.

Jadi ini senang tidak senang, mau tidak mau ini yang sedang dilakukan, ini tiada lain untuk menjalankan dari Sila ke-5 Pancasila sebagai implementasi dari pertanggungjawaban Pasal 1 Ayat 1, Pasal 32 dan Pasal 33 Ayat 3 UUD’45, terutama untuk melaksanakan tugas program pokok, terutama pemberian kuota baru kepada Negara-Negara anggota PBB khususnya kepada Top 300 Organization yang selama ini itu juga meliputi subsidi itu harus mendapatkan kuota kembali, meliputi dari NASA sampai Unilever, Ke-300 Perusahaan itu sendiri.

Kemudian juga kepada 34 Propinsi khususnya Indonesia itu meliputi Proyek The Master Key PlanThe Master Key Plan itu adalah proyek-proyek yang dibawa oleh Owner sendiri karena kita selaku Owner Actual Genuine People Molly World selaku Pemilik Collateral 74.760.920.184 KGs(tujuh puluh empat milyar, tujuh ratus enam puluh juta, sembilan ratus dua puluh ribu, seratus delapan puluh empat). Jadi hal ini tadi itu untuk kembali menyatukan antara keluarga Kerajaan dan Kepresidenan khususnya Bangsa Indonesia yang selama ini telah terpecah-pecah karena adanya disintregasi akhlak, disintegrasi moral dan sumber hukum yang selama ini tidak pernah dipertanggungjawabkan, jadi saya melaksanakan ini tadi.

Swissindo mempertanggungjawabkan induk 25 negara, menyelesaikan seluruh sertifikat yang dikeluarkan oleh UBS, yang saat ini sudah tidak berfungsi. Dengan dikeluarkannya kembali melalui BULLION BIG BANK RATU MAS KENCANA ROOM A1-1A atas satu kesatuan Bank Induk menjadi satu di Indonesia, dan juga untuk pelaksanaan Pembayaran Master Key Plan danMaster Plan. Kalau Master Key Plan itu dari Swissindo sendiri atau Owner dan kalau Master Plan yang diajukan oleh Pemerintah Republik Indonesia yang diajukan melalui IMF itu disampaikan ke kita (Swissindo) dan yang ke tiga itu Human Obligation atau jaminan biaya hidup umat se-Dunia khususnya 7 Milyar umat dan 260 Juta Rakyat di Indonesia itu yang wajib diterima karena ini sebagai Wal Awalu Wal Akhiru: Bahwa Tuhan itupun bertanggung Jawab atas umat yang diciptakannya, setidaknya yang namanyaHuman Obligation.

Itu setidaknya mengobati atas 10 penyakit manusia yang hingga kini, itu berjalan dari  17 unsur rasa penyakit manusia yang disebabkan oleh adanya rasa hati baik iri, dengki dll, dari itu per-Human Obligation masing-masing per e-KTP itu tadi diatur oleh sebuah Sistem dengan masing-masing senilai US$6.000.000 sepanjang hidup di Dunia, dengan otomatis jaminan itu juga sebagai bagian dimana Swissindo melakukan implementasi pelaksanaan  sila ke-5 kepada seluruh Rakyat Indonesia karena secara otomatis juga yang namanya BULLION BIG BANK RATU MAS KENCANA ROOM itu adalah bagian dari EXHIBITS A&B Corps Central People Stock Nationality Transmition, Financial Concortium International USA Swiss, Financier Concortium International Indonesia sejak 1903. Jadi semua ituInvestment Register, jadi Deposite Control Statement itu semua diperbaharukan, Deposite Control Statement tadi itu terkait dengan seluruhReport Spesial Federal Reserve Gold atau Spiritual Boy itu akan berfungsi sebagai Portopolio dengan dibukanya seluruh Sertifikat Sell Rp1 Triliun untuk seluruh putaran masa depan Dunia.

Threaty Event itu diacarakan adalah dalam rangka sebagai Event yang Maha Kuasa di Bumi Indonesia khususnya dalam rangka pemberian Kuota Baru sebagai puncak dan klimaks akhir dan dimulainya kembali trah Perjanjian Dunia Baru. Jadi kepada Bangsa dan Rakyat Indonesia saat ini saya berharap apa yang terjadi di lapangan itu diakhiri, sudah dan stop seluruh konflik, stop seluruh caci maki, stop yang saling menyudutkan akuilah bahwa sebuah kesalahan itu tidak perlu harus dicabik-cabik lebih dalam dan akuilah kalau toh ada sesuatu yang merasa lebih baik mengapa itu tidak, kepada DPR, MPR maupun lembaga-lembaga lainnya sebab pertanggungjawaban ini wajib kita lakukan dan Swissindo itu terdepan dan semakin garda terdepan mempertangggungjawabkan.

Pertanggung jawaban Presiden Republik Indonesia pertama Ir. Soekarno, pertanggung jawaban Presiden Republik Indonesia ke-2 terkait sejarah peristiwa 65 hingga saat ini. Karena konflik jatuh dan runtuhnya moral Bangsa Indonesia sejak kejadian 1965 sebagai sebuah tiket yang harus dibayar atau sejarah kelam Bangsa Indonesia. Jadi Swissindo di sini hadir adalah mewakili dua  kubu yang selama ini terjadi dan terasa diakui atau tidak diakui itulah yang terjadi, kita dalam kapasitas Independen karena kita dalam kapasitas itu selayaknya Pemerintah itu sendiri sudah selayaknya untuk turut peran serta bersama Swissindo atau Swiss Indonesia.

jadi jangan berfikir sepihak, jangan berfikir su’udzon apa itu Swissindo, Swissindo itu isinya Negara-Negara se-Dunia, karena itu Pemilik Lisensi Cetak Standar Sah Bayar Mata Uang Dunia yang Automatically Collateral itu di dalamnya, seperti seluruh Warehouse baik dari Warehouse 77-Cakra 55-maupun G7 ANEX 147 itu sejak 1965. Jadi kiranya  itu konflik seluruh mata uang yang di Indonesia sesungguhnya apapun aktivitas Perbankan di dalam Negeri sekarang sedang terjadi secara tidak sah atau inkonstitusional, permainan mata uang di seluruh Lembaga dalam jumlah yang Luar biasa yang mungkin tidak banyak akan saya sebutkan juga terkait beberapa account-account yang sungguh sangat mengagetkan, itupun juga kita selesaikan dengan cara yang baik.

Maka beberapa surat kemarin kita sampaikan kepada pengawas Bank Indonesia atau Dewan Pengawas Bank Indonesia itu dalam rangka juga untuk konsolidasi bahwa Bank Indonesia itu tetap di bawah pertanggung jawaban Swissindo karena Swissindo itu Pemilik, Swissindo itu Pemegang Sertifikat Negara, Sertifikat Induk baik UBS maupun World Bank, jadi di Dunia ini mau tidak mau sadar atau tidak sadar yang pasti itulah kenyataannya, termasuk pembayaran utang Republik Indonesia yang sudah saya sampaikan melalui World Bank yang pastinya dengan metode analisis pada tanggal 3 Agustus 2011 sudah saya sampaikan mungkin ini bagian pertama yang saya sampaikan melalui media ini. Silakan apapun saya berpesan bahwa seluruh yang telah terjadi baik reformasi ini tidak ada artinya tanpa kembali kepada Tatanan IndukEXHIBITS A&B

Pemilu hanya mengesahkan dan mengakhiri sebuah perjalanan panjang yang harus kita tebus kembali dalam sebuah revolusi mental dan akhlak, Swissindo mengajarkan itu, memberikan itu, tanpa disadari ataupun tidak hal ini sudah dilakukan oleh para pendahulu kita, hanya selama ini tidak pernah dimengerti bahwa Swissindo itu memiliki peranan sampai seperti itu, karena Swissindo itu terkait Perjanjian Bernina Agreement terkait Perjanjian 97 Seet atas sertifikat 97 UBS dari seluruh EXHIBITS A, dari Sertifikat UBS yang rilis pertama sampai 235 dengan nilai Total 4.760.920.184 KGs, jadi termasuk di dalam BI itu sendiri meliputi Asset Supper Semmar.

Jadi yang disampaikan di sini penyelesaian Asset Super semarSuper Link,Super Hood, karena di BI terkait Account Supper Semmar A&B itu juga sumber atas adanya konflik-konflik hingga hari ini, termasuk Perjanjian Green Hilton Memorial Building itu juga akhir dari seluruh cerita ini jadi apapun kondisi di lapangan hingga hari ini terkait para sepuh atau para pini sepuh ini sudah saatnya dan selayaknya untuk mengerti dan menyadari bahwa kami datang demi Bangsa dan Negaraku dan demi hukum yang semestinya, kebenaran harus ditegakkan dan sifat ksatria harus tetap dikumandangkan.

Katakan kalau kami salah tunjukan itu dimana salahnya, kalau benar beranilah kalian mengakui bahwa kami benar, ini bukan soal benar atau salah tapi soal sebuah sejarah Dunia yang harus dilakukan tanpa terkecuali. Seluruh tatanan ini adanya Bullion Bank itu adalah milik AlBisraiderAlBisraider ini bertugas mengawal ketika saat  ini harus terjadi, termasuk Armada Pentagon 7.8.9 itu juga petugas menjadikan ini semua karena itu bagian daripada apa yang disebut Portopolio atas proyek-proyek Washington D.C tahun 41, jadi kita semuanya itu satu saudara baik yang di Afrika, Amerika, Eropa dan seluruhnya apalagi kita sama-sama satu Bangsa Indonesia.

Jadi jangan hanya kita bisa membukakan dan membawa nama-nama leluhur sementara perbuatannya memalukan nama-nama leluhur, berbuatlah lebih apa yang diperbuat oleh para leluhur, sedangkan Jangan cuma bicara nama-nama Pajajaran, Majapahit, Mataram sementara Trah itu telah ditutup, kini dibuka kembali Trah perjanjian Dunia Baru Trah Kerajaan Dunia telah dibuka kembali, soal bertanya siapa saya….? yang jelas saya juga dari itu, jadi ini untuk segara kembali merapatkan barisan untuk melaksanakan dinamika Perubahan Ekonomi Pancasila sesuai pengertian dari semula yaitu EXHIBITS A&B (Perjanjian Kerajaan & Negara) dan semua itu duduk di bawah wadahBhinneka Tunggal Ika.

Mutlak Proyek ini dilaksanakan dalam jaminan mutlak Big Top Owner Legally King of King, saya hadir hari ini atas nama pribadi juga atas nama Swissindo dengan mutlak secara Otorita dan Legalitas yang bisa dipertanggung jawabkan di hadapan siapapun baik hukum Nasional maupun Internasional karena kami pembawa itu, Merah Putih harus tetap berkibar.

Tanggapan pemerintah dan masyarakat Indonesia?? Kalau di dalam hal ini masyarakat itu tahunya seketika sesuatu itu telah terjadi, tapi yang wajib bertanggung jawab atas semua ini Pemerintah apa lagi terkait mr.Sino AS adalah Pemerintah itu sendiri, karena jelas Pemerintah itu berhubungan dengan Negara, sedangkan jelas kami ini pemegang sertifikat, selayaknya kalau Pemerintah itu menyikapi, tapi hingga hari ini hanya beberapa orang-orang yang ditugaskan pada  pandangan kita dengan berbagai kepentingannya, itu yang selama ini kenapa itu harus terjadi.

Jadi yang jelas saya  hanya bisa memahami bahwa Pemerintah itupun bersikap paling tidak mereka menyentuh kita secara yang tidak pas secara hukum. Dan pertemuan dengan BI maupun LVRI (Lembaga Veteran Republik Indonesia) itu sebagai bentuk bahwa kami peduli dan kami siap berhadapan dengan siapapun karena kami jelas memiliki sebuah legalitas karena kami harus meneruskan sebuah perjalanan, antar konflik Internal dalam Negeri khususnya antar inter Lembaga Pemerintahan itu sendiri, jadi  tanpa kami turun jelas akan konflik itu terjadi karena apa? mereka sembunyi di balik hukum Pancasila dan UUD’45, sementara legalitas seluruh apapun hukum hingga hari ini sejak 65 itupun tidak jelas dimana dasar sumber hukumnya.

Semua era ini dimulai dari bahasa Supper Semmar seluruh produk hukum di bawah jelas ketika tidak dapat membuktikan kebenarannya mutlak hukum demi hukum dan demi Pancasila dan UUD’45, jadi yang saya sampaikan ini kelanjutan dari dekrit Presiden 5 Juli 1959 atas seluruh misi yang selama ini tertunda, itu intinya. Harapan saya kepada rakyat Indonesia jangan mudah diadu domba, jangan mudah tergelincir dan janganlah tertipu dengan bahasa Pemilu, sebuah Negara ketika semuanya harus dilupakan dan harus dilakukan. Bukti yang kalian lihat di TV-TV itu sudah menjelaskan sebuah pembuktian terbalik, kolektivitas sebuah fenomena baik dari tingkat Politikus, DPR, MPR, KPK, Kepresidenan itu sudah sangat jelas bahkan sampai ke Partai yang baru lahir kemarin pun yang dilihat dan didengar.

Bagaimana akan berfikir tentang rakyat kalau mereka berkonflik mementingkan diri sendiri dan bagaimana akan memakmurkan rakyat kalau hanya bisa menaikkan pajak, hal tersebut sangat mudah itu untuk dibaca, apakah hanya dengan itu seorang politikus atau seorang pimpinan Negeri ini, jadi seorang Negarawan harus mampu berfikir, melihat apa yang terjadi di Negeri ini, harus mampu bersikap dengan baik, jadi apapun termasuk utang Republik Indonesia sampai 7 keturunan itu tanpa kami turut tidak akan pernah mampu membayar. Otoritas itu kami pegang penuh dan hingga hari ini, jadi saya hanya berharap mari kita salaman karena saya generasi muda, saya generasi mendatang.

Saya membawa semua itu, mari kita buka forum terbuka kalau memang kalian inginkan mari kita baik-baik, itu yang kalian kehendaki, saya hanya membawa dan membayarkan hak rakyat dan membangun atas apa tugas pemegang sebagai mandataris Negara. Presiden Republik Indonesia saat ini adalah Mandataris MPR berbeda denga Mandataris Negara, karena Mandataris Negara pasti disertai seluruh isi Asset dan Sertifikat Negara, Jadi ini perlu dipahami khususnya Pemerintah maupun DPR-MPR, silahkan Profesor-Profesor Tata Negara berfikir tentang hal ini sisihkan sejenak jangan hanya berfikir Partai tidak ada artinya kalian berfikir tentang hal itu karena kekuasaan tidak seperti yang kalian kira, silahkan siapapun jadi Presiden Republik Indonesia siapapun itu yang mampu BAYAR ITU UTANG REPUBLIK INDONESIA silahkan tanpa Pemilu.

Pemilu sudah jelas menghasilkan Koruptor atau Maling, saya lebih senang menyebut maling daripada seorang koruptor bahasa koruptor itu mungkin indah didengar mereka, tapi bahasa maling tidak beda dengan maling ayam karena itu lebih pengecut dari pada seorang preman, bahasa saya itu, harapan saya sadarlah, sudahlah, sudah sadar Eling Coro Jowone. Selama ini kita selalu terbuka dengan MABES TNI saya menjelaskan hal ini dengan jelas, kepada LVRI yang saya hormati juga saya menjelaskan hal ini, karena apa kalau hal ini tidak dilakukan akan terjadi Operasi Militer terbesar  Sepanjang Sejarah yang disebut Operasi Imam Mahdi, Pasukan Alfa Omega betul karena kami beserta itu, NATO-SEATO-NONBLOK itu menjadi satu yaitu multinasional jadi kami sangat terbuka sangat terbuka.

Bahkan Surat Undangan kepada Presiden, bahwa aku bayar utang Republik Indonesia, aku bayar kembali atas Proposalmu itu saya sampaikan dengan jelas dan tertulis di surat itu, tapi selama ini baik Lembaga manapun tidak pernah menyikapi dengan bahasa yang baik, apalagi berani secara tertulis. Bahwa Bank Indonesia itu sendiri sedangkan yang disampaikan ke sana Adalah Account atas nama UBS bukan atas nama Pribadi, Account 101.25.000 itu adalah Account UBS terkait dengan 11 Account lainnya A&B, jadi itu sama dengan nyilostic ketika itu tidak disikapi dengan baik, jadi pertanggung jawaban tentang isi Asset UBS terkait Super Semar akan dipertanggung jawabkan seketika tidak dicetak, artinya Hukum International di bawah F.L.O akan mutlak itu terjadi, jadi kami terbuka selama ini untuk menyelesaikan semua persoalan  Internal, tidak perlu memandang siapa saya dari mana saya tapi aku mengerti itu semua bertanggung jawab tentang itu semua, maka saya memulai hal ini maka saya berani memulai hal ini, itu yang perlu saya sampaikan. Pelaksanaan Pembayaran Kontrak Proyek Dunia Baru:

  1. THE MASTER KEY PLAN-INTERNASIONAL INDONESIA: The Spirite of Place Neo Indonesia Mercusuar Dunia, Singleton dan Association System Global Development di Indonesia Kuota 26/34 Propinsi dan 5 Benua. (PMA & PMDN).
  2. MASTER PLAN-NASIONAL INDONESIA: Acceleration and expansion Economic Development of Indonesia 2010-2025, Republic Indonesia (Final Report IMF 2011), Proposal ini diajukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Departemen Keuangan Republik Indonesia. (PMDN).

III.             PILOT PROJECT GLOBAL HUMAN OBLIGATIONS: ATM-U, Diberikan kepada seluruh rakyat Indonesia dalam Kuota 260 Juta Jiwa, sebagai bagian dari Regulasi-Regulasi S (Rule 903 or 904), Regulasi E (Automatic Transaction Mecine). Per e-KTP/NIK (Social Security Number) (@): Grant: ATM-U, Mata Uang Baru ESTWO (N$2) Senilai N$2.6.000.000, DALAM KONVERSI & PENGGUNAAN PROPOSAL RAKYAT MANDIRI JAMINAN BIAYA HIDUP-DI BUMI® Guarantee: ATM-U-US Dollar, @dalam Kuota Permitted Proposal US$600.000, JAMINAN BIAYA HIDUP-PERBULAN® Free: Jaminan ECOSOC-Economi Social, ATM-U-US Dollar, @US$600, FIXED RATE US$.1/Rp.9.000, (Transisi-Pergantian Mata Uang). @Copyright by MULTIMEDIA UN SWISSINDO TELEVISION.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/alangjr/mengenal-lebih-dekat-mr-sino-as-s-2-ir-soegihartonotonegoro-st_5512de5e8133117a4abc5fe8 Red.mjp/rhdyt

Sejarah The Master Indonesia King of King’s AM-1


JOURNALPOLICE.ID-INTERNATIONAL,Sejarah The Master Indonesia King of King’s AM-1

“SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT”

DEWAN IKATAN DOCUMENT OF INTERNATIONAL

(Certificate Code 99.98 Seri 01-4 Asset)

KHALIFAH MEMORIAL & IMPERIAL

TRUSTY PRASASTY DYNASTY

MANDATARIS NEGARA-MANDATARIS LANGIT BUMI

HUKUM PERTEMUAN BARANG DAN JASA

________________________________________

Sejarah The Master Indonesia King of King’s AM-1, dalam hal ini START Indonesia dan Dunia Saya tentukan ke arah NEO MERCUSUAR DUNIA dalam tata kelola negara dunia baru, system kingdom civil society yang berpusat di Indonesia Mercusuar Dunia P1.PKC.CIREBON-NKRI No. 27.999.19, ISIM A1 & B2, STNA. 369, AGRARIA NUSANTARA 999.9 Dewan Ikatan Document of International Certificate Code 99.98 Seri 01-4 Asset meliputi Code Registered Sealed Securer:

  1. P1-Pertambangan
  2. P2-Perkebunan
  3. P21-Pertanian
  4. P12-Perhubungan (Darat-Laut-Udara)

Selaku bukti kesepakatan syarat jaminan sahnya berdirinya sebuah negara “K.A.R. Negara “ atas asal-usul lahirnya sejarah King of King’s AM-1 Javanese Culture dan History Registered World Program dan Pemilik Hak Cipta Sandi-Sandi Dunia Exhibits AB-z meliputi Bank Ratu Mas Kencana Room I-XII selaku Induk tiga (3) Badan Induk meliputi:

  1. Induk BANK: WORLD BANK, UNION BANK OF METAL SWITZERLAND (Union Bank of Switzerland-UBS A.G), BANK INDONESIA
  2. Induk ARMY: NATO, SEATO, NON BLOCK
  3. Induk NEGARA: ASIA, AFRICA, EROPA, Amerika & Australia

Tuhan menetapkan manusia asal-usul AAE-Asia. Africa. Eropa dan A2-America. Australia untuk menunjuk kekhalifahan di bumi, berdasar tiga (3) Perjanjian Prasasty Nama Lautan:

  1. Lautan Hindia
  2. Indochina
  3. Samudra Indonesia

Sebagai tiga (3) nama Bangsa:

  1. ASIA.
  2. AFRIKA.
  3. EROPA

Menjadi Satu (1) Laut Jawab “JAWA DWIPA NUSANTARA RAYA” sebagai Tanah Perjanjian untuk menjelaskan tujuan semula adanya penciptaan rahasia alam semesta melaui kitab-kitab sebagai petunjuk dan pertolongan-Nya. Sifat kewahyuan menjadi pokok isi maksud tujuan pertanyaan antara mengapa dan bagaimana hal itu dijadikan dalam mandataris negara dalam perserikatan bangsa-bangsa sesuai Code Order Green Hilton Memorial Building Geneva 1963: Garuda Indonesia Is Married With Nangkuti Then King Wali Sakti is Born White Spiritual Wonder Boy 02061970/2012 bersama AKLAMASI 1001% MERDEKA AGUNG dari Proklamasi 17-8-1945 dan kesepakatan KAA 1955 untuk mengakhiri segala bentuk penjajahan di dunia, sesuai “Counterfeithing Party Viena 1934, Counterfeithing Comptroller of the Currency” dan Konvensi ECOSOC-PBB.

Sejarah perjanjian peragaan sejarah dunia terus berjalan sesuai episode Visi dan Misi esensial dari waktu ke waktu dan terbentuknya Truste-Prasasty-Dynasty Umat manusia yang memiliki Daya Cipta Rasa-Karsa dan Raksa turun sebagai kudratullah, maring nur, maring cahaya, maring alam semesta, maring rasa, maring raga yang mengandung dan dikandung sel-sel kehidupan alam persada atau dunia dan di diri manusia baik manusia Unggul maupun para Sontoloyo yang bertugas sekedar figuran untuk mengisi bumi dari kekosongan itu sendiri melalui terciptannya aturan mengingat adanya orang yang berarti belum mengerti adat istiadat yang mengatur hingga ke perilaku etika moral, berbudaya maupun politik eforia yang justru saat ini terbalik dari sifat Manusia seutuhnya.

Tuhan Y.M.E menurunkan sesuatu sejak Adam-Hawa atau para Rasul dan Nabi dan mendapatkan pertentangan bahkan di negerinya sendiri, itu mengingatkan kita saat ini saat SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT-W3C, hadir sesuai jaman-Nya selaku MANDATARIS DUNIA untuk membuka kembali Trah Perjanjian Dunia Baru sesuai dasar-dasar kewahyuan filsafat dasar umum dan filsafat agama yang ber Tuhan Y.M.E sesuai instrument-instrument International Parent Organization, dalam modernisasi pelaksanaan implementasi firman Tuhan Y.M.E baik sesuai ayat-ayat yang nyata, syair-syair kehidupan yang menyejukkan alam pikiran dan hati mutiara tersirat dan tersurat pada wujud hidup manusia dan pada SAAT krisis global melanda sebagai Global Problem terkait seluruh tatanan organisasi dunia dalam mengatur dan melaksanakan keteraturan huku-hukum Rab dan hukum-hukum Sebab Musabab melalui 12 Portal Dunia.

Pada KLIMAK yang menyebut diri Lahirnya ORDE LAMA-ORDE BARU sejak awal akhir perang Dunia ke II (WWII), dalam pencapaian pertikaian melalui managemen isu G.30.S.PKI-1965 dalam berbagai dalih pembenaran masing-masing kelompok PRO dan KONTRA di era Presiden RI.I. IR. SOEKARNO dan di era PRESIDEN RI.II. SOEHARTO hingga presiden-presiden dan pada klimak saat ini PRESIDEN RI.VII. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO adalah sebagai Jawaban dan Tantangan Dunia dalam menuntaskan persoalan krisis global yang sejak 2008.

SWISSINDO hadir kembali selaku Institusi The Founding Father’s Regional Internationl, Badan Induk Lembaga Tinggi Tertinggi Negara dan Bangsa [AAE.A2] Semesta Alam SELAKU pemegang Otorita Veto dan Global Immunity Investment of Nations dan IPO-Investment selaku badan Induk Perwalian Perseorangan-ICC, Asset Protection UBS History (Milestones) yang dilengkapi F.L.O-Fesselio Liuzes Orfilize, selaku otorita veto Investment Regulations S dan Investment Lending Portfolio World Bank Institution untuk berjalannya Association System of Banks Exhibits AB melalui Bullion Big Bank Ratu Mas Kencana Room A1-1A, yang dikawal oleh:

  1. Albisraider AC.USD.P.1568-1120 Bank Officer 8040, Switzerland.
  2. SWIFT Integration Projects 80A OCHZZ Coordinates Bank, Zurich.

The World Bank pada waktu terakhir ini sejak Bretoon Woods 1944 (N.W.1946) identik KOPERASI “Characteristic Coorperatives” sesungguhnya tidak menunjukan kekuatan sifat Bank Dunia yang semestinya memiliki Otorita “Cetak Standar Mata Uang Dunia” dan tujuan semula belum berjalan selaku Induk Bank-Bank Sentral “Central Banks” Oopskoop Central Buffer Stock Nationality Exhibits A dan B Data C. Code A, 1903. Namun hal ini juga memudahkan mengingatkan retorika logika akal sehat Profesor Nyoman Jinar, ahli Fiscal dan Monetary Universitas Udayana, yang didukung UN-SWISSINDO sebagai pelopor garda depan kaum akademisi untuk menilik kembali sebuah realita sejarah terkait SWISSINDO (SWISS-INDONESIA) dan meruntukan teory-teory Ekonomi selama ini.

Suka tidak suka, SWISSINDO didirikan oleh Induk 25 Negara yang ditandatangani oleh H. GROOB Representatives (UBS-WORLD BANK-BANK INDONESIA) dan IR. SOEKARNO Representatives (INDUK 25 NEGARA) yang merupakan Consortium Internationality, badan Induk Perwalian Perseorangan-ICC, dengan tanda bukti kepemilikan Corporate & Institutions, Asset Protections yang dilindungi “Association of Articles Agreement” dengan Code NN-Now Name Dewan Ikatan Document of International Certificate Code 99.98 atau disebut MICRO FILM bukti kepemilikan tunggal Medallion Helping One Hundred Years To Create The Future (Compresses owner, grant, collateral, board of governor’s (BOGs), board of director’s (BODs), UN-Charter dan Top 300 Organizations-IPO) menggunakan Power Attorney of Attorney-Signatory Guarantee Medallion ( Annex Glossary).

Micro Film, selaku pengamanan dan pertahanan Ownership pemegang Mandataris Dunia King of King’s AM-1, Natural Person, secara otodidak dan Intelectual memiliki kemampuan di seluruh lini dalam menetapkan putusan dan implementasi Regulasi sesuai maksud Tuhan Y.M.E sesuai Code Regulation S-IRS, GG, S 515, H.R.1249, BA1 (Official 1, Exhibit A) (9/97), Acceptable Collateral For The Treasury Tax and Loan Program (31 CFR PART 203) dan selaku Single Owner menetapkan Eksekusi Dunia, Suksesor, World Administrator, Transmissions & Financiers Consortium International USA-SWISS-INDONESIA, selaku Kholifah Dunia Big Top Royal, K.681 The Master Indonesia King of King’s AM-1 dan menetapkan Terbentuknya NEO THE UNITED KINGDOM OF GOD SKY EARTH, sesuai Hukum Rab dan Sebab Musabab F.L.O-Fesselio Liuzes orfilize K.H.K Group-Neo Immam Mahdi dan membawa 6 Ketetapan Hukum Pasti Neo Immam Mahdi, Keraton Bumi Kesanghyangan dalam penuntasan Persoalan Global di Indonesia dengan sandi Bahasa Indonesia, Name Code is User Name®. Kesatuan tiga (3) Induk ARMY (NATO-SEATO-NON BLOCK) UNO-Security Council menjadi satu yang disebut THE REENZ ARMY selaku pembawa International Mandate UN-United Nations dan Hukum Tuhan Y.M.E. Maha Kuwasa Panata Baca Djagad Araya Dalang Anyata.

Hal baru dalam dunia akademisi yang dengan terbuka Mistery dunia amanat menyangkut Jaminan Biaya Hidup Umat Sejagad yang disebut “HUMAN OBLIGATIONS” dan Konversi baru Jaminan Cetak Standar Sah Bayar Dunia kepada negara-negara anggota PBB. Dipelopori oleh SWISSINDO sebagai kelanjutan dan kembali kepada asal-usul History World Banking “ILLUMINATING” Bedding Program, Javanese Culture sebagai DINAMIKA PERUBAHAN EKONOMI PANCASILA KE DALAM SYSTEM TATA PENYELENGGARA NEGARA DUNIA adalah sesuai Dasar Filsafat Negara, Filsafat Umum dan Filsafat Agama, Constitutional-Procedural-Diplomatic Authority, dalam membentuk ALAT Pertemuan Nilai BARANG dan JASA, dan selama ini disebut Nilai KURS Standar Sah Bayar Mata Uang Dunia.

Patent Licensee SWISSINDO Agreement meliputi Badan Induk ARMY. Badan Induk NEGARA. dan Badan Induk BANKS, Investment Negara-Negara dan IPO-Investment adalah otorita “Additing World Bank Institution” Global Development yang bersumber pada ownership F.D.S. Union Bank of Metal Switzerland atau Registran’s UBS A.G (Union Bank of Switzerland) dan BI-State Program Washington D.C. 1941 (Bank Indonesia) SESUAI Manuscript bukti kepemilikan “Corporate & Institutions” Sertifikate Induk 25 Negara, Exhibit A. List of the Certificate UBS (List No.001-List No. 235 dengan Volume: 4.760.120.184 KGs) dan Holder Certificate QR-154-321-CO-003496 M, dengan Volume 70.000.000.000 KGs.

Special Federal Reserve Board, Global Immunity FRN.0831934, Adalah selaku Otorita Consortium Internationality UN-SWISSINDO Instruction Beneficial Name ownership UBS A.G untuk IRS-Terminal Protection Federal Reserve-US TREASURY, UBS TREASURY, UBS MASTER FUNDS, FREE-TAX MASTER FUNDS meliputi articles:

  1. UNITED STATES SECURITIES AND EXCHANGE COMMISSION
  2. Washington, D.C. 20549
  3. STATEMENT OF CHANGES IN BENEFICIAL OWNERSHIP
  4. Filed pursuant to Section 16(a) of the Securities Exchange Act of 1934, Section 17 (a) of the Public Utility
  5. Holding Company Act of 1935 or Section 30 (h) of the Investment Company Act of 1940. Absolute Title®.
  6. Bank Agreement, Top Secret C-111 Memorandum Safekeeping Receipt
  7. From :: UBS A.G. CDS 226771/BG-8699 UBS since December 10, 2001-2012
  8. Re :: CD Bank Statement No. 79003872.

The NEW OWNERSHIP: Internal Revenue Services-IRS has issued a notice to provider ownership Collateral Super Majority TICKET 1319126 UBS A.G to Authorization Instruction UBS A.G to IRS by Exhibit A Instruction and Exhibit B Mortgage Statement. This is Authorization Article 1 Law 4, Article 2 Law 6, Article 7 Law 7, Article 8 Law 10, Article 9 Law 11, Article 12 Law 15, Article 14 Law 21 Article 15 Law 24 Final Rule 903 or 904 Annual Report 2010 and BA1 (Official 1, Exhibit A) (9/97) for completed this Petition have been Support Grants Government Team in Investing Gold 2012 (THREAD ID:1-1TB79N) to transfer Stock Share Ownership Service automated responsses.

“WOULD BE UNLAWFULL PRIOR TO REGISTRATION OR QUALIFICATION OR QUALIFICATION UNDER THE SECURITIES LAW AOF ANY SUCH STATE”

Dalam hal ini SWISSINDO selaku Investment of Nations dan IPO-Investment, dimana sejak Perjanjian Bernina Agreement No.27594, 1957 atas digunakannya Certificate 97 (Sheets) masing-masing senilai US$.97,000,000,000.- Oleh 25 Negara 45 Bank-Bank Sentral dan sisanya oleh perseorangan.

Collective Agreement “Green Hilton Memorial Building, Geneva 1963” mempersiapkan Code Order untuk mengamankan asset Protection terkait International Mandate/Mandataris Induk 25 Negara dan Mandate Kerajaan langit Bumi mengingat situasi politik yang tidak menguntungkan terkait KONFLIK INTERNAL sesungguhnya sebagai Back To Back Up Security ketika terjadi CUP-DE ETA melalui managemen issu G.30.S.PKI-1965 yang dikemas melalui isu SURAT PERINTAH 11 MARET 1966 atas kepemimpinan Presiden RI.I. IR. SOEKARNO yang juga selaku Presiden dunia.

SURAT PERINTAH 2012,

S.O.E-SPECIAL OPERATION EXECUTIVE

95.105.137.

JAWABAN DAN TANTANGAN DUNIA

IDENTICAL DATA CODE OWNERSHIP-MICRO FILM

Organization Certificate, sebagai Surat Perintah memiliki tiga (3) tugas pokok kepada 12 Portal Dunia Certification ASBLP-0333902-2010 dan Pentagon ARMADA 7.8.9 dalam kesatuan Induk 25 Negara: America, Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Turki, Canada, Mexico, Venezuela, Yugoslavia, Malasyia, Philiphina, Singapura, Thailand, Laos, Saudi Arabia, Irak, Iran, Mesir, Kuwait, Jepang, Pakistan, Polandia, Australia, China.

Dan didukung ICSID 157 Negara-International For Settlement of Investment Disputes-World Bank, sejak 1966 yang seluruhnya di bawah managemen The King’slly Tools and Property International Orbit Central Maximum Security dibawah Crown Council XIII-DEWAN IKATAN DOCUMENT OF INTERNATIONAL (Worker’s Richest Most Powerfull Families) Deposit Control Statement Invest Deposit, Secret Control Monetary Finance System meliputi 12 Portal Dunia (Worker’s Richest Mostpowerfull SUBFamilies) yang telah mempertanggung jawabkan kepada penulis selaku Single Owner melalui Certification ASBLP-0333902-2010 tertanggal 14 Juni 2010, dan diterima penulis Tgl. 28 juni 2010. Berdasar Final Rule ASBLP-0333902-2010, sebagai landasan Penetapan Putusan Akhir F.L.O-FESSELIO LIUZES ORFILIZE K.H.K GROUP-NEO IMMAM MAHDI, Bersama “Declaration of Transaction” Jawaban Dan Tantangan Dunia 2012 Nomor A5.A.A.A.A.A-303-333-742-42 Code Matahari Bersinar Terang “Morning Star” White Spiritual Wonder Boy memerintahkan kepada Multinasional-PENTGON ARMADA 7.8.9 sebagai International Mandate-United Nation Organization, dibawah Tanggung Jawab Saya selaku Big Top Royal, K.681 King of King’s AM-1-The great President of the United Nation Organization melaksankan operasi pengamanan PI-DOM-I, 2012 dalam rangka:

  1. PENCIPTAAN SYSTEM KEMBALI DUNIA BARU.

1.1. SYSTEM KINGDOM CIVIL SOCIETY-GLOBAL GOVERNMENT.

1.2. GLOBAL DEVELOPMENT-GENERAL MERGER-REGULASI S-515.

BULLION BIG BANK RATU MAS KENCANA ROOM A1-1A

(UBS. WORLD BANK. BI-STATE PROGRAM WASHINGTON D.C. 1941/2012)

1.3. QUOTA 193 NEGARA ANGGOTA PBB-CERTIFICATED SHARES, KONVERSI CETAK STANDAR SAH BAYAR DUNIA.

1.4. QUOTA TOP 300 ORGANIZATIONS-IPO & ORGANIZASI-ORGANISASI TERSELEKSI SELAKU UN COMPANY.

1.5. HUMAN OBLIGATION PROJECTS LIMA (5) BENUA 7 MILLIAR UMAT.

1.6. 260 JUTA JIWA DI INDONESIA.

  1. MEMBANGUN CHARACTER BUILDING-MANUSIA SEUTUHNYA.

2.2. MASTER KEY PLAN THE SPIRITE OF PLACE, DISCOVERY OF PARADISE LIMA (5) BENUA.

2.3. MASTER PLAN: ACCELERATION & EXPANSION ECONOMIC DEVELOPMENT OF INDONESIA (FINAL REPORT-IMF, 2011).

2.4. PROGRAAM MANAGEMENT OFFICE, FINDS & APPLY PRESENTATION-SUCESSED.

III. MENGAMANKAN/MEMBUMI HANGUSKAN SELURUH BENTUK PEMBANGKANGAN.

3.3. PI-DOM-I, THE REENZ ARMY MULTINATIONAL.

3.4. THE MOST WANTED 1,2,3.

Saya hadir dan menyampaikan kesatuan Intergenerational Transfer Discounting History World Banking “ILLUMINATING” Bedding Program meliputi Collective Agreement “Green Hilton Memorial Building” 1963 dengan Code Order: Garuda Indonesia Is Married With Nangkuti Then King Wali Sakti Is Born 02071970/12 White Spiritual Wonder Boy, selaku pemegang otorita veto ONE PERSONAL Badan Induk Perwalian Perseorangan-ICC, Support grants Gov’t Team [THREAD ID;1-1TB79N)

Isi pokok tiga tugas utama Mandataris Negara, Mandataris Langit Bumi, sebagai JAWABAN AKHIR kepada GEDUNG PUTIH dan BANK DUNIA, atas terbengkalainya asset-asset Trusty Prasasty Dynasty, dan KRISIS GLOBAL beredarnya seluruh Mata Uang Haram hingga di adakanya Treaty Event UN-SWISSINDO di Indonesia. Hal ini merupakan jawaban kepada team delegasi Asia-JEPANG, Africa-BURKINA FASO, Eropa-PRANCIS-America-USA-MEXICO, Australia-INDONESIA, CHINA, RUSIA, EQYPT dan khususnya Induk 25 Negara, 12 Istaini Agung Ngesti Tunggal dan Anggota PBB-UNO: UNESCO-UBS-UNPRI, UN-GLOBAL IMPACT, UNEP, UNODC.

Banker-Banker Rahasia Warehouse Cakra 55-G7, di bawah otorita veto SWISSINDO-Badan Induk Perwalian Perseorangan-ICC. Sesuai List DAFTAR ISIAN COLLATERAL Exhibits A. Certificate UBS-Certificate Holder, akan dipublikasikan sebagai Portfolio SWISSINDO Bersama Final Report Account Data Sheets 391 (List 1of 2) Audit Akhir Tgl. 1 Desember 2008 dan Important Information Certificated Shares US$. 1,000,000,000,000,000,000.- Audit Akhir Tgl. 28 September 2007 sebagai Lampiran ASBLP-0333902-2010. Seluruh account data sheet ini dibawah otorita Bullion Big Bank Ratu Mas Kencana Room A1-1A. Maka, seluruh jumlah tertera dalam perjanjian Green Hilton, adalah merupakan bagian dari daftar Exhibit A. List of Certificate UBS. Dengan Total Volume 74.760.920.184 KGs.

DEWAN IKATAN DOCUMENT OF INTERNATIONAL

CROWN COUNCIL XIII

CERTIFICATE CODE 99.98 SERIES 01-4 ASSET

H.M. TREASURY KING OF KING’S AM-1

THE FOUNDING FATHER’S REGIONAL INTERNATIONAL

ADDITING WORLD BANK AUTHORITY

Sumber: http://alangjr042.blogspot.co.id/2012/08/swissindo-world-trust-international.html Red.Mjp/rhdyt

Benarkah Indonesia Pemegang Saham Terbesar di Bank Dunia ?

JOURNALPOLICE.ID-International,Jim Yong Kim MD, PhD, juga dikenal dengan nama Kim Yong, adalah dokter dan antropolog Korea-Amerika yang diangkat menjadi Presiden Bank Dunia ke-12 pada Juli 2012. Selaku Presiden Bank Dunia beberapa waktu lalu dalam kunjungannya ke Indonesia sempat melontarkan beberapa kalimat yang sangat strategis dan menggelitik untuk dicermati lebih lanjut, bagi kebanyakan orang, sepintas pernyataan tersebut biasa saja, akan tetapi bagi kami pernyataan tersebut sungguh menarik untuk dicermati.

Berikut ini beberapa poin penyataan dan kunjungan Jim Yong Kim yang menjadi perhatian

  1. “Indonesia sebagai salah satu pemegang saham paling penting bagi lembaganya” (Bank Dunia).
  2. “Kantor kami di Jakarta yang dibuka pada tahun 1968, adalah kantor (baca Bank Dunia) pertama di luar Washington DC.”
  3. Dalam kunjungannya kali ini selain bertemu dengan Presiden Joko Widodo juga menemui secara khusus Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Apa artinya pernyataan Presiden Bank Dunia tersebut ? Menyikapi pernyataan tersebut mengindikasikan adanya pengakuan tersembunyi dari Bank Dunia bahwa Indonesia sebenarnya merupakan pemegang saham mayoritas dari Bank Dunia. Dan sebagai pemegang saham mayoritas, sudah sewajarnya bahwa kantor pertama perwakilan Bank Dunia di luar Washington DC adalah di Jakarta.

Sejarah ini berawal dari jaman penjajahan oleh Belanda selama 350 tahun lamanya menguasai pulau Jawa dan sebagian besar wilayah Indonesia. Ketika itu Raja-Raja dan kalangan bangsawan, khususnya yang pro kepada Belanda lebih suka menyimpan harta kekayaannya dalam bentuk Emas murni batangan maupun Berlian di Bank Sentral milik kerajaan Belanda di Hindia Belanda, The Javache Bank (cikal bakal dari Bank Indonesia).

Secara diam-diam atas instruksi pemerintahnya, para bankir The Javasche Bank memboyong seluruh emas murni batangan maupun berlian milik para nasabahnya (Raja-Raja dan bangsawan Nusantara) ke Netherlands dengan alasan keamanannya kalau disimpan di pusat kerajaan Belanda. (saat para nasabah mempertanyakan hal itu setelah belakangan hari ketahuan).

Lalu meletuslah Perang Dunia II di front Eropa, wilayah kerajaan Belanda dikuasai pasukan Nazi Jerman, militer Hitler dan pasukan SS Nazinya memboyong seluruh harta kekayaan Belanda ke Jerman. Sialnya, semua harta simpanan para raja di Nusantara yang tersimpan di Bank Sentral Belanda ikut dibawa ke Jerman.

Perang Dunia II front Eropa berakhir dengan kekalahan Jerman di tangan pasukan Sekutu yang dipimpin Amerika Serikat. Oleh pasukan Amerika Serikat seluruh harta jarahan SS Nazi diangkut semua ke negara Amerika Serikat, tanpa terkecuali harta milik Raja-Raja dan bangsawan di Nusantara yang sebelumnya disimpan pada Bank Sentral Belanda. Maka dengan modal harta tersebut, Amerika kembali membangun The Federal Reserve Bank (FED) yang hampir bangkrut karena dampak Perang Dunia II, oleh pemerintahnya The FED ditargetkan menjadi ujung tombak sistem kapitalisme Amerika Serikat dalam menguasai ekonomi dunia.

Belakangan kabar penjarahan emas murni batangan oleh pasukan Amerika Serikat untuk modal membangun kembali ekonomi Amerika Serikat yang sempat terpuruk pada Perang Dunia II itu didengar pula oleh Presiden Republik Indonesia (RI) I yaitu Ir Soekarno dan langsung merespon lewat jalur diplomatik rahasia untuk memperoleh kembali harta karun itu dengan mengutus Dr Subandrio, Chaerul Saleh dan Yusuf Muda Dalam walaupun peluang mendapatkan kembali hak sebagai pemilik harta tersebut sangat kecil. Pihak Amerika Serikat dan beberapa negara Sekutu saat itu selalu berdalih kalau Perang Dunia masuk dalam kategori Force Majeure yang artinya tidak ada kewajiban pengembalian harta tersebut oleh pihak pemenang perang.

Namun dengan kekuatan diplomasi Presiden RI IR. Soekarno akhirnya berhasil meyakinkan para petinggi Amerika Serikat dan Eropa kalau aset harta kekayaan yang diakuisisi Sekutu berasal dari Indonesia dan milik Rakyat Indonesia. Bung Karno menyodorkan fakta-fakta yang memastikan para ahli waris dari nasabah The Javache Bank selaku pemilik harta tersebut masih hidup, Maka pengakuan dan kesepakatan tersebut dituangkan dalam perjanjian yang dikenal dengan “The Green Hilton Memorial Agreement” pada tahun 1963 di Jenewa.

Salah satu klausul dalam perjanjian The Green Hilton Memorial Agreementtersebut adalah membagi 50%:50% antara Republik Indonesia dan Amerika Serikat-Sekutu dengan bonus belakangan satelit Palapa dibagi gratis oleh Amerika Serikat kepada Republik Indonesia. Artinya, 50% (52.150 ton Emas murni) dijadikan sebagai kolateral untuk membangun ekonomi Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa yang dihancurkan oleh pasukan Nazi Jerman, sedangkan 50% lagi dijadikan sebagai kolateral yang membolehkan bagi siapapun dan negara manapun untuk menggunakan harta tersebut dengan sistem sewa (leasing) selama 41 tahun dengan biaya sewa per tahun sebesar 2,5% yang harus dibayarkan kepada Republik Indonesia melalui Ir. Soekarno. Kenapa hanya 2,5%? Karena Bung Karno menerapkan aturan zakat dalam Islam.

Pembayaran biaya sewa yang 2,5% itu harus dibayarkan pada sebuah accountkhusus a.n The Heritage Foundation (The HEF) dengan instrument-nya adalah lembaga-lembaga otoritas keuangan dunia (IMFWorld BankThe FED danThe Bank International of Sattlement/BIS). Kalau dihitung sejak 21 November 1965, maka jatuh tempo pembayaran biaya sewa yang harus dibayarkan kepada Republik Indonesia pada 21 November 2006. Berapa besarnya? 102,5% dari nilai pokok yang banyaknya 57.150 ton emas murni + 1.428,75 ton emas murni= 58.578,75 ton emas murni yang harus dibayarkan para pengguna dana kolateral milik bangsa Indonesia ini.

Padahal, terhitung pada 21 November 2010, dana yang tertampung dalam The Heritage Foundation (The HEF) sudah tidak terhitung nilainya. Jika biaya sewa 2,5% per tahun ditetapkan dari total jumlah batangan emasnya 57.150 ton, maka selama 45 tahun x 2,5%= 112,5 persen atau lebih dari nilai pokok yang 57.150 ton emas itu, yaitu 64.293,75 ton emas murni yang harus dibayarkan pemerintah Amerika Serikat kepada Republik Indonesia. Jika harga 1 troy once emas (31,105 gram emas) saat ini sekitar USD1.175.48, berapa nilai sewa kolateral emas sebanyak itu, Hitung sendiri saja berapa Rupiah jumlahnya

Mengenai keberadaan account The HEF, tidak ada lembaga otoritas keuangan dunia manapun yang dapat mengakses rekening khusus ini, termasuk lembaga pajak. Karena keberadaannya yang sangat rahasia. Makanya, selain negara-negara di Eropa maupun Amerika Serikat yang memanfaatkan rekening The HEF ini, banyak Taipan kelas dunia maupun penjahat ekonomi kelas paus dan hiu yang menitipkan kekayaannya pada rekening khusus ini agar terhindar dari pajak. Tercatat orang-orang seperti George Soros, Bill Gate, Donald Trump, Adnan Kasogi, Raja Yordania, Putra Mahkota Saudi Arabia, bangsawan Turko dan Maroko adalah termasuk orang-orang yang menitipkan kekayaannya pada rekening khusus tersebut.

Selain itu, George Soros dibantu dinas rahasia CIA pernah berusaha membobol account khusus tersebut, namun gagal. Bahkan akhir 2008 lalu, George Soros pernah mensponsori sepasukan kecil agen CIA dan MOSSAD (agen rahasia Israel) mengadakan investigasi rahasia dengan berkeliling di pulau Jawa demi untuk mendapatkan user account dan PIN The HEF tersebut termasuk untuk mencari tahu siapa yang diberi mandat Ir Soekarno terhadap account khusus itu. Padahal Ir Soekarno tidak pernah memberikan mandat kepada siapa pun. artinya pemilik harta rakyat Indonesia itu tunggal, yakni Bung Karno sendiri. Sampai saat inI

Penjahat Perbankan Internasional Manfaatkan Saat Ada Bencana Alam Besar, Sialnya, CUSIP Number (nomor register World Bank) atas kolateral ini bocor. Nah, CUSIP inilah yang kemudian dimanfaatkan kalangan bankir papan atas dunia yang merupakan penjahat kerah putih (white collar crime) untuk menerbitkan surat-surat berharga atas nama orang-orang Indonesia. Pokoknya siapa pun dia, asal orang Indonesia berpassport Indonesia dapat dibuatkan surat berharga dari UBS, HSBC dan bank besar dunia lainnya. Biasanya terdiri dari 12 lembar, di antaranya ada yang berbentuk Proof of Fund, SBLC, Bank Guaranted, dan lainnya. Nilainya pun fantastis, rata-rata di atas 500 juta dolar AS hingga 100 miliyar dolar AS.

Ketika dokumen tersebut dicek, maka kebiasaan kalangan perbankan akan mengecek CUSIP Number. Jika memang berbunyi, maka dokumen tersebut dapat menjalani proses lebih lanjut. Biasanya kalangan perbankan akan memberikan bank officer khusus bagi surat berharga berformat Window Timeuntuk sekedar berbicara sesama bank officer jika dokumen tersebut akan ditransaksikan. Sesuai prosedur perbankan, dokumen jenis ini hanya bisa dijaminkan atau dibuatkan rooling program atau private placement yang bertempo waktu transaksi hingga 10 bulan dengan High Yield antara 100% s.d 600% per tahun.

Nah, uang sebesar itu hanya bisa dicairkan untuk proyek kemanusiaan. Makanya, ketika terjadi musibah Tsunami di Aceh dan gempa di DIY, maka dokumen jenis ini beterbangan sejagat raya bank. Brengseknya, setiap orang Indonesia yang namanya tercantum dalam dokumen itu, masih saja hidup miskin blangsak sampai sekarang. Karena memang hanya permainan bandit bankir kelas hiu yang mampu mengakali cara untuk mencairkan aset yang terdapat dalam rekening khusus itu.

Kisah sedih itu terjadi. Presiden SBY ikut serta dalam pertemuan G20 April silam. Karena Presiden SBY tidak pernah percaya, atau mungkin ada hal lain yang kita belum tahu, maka SBY ikut serta menandatangani rekomendasi G20. Padahal tekenan SBY dalam sebuah memorandum G20 di London itu telah diperalat oleh otoritas keuangan dunia untuk menghapuskan status harta dan kekayaan rakyat Indonesia yang diperjuangkan Bung Karno melalui kecanggihan diplomatik. Mengapa, karena isi memorandum itu adalah seakan memberikan otoritas kepada lembaga keuangan dunia seperti IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan baru bagi mengatasi keuangan global yang paling terparah dalam sejarah ummat manusia.

Atas dasar rekomendasi G20 itu, segera saja IMF dan World Bank mendesak Swiss untuk membuka 52.000 rekening di UBS yang oleh mereka disebut aset-aset bermasalah. Bahkan lembaga otoritas keuangan dunia sepakat mendesak Vatikan untuk memberikan restu bagi pencairan aset yang ada dalam The Heritage Foundation demi menyelamatkan ummat manusia. Memang, menurut sebuah sumber terpercaya, ada pertanyaan kecil dari Vatikan, apakah Indonesia juga telah menyetujui? Tentu saja, tandatangan SBY diperlihat dalam pertemuan itu.

Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan. Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara.

Kalau benar itu, Berarti sirnalah sudah harta rakyat dan bangsa Indonesia. maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan triliun dollar Amerika. Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia. Lantas ada pertanyan; Sebodoh itukah kita?

Keberadaan emas bukan khayalan. Terbukti pada 2003 dibuka lembaga OITS di Thailand sebagai wujud pengakuan. Dihandel oleh Dr.Ray C Dam melalui“International Combined Collateral Accounts” sebagai pasangan “Global Debt Facility”. Semacam pengakuan hutang antar bangsa. Lembaga ini diakui PBB (UN). Sayangnya belum cair dana kepada pemilik malah keburu ribut.Red.Mjp/rhdyt sbr:medsos