PELELANGAN SAWAH KAS DESA KARUNGAN DIWARNAI KERICUHAN

Journalpolice.id
sragen. Pelelangan kas desa karungan kecamatan plupuh Yang di hadiri sumarno selaku camat plupuh dan di saksikan kepala desa  Joko sunarso SP ,ketua BPD Sutrisno dan di saksikan perangkat desa. di hadiri 130 pelelang yg berasal dr daerah setempat.dari 130 pelelang merebutkan 47 petak lahan sawah yg terletak di sebelah selatan desa karungan,kec plupuh.di saat mulainya di laksanakan lelang salah satu warga usul untuk merubah harga, karna harga lelang terlalu tinggi, sehingga memberatkan warga khususnya petani, pada saat pengumuman warga untuk merubah harga sempat terjadi suara riuh tapi akhirnya terkendali,  lurah joko sunarso mengambil kebijakan mengikuti rakyat khususnya petani untuk merubah harga.

hasil lelang sawah kas desa.

Kontributor : C. Aritonang jp
Editor: gendut jp

PEMERINTAHAN BOYOLALI  Cegah Kecurangan, Panitia Seleksi Perangkat Desa

JIBIPhoto

Ilustrasi perangkat desa

Editor : Eka awi

Panitia seleksi perangkat desa di Simo, Boyolali, bakal dikarantina untuk mencegah kecurangan.

JOURNALPOLICE.ID , Boyolali — Pemerintah Kecamatan Simo, Boyolali, telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam seleksi pengisian jabatan perangkat desa.

Salah satunya dengan mengarantina panitia seleksi sehari sebelum hari H hingga hari pelaksanaan seleksi. Hal itu disampaikan Camat Simo, Hanung Mahendra, selepas menggelar rapat bersama tim pengendali dari Pemkab Boyolali terkait pengangkatan perangkat desa, Senin (9/10/2017).

Kebijakan karantina itu juga untuk memberi kenyamanan dan kepastian kepada peserta tes bahwa tes benar-benar jujur, adil, terbuka, dan tidak bocor. “Selama dikarantina, ponsel panitia kami amankan. Namun, semua kebutuhan panitia akan kami sediakan, mulai makan, minum, tempat tidur, laptop, mesin fotokopi, uang tambahan, dan lain-lainnya,” ujarnya.

Menurut mantan Sekretaris Camat Nogosari ini,. merebaknya isu jual beli jabatan perangkat desa di Boyolali memang cukup merisaukan. Kondisi ini jika dibiarkan bisa menurunkan wibawa pemerintah desa dan membuat masyarakat tidak lagi percaya lagi aparatur negara.

Untuk itulah, Pemerintah Kecamatan Simo mengambil kebijakan untuk mengarantina seluruh panitia seleksi guna menjaga kepercayaan publik. Tak hanya itu, pemerintah kecamatan juga bekerja sama dengan kepolisian untuk membantu mengamankan soal dan lokasi tes seleksi.

“Soal-soal ujian akan kami serahkan kepada tim dari akademisi. Terkait lokasi ujian, masih kami cari lokasi yang sesuai dan nyaman. Idealnya, satu ruangan untuk 20 peserta dan diawasi minimal dua pengawas per ruangan,” jelasnya.

Hanung menyebutkan jumlah lowongan perangkat desa di wilayah Simo ada 22 kursi, mulai carik, kadus, hingga sejumlah kepala urusan (kaur). Hingga saat ini, jumlah pendaftar yang sedang diproses berkas kelengkapannya ada 119 orang.

Materi yang akan diujikan meliputi agama, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Pengetahuan Pemerintahan Desa. “Model soal tes akan memakai cek poin atau objektif,” jelasnya.

Terpisah, Camat Sawit, Dwi Sundarto, mengatakan semua proses seleksi tetap berjalan sesuai aturan normatif. Meski kebijakan seleksi ini berada di tangan camat, namun pemerintah desa tetap dilibatkan untuk memberikan pertimbangan.

“Aturannya memang desa bisa mengusulkan minimal dua dari satu kursi untuk diajukan seleksi. Namun, hasil tes tertulis tertinggi tetap menjadi pertimbangan utama,” jelasnya.

Sesuai jadwal, tes tertulis serentak di Boyolali akan digelar 6-7 November 2017. Setiap kecamatan berhak menentukan sendiri model seleksi dengan tetap menjaga asas kejujuran dan keadilan.

Berikut tahapan dan jadwal seleksi perangkat desa serentak di Boyolali tahun 2017:
6-12 Oktober: Melengkapi berkas pendaftar
13-20 Oktober: Penelitian berkas pendaftar
21 Oktober:
-Penetapan peserta yang lolos adminsitrasi
-Penyerahan berkas peserta ke kepala desa oleh panitia pendaftaran
23 Oktober: Kades mengusulkan nama-nama peserta tes ke Camat
24-26 Oktober: Pembentukan tim penguji
3 November: Pemberitahuan lokasi, waktu, dan materi ujian kepada peserta
6-7 November: Pelaksanaan tes tertulis
8 November: Pengumuman dan penyampaian hasil tes tulis kepada Kades
9-13 November: Kades konsultasi dengan camat
1-22 November: Rekomendasi camat atas peserta yang bakal menjadi perangkat desa
23-11 Desember: Kades menerbitkan keputusan tentang perangkat desa yang bakal dilantik .

 

Sumber: Surat Edaran (SE) Sekda dan

Turyono/tim jp

Proyek Dana Desa di Atas Rp100 Juta Dianjurkan Pakai DED

ARAN DAERAH KLATEN 

Editor : Eka Awi

Anggaran daerah Klaten, proyek dana desa yang nilainya lebih dari Rp100 juta dianjurkan pakai DED.

JOURNALPOLICE.ID , KLATEN — Proyek infrastruktur yang menggunakan dana desa dengan nilai lebih dari Rp100 juta dianjurkan dibuatkan detail engineering design (DED). Selama ini banyak proyek bernilai ratusan hingga miliaran rupiah tanpa disertai DED.

Pendamping Desa Kecamatan Trucuk Yusuf Siswanto mengatakan tidak semua proyek infrastruktur yang menggunakan dana desa wajib menggunakan DED. Proyek pembangunan talut atau irigasi yang nilainya di bawah Rp100 juta, misalnya, tidak wajib menggunakan DED.

Namun, proyek itu harus memiliki rencana anggaran biaya(RAB) desain. “RAB desain ini konsepnya lebih sederhana. Tapi bisa dijadikan acuan berapa kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk sebuah kegiatan,” ujar dia saat ditemui wartawan di kantornya

Yusuf menerangkan DED dalam proyek pembangunan desa memang kerap diabaikan. Alhasil, tak jarang terjadi mismanagement atau salah kelola seperti anggaran yang membengkak atau waktu pengerjaan molor. “Akibatnya ini akan berdampak pada kelancaran kegiatan-kegiatan lainnya.”

Ketua Pendamping Desa Klaten, Sri Widada, mengatakan pendamping desa terus mendorong agar kepala desa membikin DED dalam perencanaan proyek infrastruktur. Ia mengakui keberadaan DED masih terbilang asing di desa. “Ini lagi-lagi persoalan SDM sebetulnya,” kata Widada.

Kabid Penataan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) Klaten, Kliwon Yoso, mengatakan pembikinan DED diperlukan dalam proyek-proyek berskala besar. Apalagi proyek itu menyangkut keselamatan banyak orang.

“Perintah untuk bikin DED sebetulnya sudah ada aturannya,” kata Kliwon.

Ia menilai selama ini banyak kader di desa yang kurang memahami pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Klaten No. 22/2014 tentang Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa di Desa. Ia berharap ke depan banyak kades yang mulai mengimplementasikan Perbup itu sebagai dasar pengadaan barang dan jasa di wilayahnya.

“Kader kebanyakan belum membaca, belum memahami Perbup 22 itu sehingga belum mengacu kepada aturan itu soal pengadaan barang dan jasa di desa,” terang Kliwon.

Sumber : Sr/tim jp

MENGHARUKAN , PISAH SAMBUT DAN SERAH TERIMA JABATAN KADES NGROMBO

Journalpolice.id-

Sragen , Serah terima tugas dan tangung jawab kepala desa lama Wagimin teguh yuliyanto kepada PLt kepada desa Arief budi jatmiko s.tp, pereode 2011 sampai 2017 hingga terpilih nya kades baru tanggal 6 desember 2017 mendatang. Di ketahui , Wagimin teguh yuliyanto kades lama desa ngrombo masa jabatan nya berakhir pereode 4 oktober 2011 sampai dengan 4 oktober 2017. Pelaksaan serah terima jabatan tersebut Rabu ( 4/10/2017 ) di aula Balai desa ngrombo , kecamatan plupuh , kabupaten sragen . Di hadiri oleh jajaran muspika kecamatan plupuh , tokok masyarakat, BPD, LP2MD ,Karang taruna dan lembaga kemasyarakatan yang lain, Acara berlangsung khidmat di awali dengan pembacaan SK pemberhentian dengan hormat kepada kepala desa ngrombo Wagimin teguh yuliyanto yang di terus kan dengan pembacaan SK keputusan pengangakatan PJ Arief budi jatmiko s.tp sebagai kades desa ngrombo yang baru. Ucapan terima kasih dan mohon maaf masyarakat desa ngrombo oleh kades lama Wagimin teguh yuliyanto yang selama dua pereode di berikan amanah untuk memimpin desa ngrombo.” Ada rasa sedih , ada juga rasa bangga bisaemberikan tenaga , pikiran , semua nya selama mengabdikan kepada masyarakat desa ngrombo.Kata ” Wagimin , saat memberikan sambutan perpisahaan ” tentunya banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat , makanya untuk kesempatan ini saya ” mohon maaf bila dalam selama ini melayani masyarakat kurang sesuai dengan harapan ” tambah wagimin teguh yuliyanto.

Sementara , pejabat baru PLT kades desa ngrombo Arief budi jatmiko s.tp , mengatakan akan mengutamakan program yang berkaitan dana desa ” saya akan mengutamakan program yang sesuai aturan yang ada dan menjalan kan tugas dan tanggung jawab Plt kades. Sesuai dengan hasil musawarah mufakat desa ngrombo, membenahi desa grombo dengan bekerja sama dengan lembaga – lembaga yang ada di desa. ” Ungkap nya . Camat plupuh , Sumarno pada arahanya mengapresiasi pelaksanan serah terima jabatan PLt kepala desa, namum kita bersyukur telah terlaksana dengan baik , kepada desa ini resmi diserah terimakan pejabat lama dengan pejabat PLt kepala desa yang baru. Di tambahkan ” Kami mengucapkan selamat kepada PLt kades yang baru. Ia berharap dengan hadir nya PLt kepala desa yang baru , dapat memberikan angin segar , memberikan semangat yang baru , khusus nya di desa ngrombo. ” papar nya.

Sumber ; ( suparno gundul )

Editor : gendut

MENGHARUKAN , PISAH SAMBUT DAN SERAH TERIMA JABATAN KADES NGROMBO SRAGEN

Editor : Eka Awi

JOURNALPOLICE.ID , Sragen – Serah terima tugas dan tangung jawab kepala desa lama Wagimin teguh yuliyanto kepada PLt kepada desa Arief budi jatmiko s.tp, pereode 2011 sampai 2017 hingga terpilih nya kades baru tanggal 6 desember 2017 mendatang.

Di ketahui , Wagimin teguh yuliyanto kades lama desa ngrombo masa jabatan nya berakhir pereode 4 oktober 2011 sampai dengan 4 oktober 2017. Pelaksanaan serah terima jabatan tersebut Rabu ( 4/10/2017 ) di aula Balai desa ngrombo , kecamatan plupuh , kabupaten sragen .

Di hadiri oleh jajaran muspika kecamatan plupuh , tokok masyarakat, BPD, LP2MD ,Karang taruna dan lembaga kemasyarakatan yang lain, Acara berlangsung khidmat di awali dengan pembacaan SK pemberhentian dengan hormat kepada kepala desa ngrombo Wagimin teguh yuliyanto yang di terus kan dengan pembacaan SK keputusan pengangakatan PJ Arief budi jatmiko s.tp sebagai kades desa ngrombo yang baru.

Ucapan terima kasih dan mohon maaf masyarakat desa ngrombo oleh kades lama Wagimin teguh yuliyanto yang selama dua pereode di berikan amanah untuk memimpin desa ngrombo.” Ada rasa sedih , ada juga rasa bangga bisa memberikan tenaga , pikiran , semua nya selama mengabdikan kepada masyarakat desa ngrombo.Kata ” Wagimin , saat memberikan sambutan perpisahaan ” tentunya banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat , makanya untuk kesempatan ini saya ” mohon maaf bila dalam selama ini melayani masyarakat kurang sesuai dengan harapan ” tambah wagimin teguh yuliyanto.

Sementara , pejabat baru PLt kades desa ngrombo Arief budi jatmiko s.tp , mengatakan akan mengutamakan program yang berkaitan dana desa ” saya akan mengutamakan program yang sesuai aturan yang ada dan menjalan kan tugas dan tanggung jawab Plt kades.

Sesuai dengan hasil musawarah mufakat desa ngrombo, membenahi desa grombo dengan bekerja sama dengan lembaga – lembaga yang ada di desa. ” Ungkap nya . Camat plupuh , Sumarno pada arahannya mengapresiasi pelaksanan serah terima jabatan PLt kepala desa, namum kita bersyukur telah terlaksana dengan baik , kepada desa ini resmi diserah terimakan pejabat lama dengan pejabat PLt kepala desa yang baru. Di tambahkan ” Kami mengucapkan selamat kepada PLt kades yang baru.

Ia berharap dengan hadir nya PLt kepala desa yang baru , dapat memberikan angin segar memberikan semangat yang baru , khusus nya di desa ngrombo. ” papar nya.

 

 

 

 

Sumber : tim jp/mr parno gundul

Kirab grebeg syuro desa ngadirojo boyolali

Editor : Eka Awi

JOURNALPOLICE.ID , Boyolali – Dalam Nguri uri budaya jawa dalam bulan syuro ini bagi pemerintah desa ngadirojo dan perangkat desa, mengelar tasyakuran tepat bulan syuro 10 muharam 1439 H.

Acara tersebut digelar pada tanggal 30-31 september 2017. Adapun peserta yang mengikuti,  dari kepala desa sekeluarga, perangkat desa sekeluarga, BPD, RT, tes, linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh agama se desa, ngadirojo sekalian.Berbagai pakaian adat yang digunakan dalam kirab motif kejawen dan pakaian adat jawa tengah.

Dari pantauan tim JP dilapangan,Jenis gunungan yang di bawa ke kantor desa, ngadirojo yaitu Kadus 1 gunungan sayur dan polo kependem, kadus 2, gunungan ketan, alem dan pisang, kadus 3 gunungan nasi kuning nasi luhut dan rasulan kadus 4 hubungan buah-buahan sebagao pelengkap acara tersebut.

Oleh panitia acara susunan acara kirab gunungan yaitu terdiri dari penyerahan gunungan oleh masing masing kadus:
A. Kadus 1: Bp. Slamet Widodo
B. Kadus 2: Bp. P. Margono
C. Kadus 3: Bp. Wahyudi
D. Kadus 4: Bp.Gunadi

Salah satu pemerintah desa yang di temui oleh tim JP menuturkan,sebut saja hayoko sh, acara tersebut di gelar untuk memperingati hari muharam 1439 h.2017. Dengan tujuan mempersatukan persaudaraan baik dari tokoh masyrakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, pemuda sampai se desa ngadirojo, walaupun berbeda beda tapi satu tujuan.sekaligus melestarikan budaya.

Harapan dari semua kalangan Semoga dengan di gelarnya grebeg syuro ini, warga adem ayem tenteram, rukun agawe sentoso, gemah ripah loh jinawi bagi warga ngadirojo dan sekitarnya.

Yang tak kalah menariknya,acara tersebut juga di meriahkan oleh berbagai seni dan budaya se desa ngadirojo, yaitu dari Tari,reok, tari anguk modern dan seni drumblek se desa ngadirojo serta dipuncak acara wayang kulit semalam suntuk.

 

 

 

Sumber : Rohimin/tim JP

JOOSS , KADES CANTIK !! SULAP KANTOR BALAI DESA NYA YANG TERBELAKAN ,KINI JADI CONTOH DESA -DESA LAIN.

Journalpolice.id

Sragen , Terletak di kecamatan plupuh kabupaten sragen, tepat nya di desa manyarejo . barang kali sebelum nya masih agak jarang mendengar , namum beberapa tahun terakhir desa manyarejo kini mulai menggebrak dengan menjadi salah satu Desa paling menonjol di antara enam belas desa yang ada di kecamatan plupuh. Masyarakat mulai banyak melihat , merasakan berbagai terobosan dalam memberikan pelayanan kepada warga . Seperti kemajuan lnfrastruktur dan fasilitas publik.Itu semua tak lepas dari campur tangan dingin kepala desa ( kades ) Warsini, yang di percaya warga untuk memegang tampuk ke pemimpinan . Kades yang di kenal memiliki paras cantik itu, juga piawai memaneger desa dan seluruh elemen untuk bahu membahu merombak desa Manyarejo yang dulu terbelakang kini menjadi salah satu rujukan pembangunan oleh desa – desa lain.

Selain cantik ! Kades yang di kenal merakyat itu mengakui komunikasi yang intensif dan sinergis yang terbangun di internal perangkat desa dengan lembaga seperti (BPD ) , LP2MD dan semua elemen masyarakat adalah faktor yang cukup berperan menunjang keberhasilan di desanya .Menurut nya terbukti hampir beberapa tahun saya menjabat , kekompakan dan semangat totalitas bekerja bersama antara perangkat dan elemen masyarakat , sudah mulai kelihatan .peningkatan pembangunan semua aspek sudah signifikan di banding sebelum nya, ” tandasnya.

Salah satu warga desa manyarejo saat di temui tim journalpolice.id , mengatakan ” saya sendiri merasakan ada perubahan kemajuan sangat signifikan di pembangunan. Salah satu nya ” Balai desa “ yang terlihat mentereng, gagah. Selain itu koordinasi antara perangkat kades, perangkat dan elemen terkait seperti BPD juga harmonis. ” ungkap nya.

Sumber : Suparno (gundul)

Editor : Gendut