EDI SANTOSA: BLORA MARAK PENCURIAN KAYU


Jp-Blora – Maraknya pencurian kayu di Kabupaten Blora menjadi perhatian dari kalangan pemerintah terutama pihak kepolisian. Mengingat letak geografis Blora yang dikelilingi oleh hutan, yang dulunya hutan sebagai target operasi pencarian, sekarang para pencuri sudah merambah menjadikan TPK sebagai target operasinya. Seperti yang diutaran oleh Edy santosa Kanit Reskrim Polsek Blora kota.

“Sekarang para blandong (red-pencuri kayu) sudah berani melakukan aksinya Di beberapa Tempat Pelelangan Kayu (TPK), dan kasus ini yang baru saja kami tangani”kata Kanit Reskrim di ruang kerjanya.
Belum lama ini Kanit Reskrim beserta team telah berhasil membekuk beberapa tersangka pencuri kayu setelah lah adanya laporan dari kepala TPK Medang.
“pada tanggal 23/01/2019, sekitar pukul 14.00 wib, kami menerima laporan dari kepala TPK Medang bahwa telah terjadi pencurian kayu sebanyak 10 batang sonokeling dan 4 batang mahoni dengan ukuran yang bervariatif” lanjut Edy Santosa.

Setelah menerima laporan, pada tanggal 24/01/2019 dari pihak polsek melakukan olah TKP dan mengumpulkan beberapa data untuk dilakukan penyidikan kasus yang terjadi di TPK Medang ini. Hampir 2 minggu melakukan penyidikan, polisi menetapkan 6 orang yang dicurigai sebagai pelaku dalam kasus pencurian ini.

“dari beberapa hal temuan Di lapangan, kami simpulkan ada sekitar 6 orang yang melakukan pencurian ini, tiga diantaranya sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan sudah kami amankan sementara ini kami titipkan ditahanan Polres Blora” ucapnya.

Penetapan tersangka berdasar dari pengakuan pelaku setelah dilakukannya penangkapan di tiga tempat berbeda pada tanggal 08/02/2019,pada saat pemeriksaan pihak kepolisian sempat menawarkan jasa advokasi akan tetapi ditolak oleh ketiga pelaku.

“dalam BAP, pelaku terancam pasal 363 pencurian dan pemberatan” tambahnya.

Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran kepada ketiga tersangka lain. Pihaknya meminta kepada masyarakat jika mengetahui keberadaan tiga pelaku untuk segera melaporkan ke polsek Blora kota untuk segera dilakukan penangkapan.

“kami menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk segera melaporkan keberadaan ketiga pelaku lainnya, karena diantara pelaku ini merupakan residivis pencurian kayu yang beberapa bulan lalu baru keluar dari lapas” tutup Edi Santosa.(red.mjp/pras)

BABINSA KORAMIL DAN KABIMAS POLSEK JEBRES HADIRI MALAM ANGGORO KASIH DI AULA KANTOR KEJAKSAAN SURAKARTA


foto: Yatno (babinsa jebres)Akp.Wagino(Kabimas jebres) Tawar susanto tokoh agama

JP-Solo, dialog kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam penguatan kebhinekaan disajikan kembali sarasehan malam Anggoro Kasih malam (seloso Kliwon) pada 18 Februari 2019 di Kantor Kejaksaan Surakarta Jawa Tengah.

Tawar Susanto ketua paguyuban keluarga kapribaden menuturkan pentingnya kebinekaan dalam kepwrcayaan kepada tuhan yang maha esa tinggalan para leluhur budaya jawa sangat beragam cara manembah,maneges marang gustine dan tidak saling menjelekan ataupun merendahkan antar aliran kepercayaan di indonesia.

Tampak hadir dari kiri Sertu yatno dari Babinsa Koramil jebres kel kepatihan wetan mewakili komandan koramil jebres hadir juga Kapolsek jebres di wakili kabimas akp wagino, ketua paguyuban tokoh agama serta diikuti anggota paguyuban seluruh soloraya.

Malam Anggoro kasih dimana malam seloso kliwon bisa dikatakan sebagai budaya leluhur yang pada jaman dulu kraton solo selalu memperingati sebagai malam penuh berkah dan kecintaan kebinekaan yang selalu diadakan dimana era milinial ini jarang sekali anak cucu kita yang sudah dan tidak mau nguri nguri lagi doa dan dialog ini bertujuan nguri-nguri kembali kebinekaragaaman aliran kepercayaan yang telah melemah , imbuhnya.(red.mjp/yuki)

PONPES NURUL HUDA DAPAT KUNJUNGAN DARI BAINTELKAM MABES POLRI BERSAMA TIM INTEL POLRES SRAGEN


JP-Sragen -Badan Intelijen dan Keamanan (BAINTELKAM) Mabes Polri yang di dampingi tim Intel polres Sragen Melakukan kunjungan silaturahmi ke pondok pesantren NURUL HUDA yang terletak di Desa Plosorejo Kec.Gondang Kab.Sragen.

Silahturahmi tersebut dilakukan bukan tanpa alasan sebab pengasuh pondok pesentren tersebut Merupakan Tokoh yang teramat sangat di segani di kalangan masyarakat di Kab.Sragen.

Sebagai bentuk upaya sosialisasi demi terciptanya suasana yang kondusif menjelang di adakanya pesta demokrasi di Negeri ini. Maka silaturakhim ke Pondok Pesantren bisa di nilai penting , Oleh sebab itu BAINTELKAM Mabes Polri yang di wakili (1) IPDA. Muhammad Tri Fauzan (2)IPDA. Maharani Stya Devi. H, dan (3)IPDA. Ojeza Wilita Pangabean,
Sengaja meng agendakan untuk bertemu dengan pengasuh pondok pesantren Nurul Huda yaitu beliau Abah Syarif Hidayatullah.

Disamping Sebagai upaya sosialisasi keamanan menjelang pemilu. Kunjungan ini juga di nilai sebagai bentuk upaya Deradikalisme terhadap pondok pesantren.

Sebagai bukti nyata komitmen polri untuk menangkal pahan radikalisme, Kunjungan BAINTELKAM Mabes polri ini juga untuk menampik stigma masyarakat secara umum. Yang mana telah menganggap pondok pesantren banyak yang menjadi sarang daripada teroris.

Kedatanagan rombongan BAINTELKAM Mabes Polri di sambut baik oleh Abah Syarif Hidayatullah serta para santri dan pengurus serta awak media. Di sela sela kata sambutan , Abah Syarif menyatakan demi keutuhan NKRI maka beliau secara pribadi menyatakan bahwa pondok pesantren Nurul Huda menolak paham radikalisme yang bisa membahayakan keutuhan NKRI . ia pun juga mendukung keutuhan NKRI dan pemilu serta PILPRES 2019 secara damai demi keutuhan negara kesatuan Republik indonesia.(red.mjp/S.WIDODO)

KHOFIFAH HABIS DILANTIK JADI GUBERNUR LANGSUNG GRATISKAN SPP DAN SRAGAM BAGI SISWA SMA DAN SMK NEGERI


Foto: Hilda Meilisa Rinanda

JP-Surabaya – Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan mulai bulan Juli nanti, pembayaran SPP untuk SMA dan SMK Negeri di Jatim bisa gratis. Anggarannya pun telah tersedia.

“SMA dan SMK Negeri gratis sudah ada anggarannya, mulai Juli, mulai tahun ajaran 2019 sampai 2020 untuk negeri,” ujar Khofifah di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (15/2/2019).

Sementara itu, Khofifah mengaku pihaknya tengah membahas rencana anggaran untuk penggratisan seragam bagi siswa SMA dan SMK. Namun pembahasan ini baru untuk sekolah negeri di Jatim.

“Kita juga finalisasi membahas soal anggaran untuk seragam. Jadi kan basis yang kita siapkan adalah untuk sekolah negeri,” lanjutnya.

Untuk penggratisan seragam nanti, Khofifah mengatakan sedang menyiapkan konsep baru. Yakni akan memetakan sekolah mana yang membutuhkan, juga mana yang tidak terlalu membutuhkan dan ingin berbagi.

Dia melihat ada sekolah yang kemampuannya sudah baik, dan ingin berbagi seragam untuk sekolah lain yang lebih membutuhkan.

“Kita tahu bahwa banyak sekolah-sekolah, misalnya yang siswanya itu bahkan ingin berbagi. Oleh karena itu kita sedang menyiapkan format, misalnya yang membutuhkan saja yang bisa mengakses itu. Sehingga yang lain bisa dishare kepada saudara-saudaranya di SMA atau SMK yang membutuhkan,” pungkasnya. (red.mjp/detik.com hil/iwd)

RAFAEL : KOREM 074 WARASTRATAMA SURAKARTA ADAKAN SILATUROHMI DENGAN WARTAWAN SESOLO RAYA

soloraya-wujudkan Hubungan yang baik antara awak media dan TNI,Korem 074/Warastratama Surakarta mengadakan kegiatan SiLaturahmi kepada awak media sesolo raya hampir semua hadir,

Kegiatan ini diadakan Kolonel inf.Rafael Granada Baay selaku Danrem saat ini,menggantikan Brigjen TNI Widi Prasetijono yang mutasi menjadi Danrem Samarinda.

Sebelumnya Kolonel inf.Rafael granada Baay bertugas Danrindam Kodam XIV/WIRABUANA HASSANUDIN Makassar.

Mengawali masa bhaktinya di Korem 074/Warastratama, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay mengajak seluruh Awak media Se Solo Raya untuk bersilaturahmi, Jumat (15/2/2019).

Danrem mengungkapkan rasa bangga karena bisa duduk bersama rekan media se Solo Raya karena awak media merupakan salah satu yang bisa menjadikan rasa aman dan damai di suatu wilayah.

“Kita buat kegiatan seperti ini untuk mempererat silaturahmi, keakraban dan persaudaraan.

Selanjutnya mari kita bersama-sama untuk bersinergi dalam menjaga dan membangun Solo Raya ini agar bisa aman, damai, kondusif serta terhindar dari berita-berita hoax yang membuat resah masyarakat serta mari kita sumbangkan tenaga kita untuk menjaga keutuhan negeri ini agar tidak terpecah belah,” ungkap Danrem.

Lebih lanjut Danrem mengungkapkan bahwa peran Media baik cetak maupun elektronik sangat penting bahkan luar biasa karena itu harus tetap dipertahankan namun pemberitaannya harus berimbang dan aktual.

“Sumber berita sangat mempengaruhi penilaian berita apakah valid atau tidak.

Apalagi sekarang marak berita hoax yang membingungkan publik. Sehinga diperlukan Awak Media untuk meluruskan dan menyejukkan hati publik,” cetus Kolonel Rafael Granada Baay.

Diakhir sambutan Danrem berharap kemitraan yang sudah terbina dengan baik selama ini dapat terus terpelihara, sehingga kita dapat bersama-sama memberikan sumbangsih bagi kepentingan bangsa dan negara.

Salah satu awak media hariyanto memenuturkan dengan menjalin hubungan dengan awak media maka berita hoax mudah dalam pelacakan dan berkoordinasi dengan awak media sesoloraya kususnya dan walaupun beberapa media belum semua di undang karena suatu hal namun acara ini jadi agenda tahunan dan bukan hanya jelang pilpres saja sehingga negara aman
dari berita hoax dan media abal-abal.(red.mjp/sbr hariyanto)

MANAHAN GEGER TELAH DIAMANKAN OLEH TNI DAN POLRI DALAM SIMULASI HURU HARA PILPRES 2019

JP- Jateng Surakarta- Bertempat di Halaman Parkir Stadion Manahan Solo, Prajurit TNI dari kesatuan Kodim 0735/Surakarta, Yonif Raider 408/Sbh, dan Anggota Kepolisian dari Jajaran Brimob Polresta Surakarta melaksanakan Latihan Simulasi penanganan huru-hara, Sabtu (09-2-2019).

“Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim 0735/Surakarta yang juga turut mengendalikan jalannya latihan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan latihan ini bertujuan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 sehingga dapat berjalan dengan tertib dan aman.

“Disamping itu Latihan ini juga bertujuan untuk mengatasi apabila terjadi kerusuhan ataupun gejolak pada saat pemilu berlangsung.” Sengaja kita gelar latihan simulasi penanganan huru-hara ini agar anggota yang bertugas di lapangan betul-betul paham tugasnya masing-masing.” terangnya.

“Kita tamamkan pada diri pribadi masing-masing anggota siapa berbuat apa, jadi masing-masing individu hafal betul apa yang harus ia perbuat saat melaksanaka tugas dilapangan.

“Diharapkan dengan adanya Latihan Simulasi Penanganan huru-hara ini para prajurit betul-betul siap mengamankan pelaksanaan pemilu yang sebentar lagi akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah indonesia.” Pungkasnya.(Red.mjp/rois/Heri/Agus/sbr: Pendim 0735 Surakarta).

PEMBUKAAN PENCAK SILAT SUKOWATI CUP “PSHT PUSAT MADIUN” SE EKSKARIDIDENAN SURAKARTA


JP- JATENG SRAGEN- Pembukaan pencak silat sukowati cup yang diselenggarakan PSHT bertempat di Ranting Gemolong dikuti PSHT Se Karisidenan Surakarta yang di ikuti 164 peserta.

Malam ini Resmi Di buka oleh Jumadi ketua PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun di Gedung IPHI Gemolong Dk.Sidomulyo, Kel. Ngembatpadas,Kec.Gemolong,KabSragen,Jum,at(08-02-2019) Malam Pukul 20.00 Wib.

Hadir dalam acara pembukaan Sukowati silat Cup;Kapt. Cba. SUGIYONO, S. Sos. Danramil Gemolong,AIPDA JUNI EKO SAPUTRO Kanit Binmas Polsek Gemolong,JUMBADI Ketua PSHT Cabang Sragen beserta 5 orang pengurus,MARSONO Perwakilan dari IPSI Sragen, MUKID MURDOKO Ketua PSHT Ranting Gemolong,Team Dewan Juri 12 Anggota,WIDODO Ketua Panitia Dan Atlit serta warga PSHT 600 orang.

Dalam Sambutanya Widodo Selaku ketua Panitia; Kami mengucapkan selamat datang kepada peserta turnamen baik yang dari Kab. Sragen maupun dari luar sragen.Turnamen ini akan di ikuti oleh 164 pesilat yang terdiri dari Sragen, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo dan Solo.Saya berharap Sukowati Silat Cup ini berjalan dengan aman dan lancar sampai selesai.

“MUKID MURDOKO Ketua PSHT Ranting Gemolong dalam sambutanya mengatakan; Dengan diadakan turnamen pencak silat ini menambah rasa persaudaraan kita dan guyub rukun.Tujuan kita mengadakan turnamen ini agar dapat mengenal satu sama lain dan menambah rasa persaudaraan serta menjadi ajang silaturahmi bersama dimana rekan rekan datang dari berbagai daerah.Mudah mudahan dalam acara ini dapat berjalan dengan lancar sampai selesai dan Allah Swt memberikan Ridho kepada kita semua,”Tuturnya.

“Kapt.Cba. SUGIYONO, S. Sos. Danramil Gemolong,”menghimbau dalam acara pembukaan turnamen sukowati silat cup PSHT sampai selesai berjalan dengan aman dan lancar serta menjujung tinggi spotifitas dan rasa persaudaraan.Saya mewakili Muspika mengucapkan selamat atas terselenggarakanya turnamen ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah berupaya menyelenggarakan turnamen ini.Harapan kami turnamen pencak silat ini bisa terselenggara setiap tahun, dan akan kita evaluasi apabila even ini bagus akan kita lanjutkan dan apabila ada kekurangan kita perbaiki karena even ini adalah even besar yang di ikuti oleh pendekar se solo raya,”Jelasnya.

” PSHT adalah salah satu organisasi besar yang bisa diterima dan dicintai oleh masyarakat, untuk itu mari kita besarkan bersama sampai kita bisa mencetak pendekar pendekar yang sejati maupun atlit pencak silat yang berprestasi,”Imbuhnya.

“Dalam sambutanya Jumadi Ketua PSHT Cab.Sragen;Saya harapkan untuk adik-adik utamanya bagi peserta calon atlit ataupun atlit yang bisa mewakili dari ranting masing-masing untuk mendidik adik-adik ataupun atlitnya nantinya akan menjadi bibit atlit untuk mewakili raanting masing-masing dan yang nantinya akan bisa menjadi atlit di PSHT cabang Sragen pusat madiun ini.Bisa menjadi atlit yang handal bisa membawa nama baik ranting maupun cabang utamanya Persaudaraan Setia Hati Terate can.Sragen Pusat Madiun ini.kami harapkan saudara-saudara baik itu pelatih,warga PSHT cab Sragen pusat madiun mari kita junjung tinggi kegiatan ini,”Ungkapnya

“mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahunnya.mari kita tingkatkan prestasi kita,kita tingkat persaudaraan kita.karena untuk kita di organisasi PSHT ini adalah mendidik manusia yang berbudi luhur,berguna bagi Nusa dan Bangsa.moga atlit-atlit PSHT ini menjadi atlit-atlit yang handal,yang bermanfaat bagi masyarakat umum,”Pungkasnya.

“Pembukaan turnamen secara simbolis tabuh” GONG” oleh Jumadi Ketua PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun.(Red.mjp/heri/ateng)

HPN 2019, Jokowi Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Radar bali

jp- SURABAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menandatangani keputusan pembatalan remisi I Nyoman Susrama, dalang pembunuh wartawan Radar Bali, AA Narendra Prabangsa. Dengan batalnya remisi, maka Susrama tetap harus menjalani hukuman penjara seumur hidup, bukan 20 tahun bui.

“Sudah, sudah saya tandatangani,” kata Jokowi menjawab pertanyaan jurnalis soal remisi untuk Susrama di sela peringatan Hari Pers Nasional di Surabaya, Sabtu (9/2/2019).

Jokowi tak menjelaskan kapan dia meneken keputusan tersebut. Di tengah kerumuman peserta HPN, Jokowi terus berjalan sambil melayani permintaan foto dan bersalaman dengan orang-orang.

Keppres Pembatalan Remisi Pembunuh Wartawan Bali Tinggal Tunggu Teken Jokowi

Jokowi sebelumnya meneken Keppres Nomor 29 Tahun 2018 tentang pemberian remisi kepada 115 terpidana. Di dalamnya terselip nama Susrama, terpidana kasus pembunuh Prabangsa.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berang dan melayangkan protes keras. Mereka menggalang petisi dan berunjuk rasa. Wartawan di seluruh Indonesia juga turun ke jalan menuntut Jokowi mencabut remisi Susrama.

Kemarin, AJI menyerahkan petisi yang sudah diteken puluhan ribu orang mendukung pencabutan remisi Susrama ke Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham. Setelah ada desakan keras kaum jurnalis dan elemen sipil, Kemenkumham akhirnya buka suara. Mereka mengakui lalai dalam proses pemberian remisi Susrama dan berjanji mengkaji ulang. Hasil kajiannya adalah pemerintah membatalkan remisi kepada Susrama yang merupakan bekas caleg PDI Perjuangan.

Susrama divonis hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar pada 15 Februari 2010, karena terbukti mendalangi pembunuhan Prabangsa. Prabangsa dibunuh oleh Susrama bersama delapan anak buahnya karena memberitakan indikasi korupsi yang diduga melibatkan Susrama.

Susrama bersama anak buahnya menyekap Prabangsa lalu menganiaya korban hingga merenggang nyawa. Jasad Prabangsa kemudian dibuang ke laut. Lima hari setelahnya, mayat Prabangsa ditemukan mengambang di Teluk Bungsil, Bali.
(red.mjp/ sbr wal)

MLA BERLAKU SURUT , PEMBERI INFORMASI DATA AKURAT AKAN DI BERI REWARD DEMI PERCEPAT PERBURUAN KEJAHATAN KEUANGAN DUNIA


MLA Berlaku Surut, Kemenkumham Gerak Cepat Buru Aset Haram di Swiss
Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly. (Foto: Ist)

JP-JAKARTA, – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, pihaknya bergerak cepat usai penandatanganan ‎perjanjian hukum timbal balik dalam masalah pidana atau MLA (Mutual Legal Assistance) antara Pemerintah Indonesia dengan Swiss pada Senin, 4 Februari 2019.

Langkah tersebut adalah memburu aset-aset haram yang disimpan di Swiss dengan membuat daftar terlebih dahulu. Perburuan tersebut tidak sendiri, Kemenkumham juga bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung (Kejagung), Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Bukan hanya hasil penggelapan pajak, tetapi penghasilan dari perbuatan melanggar hukum pidana, seperti korupsi dan lainnya. Kita bersama penegak hukum akan mengumpulkan daftar pihak yang mempunyai aset tersebut dari berbagai sumber informasi,” kata Yasonna dalam rilisnya, Kamis (7/2/2019).

Sebelum perburuan dilakukan, menurut dia, Kemenkumham akan membuat roadmap agar pelaksanaan perjanjian MLA dengan Swiss berjalan komprehensif.

Usai menghadiri Konferensi Internasional Access to Justice yang dihadiri 29 negara dan enam organisasi internasional di Den Haag, Yasonna mengaku, akan menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan dan meminta arahan.

“Bila perlu, beri reward kepada orang-orang yang memberi informasi akurat dan teruji tentang keberadaan aset haram di Swiss,” ujar pria kelahiran Tapanuli Tengah ini.

Negosiasi perjanjian MLA antara Indonesia–Swiss sudah melalui tahapan panjang dan pada 2014 pemerintah Swiss bersedia berunding dengan Indonesia. Pertimbangan Indonesia melobi agar dilakukan perundingan tersebut karena Swiss merupakan salah satu pusat keuangan dunia di Eropa yang sering dimanfaatkan pelaku tindak pidana untuk menyimpan uangnya di bank-bank Swiss atau menginvestasikannya di berbagai produk investasi keuangan lembaga keuangan dan investasi di Swiss.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Swiss berkomitmen memastikan segala bentuk aset yang ditempatkan di Swiss merupakan aset-aset yang sah dari kegiatan bisnis yang sah.

Dengan semangat tersebut, Indonesia-Swiss melakukan perundingan tahap pertama di Bali pada 28-30 April 2015, dengan Ketua Juru Runding Delegasi Indonesia adalah Cahyo Rahadian Muzhar (Direktur Hukum Internasional dan Otoritas Pusat, Kemenkumham) serta Delegasi Swiss diketuai Mario Affentranger (Head of International Treaties Division) dan Laurence Fontana Jungo.

Dalam perundingan tersebut, Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Agung, Polri, KPK, PPATK, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan KBRI Bern.

Perundingan putaran kedua dilaksanakan di Bern, Swiss pada 30-31 Agustus 2017 guna menyelesaikan pembahasan. Pada perundingan putaran kedua, Delegasi Indonesia dipimpin Cahyo Rahadian Muzhar dan Delegasi Swiss dipimpin Laurence Fontana Jungo (Chief Negotiator MLA Treaties, International Treaty Unit, Swiss Federal Office of Justice).(red.mjp/sbr:okezone)

YIMMY : PEMBOBOLAN SUDAH DIRENCANAKAN DARI PENJUALAN BRANGKAS KETOKO LUWES

JP- SRAGEN – Tidak ada kejahatan yang sempurna, begitu pula kasus pembobolan Swalayan Luwes Sragen Jawa Tengah yang menyebabkan kerugian miliaran rupiah. 

Hanya dalam tiga hari setelah pencurian pada Kamis (31/1/2018) dini hari, komplotan maling itu tertangkap Polres Sragen,

Polisi berhasil mengendus jejak tiga pencuri itu setelah menemukan sejumlah petunjuk.

Pelaku tak lain dan tak bukan ternyata pembuat sekaligus penjual brankas besi tersebut ke pihak Toserba Luwes. Rupanya mereka memang spesialis pembobol brankas. Sebab, sekitar setahun lalu komplotan itu juga menguras Brankas Toserba Luwes Ngawi, Jawa Timur. Mereka membawa kabur uang Rp 600 juta.

“Penjaga swalayan saat pembobolan Luwes sedang tertidur pulas.

Suasana Sragen waktu itu juga sedang gerimis,” terang Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2018).

Menurut AKBP Yimmy, total uang tunai yang diambil para begundal ini Rp 2,2 miliar, Swalayan Luwes ini berada di Jalan Raya Sukowati No 386, Dusun Kebayanan Sragen Manggis, Sragen Wetan Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Supriyanto alias Gendon (35) otak pencurian ini adalah warga Dagen Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar.

Dia tak sendirian dalam beraksi, ada Narwan dan Risang, Narwan alias Iwan (38) warga Karangmendeng, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang,Karanganyar.

Adapun Risang (21) warga Suruh Jetis Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Pada Rabu (30/1/2019) malam pukul 20.00 WIB,Narwan masuk ke Luwes Sragen, Sejam kemudian, sebelum tutup.

“Jadi Narwan ini tidak keluar ketika para pengunjung dipersilakan keluar. Dia bersembunyi di tempat permainan anak-anak yang berada di lantai dua Luwes,” papar Yimmy.

Pada dini hari saat para penjaga malam tidur lelap, Narwan melancarkan aksinya,
Dia mengergaji brankas yang berada di dalam kantor Luwes Sragen, Dua pelaku lain, Supri dan Risang, berjaga di luar swalayan.

Setelah brankas terbuka, Narwan memasukkan uang miliaran rupiah ke dalam tas yang sudah dibawanya.

“Tidak kami ambil semua karena tas kami tidak muat. Jadi saya minta teman-teman meninggalkannya,” ujar Gendon di Mapolres, Narwan juga mengambil sejumlah jam tangan yang berada di salah satu etalase Luwes.

“Saya mau pakai sendiri jam-jam tersebut. Rencananya biar bisa ganti-ganti setiap hari,” ujar Narwan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang las tersebut.

Sesudah merasa cukup, Narwan keluar Luwes mengendarai motor Revo milik swalayan itu, Supri dan Risang pun segera kabur menyusul temannya.

Sekira pukul 05.00 WIB, penjaga Luwes dibangunkan pemilik warung hik yang berada di sebelah swalayan.

Pemilik angkringan tersebut berniat mengambil air di kamar mandi Luwes, Namun dia curiga mendapati pintu gerbang parkir Luwes sudah terbuka.

Penjaga hik tersebut segera membangunkan penjaga Luwes yang masih tertidur pulas.

Mereka pun mengecek ke dalam swalayan dan mendapati brankas sudah dalam keadaan tergergaji.

Sejumlah petunjuk yang tertinggal membuat petugas Polres Sragen segera menangkap Supri alias Gendon pada Minggu (3/2/2019).

Kemudian Narwan ditangkap di Hotel Mandiri Jalan RE. Kosasih, Parunglesang, Kota Banjar, Jawa Barat Satu pelaku lain Risang, ditangkap di rumahnya di Suruh Jetis.

“Tidak ada perlawanan ketika kami menangkap para tersangka,” ujar Yimmy.

Para pelaku yang tertangkap ini dikenai Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Menurut AKBP Yimmy, pelaku juga mengaku sudah melakukan pembobolan di beberapa tempat lain.

Yimmy juga mengimbau kepada pemilik toko-toko atau masyarakat yang akan melakukan transaksi uang berjumlah besar untuk melaporkan ke Polsek terdekat agar dikawal.(red.mjp)

JOKOWI : KAMU SIMPAN UANG DI SWISS DAN SINGAPURA PASTI KETAHUAN


JP-JAKARTA — Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia menghadapi era keterbukaan internasional.

“Keterbukaan sudah tidak bisa kita tolak lagi. Sekarang kancing baju kita jatuh saja semua orang tahu,” ujar Jokowi di dalam dialog publik di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2016).

Salah satu keterbukaan yang menjadi sorotan Jokowi adalah soal harta kekayaan seseorang. Negara-negara di dunia mewacanakan pada 2018 akan membuka data harta kekayaan seseorang yang disimpan di bank-bank negara itu.

“Keterbukaan semua bank, internasional akan buka-bukaan semuanya,” ujar Jokowi.

“Kamu simpan uang di Singapura, di Swiss, berapa triliun, berapa miliar, kita semua akan tahu,” lanjut dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku memiliki data 6.000 rekening orang Indonesia yang ada di luar negeri dengan jumlah yang fantastis.

Data ini menjadi dasar diusulkannya RUU Pengampunan Pajak atau tax amnesty oleh pemerintah.

“Tentunya nanti dengan skema yang kita harapkan bisa mulus, yaitu pengampunan pajak, itu bisa kembali ke Indonesia atau paling tidak di-declare secara tegas,” papar Bambang.

Bila tax amnesty disahkan menjadi UU, maka pemilik rekening di luar negeri bisa mempunyai kesempatan untuk memulangkan uangnya ke Indonesia dengan pajak yang rendah.

Hingga kini, RUU tax amnesty masih dibahas di DPR.(red.mjp/sbr:kompas)

JALAN BAGAI BUBUR DODOL KACAUKAN EKONOMI MASARAKAT KALORAN-NGRENDENG GEMOLONG

JP-Sragen – menikmati jalan desa dengan santai dan nikmat karena efek pembangunan itu harapan masyarakat, namun untuk Desa Kaloran Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah, tak bisa nikmati jalan bagus, Pasalnya jalan sepanjang hampir 2 KM yang pernah di bangun dengan sistem dua ban tersebut, kini sudah hancur lebur bagaikan bubur dodol jika turun hujan.

warga ymengeluh, bahkan jalan yang tergolong arus utama perekonomian ini banyak membuat warga terjatuh akibat terpeleset, khususnya para petani.

Dimana akses jalan menuju dusun ngrendeng ke Desa Saren Kalijambe ini di gunakan sepenuhnya oleh petani.

Hal ini seperti apa yang ada dalam gambar, atas inisiatif warga yang dikirim melalui wa, oleh kontributor Warga berharap Pemerintah Kabupaten bisa memberi perhatian kusus.(red.mjp/ateng)

KORBAN HP MELEDAK SAAT DI CAS PEGAWAI DINAS KOMINFO


HP Nevia saat meledak terekam CCTV

JP-PEKANBARU – Nevia, pegawai honorer di Dinas Kominfo Provinsi Riau dirawat intensif di rumah sakit, setelah mengalami insiden handphone miliknya meledak. Korban mengalami luka yang cukup serius di bagian wajah.

Wanita berusia 27 tahun ini mengalami luka robek sekitar 2 inci di bagian wajah sebelah kiri. Kini tim dokter sudah melakukan penanganan wanita yang sehari hari mengenakan jilbab itu.

“Korban mengalami luka di bagian wajah harus dirawat,” kata Kadis Kominfo Provinsi Riau, Erisman Yahya Senin (4/2/2019).

Dia menjelaskan usai handphone merek Aldo buatan China itu meledak, korban sempat berlari ke temannya yang duduk tidak jauh darinya. Namun tidak berapa lama korban tidak sadarkandiri.

“Usai terkena ledakan handphone yang cukup keras, korban pingsan,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada pukul 11.30 WIB. Saat itu Nevia sedang duduk di kursi tempat kerjanya di Dinas Kominfo Lantai II Kantor Gubernur Riau Jalam Jendral Sudirman Pekanbaru.

Sementara handphone diletak di atas meja dalam posisi di carger/dicas. Dimana posisi handphone letaknya di atas meja. Posisi HP tepat berada di depan wanita berhijab ini yang sedang dalam posisi duduk di kursi.

Kemudian, tiba tiba handphone yang terletak di atas meja meledak. Ledakan itu membuat kobaran api yang tidak cukup besar. Serpihan handphone merek Aldo itu sampai ke tempat meja teman sekerjanya.

Korban yang terkena ledakan itu berteriak dan lari terhuyung dan disambut salah satu teman kerjanya. Korban di larikan ke Rumah Sakit Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru.

“Korban sudah lama bekerja di Diskominfo. Statusnya honorer, kalau sekarang istilah THL (Tenaga Harian Lepas),” imbuhnya.

BARITA SINAGA DILANTIK SEBAGAI WAKIL PN PATI


JOURNAL POLICE, PATI – Bertempat di ruang sidang cakra penagadilan negeri ( PN ) Pati kelas 1A telah dilaksanakan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada Barita Sinaga, SH.,MH.,sebagai wakil ketua PN Pati yang baru.

Pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Suwarno SH.,MH., selaku kepala PN Pati pada 30 januari 2019 pukul 09.00 pagi diruang sidang cakra.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan pakta integritas oleh wakil ketua PN Pati, yang sebelumnya beliau menjabat sebagai hakim di PN Jakarta Timur.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dihadiri oleh tamu undangan dari kepala PN Jakarta Timur beserta rombongan, hakim PN Cibinong, Dharmayukti Karini, serta rombongan dari keluraga dan kerabat dari Barita Sinaga dan internal dari PN Pati sendiri.

Suwarno selaku kepala PN Pati memberikan sambutan singkatnya ditengah tengan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung diruang sidang cakra.

” Mari kita bersama sama memajukan pengadilan negeri Pati dan memberikan layanan prima kepada pencari keadilan di kabupaten Pati.” Inginnya

Dengan dilantiknya pejabat wakil ketua tersebut, kini PN Pati telah lengkap memiliki 4 pilar pimpinan pengadilan bersama dengan ketua, sekretaris dan panitera.( red.mjp/doni )

BUBARKAN 80RIBU KOPERASI RASA RENTENIR


Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonimi Strategis (AKSES) Suroto (Foto: Ali For TIM)

JP-Nasional, Meski jumlah koperasi di Indonesia sangat banyak, namun kenyataannya tidak menunjukkan kualitas dari koperasi. Untuk itu, perlu dilakukan rasionalisasi koperasi, salah satunya yakni melalui pembubaran koperasi papan nama dan rentenir yang berbaju koperasi.

Pembubaran koperasi oleh pemerintah untuk menjaga citra koperasi ini sangat penting. Apalagi payung hukum itu sudah diatur dalam UU No. 25 tahun 1992 dan juga diatur melalui PP dan Permen dan sekarang, hanya tinggal menjalankan saja.

“Kita pernah menjadi pemilik koperasi terbanyak di dunia dengan jumlah 212.334 pada tahun 2014. Sementara kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto ( PDB) pada saat itu hanya 1,7 persen,” kata Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis ( AKSES), Suroto, di Jakarta, Minggu (03/02/2019).

Dikatakannya, saat ini Kementerian Koperasi dan UKM ( Kemenkop dan UKM) memang telah melakukan rasionalisasi dan membubarkan koperasi-koperasi papan nama dan Rentenir berbaju Koperasi.

“Tapi upaya ini sebetulnya dirasakan masih sangat lamban,” katanya.

Untuk diketahui, Dari tahun 2014 -2018 Koperasi Papan Nama baru dibubarkan sekitar 62 ribu koperasi. Padahal potensi yang masih papan nama itu masih sekitar 80 ribu lagi.

“Belum lagi rentenir yang berbaju koperasi,” katanya.

Dia mengatakan bahwa seharusnya, pembubaran koperasi ini dilakukan dalam kebijakan short term, jangka pendek setahun saja.

“Sebab nama koperasi selama ini sudah begitu rusak oleh koperasi papan nama dan rentenir berbaju koperasi ini,” katanya.

“Kenapa kebijakan pembubaran koperasi ini perlu dianggap penting dikerjakan dengan sangat cepat? ini diperlukan untuk melakukan “shock therapy”. Agar masyarakat luas tahu bahwa selama ini cara berkoperasi kita itu salah. Dirikan koperasi hanya untuk mengejar bantuan dan juga insentif dari luar lainnya,” tambah dia.

Suroto menilai bahwa, Mental mencari bantuan ini sudah secara akut merusak mental masyarakat dan hancurkan kemandirian koperasi sebagai pilar utama berkembangnya koperasi yang baik.

Lantaran, upaya pembubaran Koperasi papan nama dan rentenir berbaju koperasi terlalu lama, bahkan sudah munculkan lagi ide-ide untuk mengembalikan bantuan-bantuan sosial ke koperasi yang sudah dihilangkan dalam Permendagri No. 13 Tahun 2018 tentang Bantuan Sosial dan Hibah.

Salah satu penyebab yang menjadi penghambat koperasi tidak lekas berkembang dengan baik yakni lantaran motivasi masyarakat untuk dirikan koperasi itu hanya kejar insentif dari luar.

“Apakah itu bantuan atau program bukan rasionalitas bisnis,” kata Suroto.

“Motivasi pendirian koperasi kita kebanyakan palsu. Ini menyebabkan kegagalan dini dari koperasi, atau istilahnya menyebabkan koperasi layu sebelum berkembang,” tambah dia.

Jadi, sebetulnya, kata dia, masih banyak hal-hal lain yang menyebabkan koperasi kita sulit berkembang. Termasuk dalam aspek regulasi tentang ekonomi dan kemasyarakatan kita yang diskriminatif terhadap koperasi.

“Koperasi kita jadi kerdil dan keluar dari lintas bisnis modern. Koperasi kita sudah sejak dulu dihambat di tingkat regulasi agar hanya jadi urusan bisnis kecil-kecilan. Karenanya, rentenir yang berbaju koperasi harus dibubarkan,” katanya.(red.mjp/fuad/sbr:viva)