BABINSA KORAMIL DAN KABIMAS POLSEK JEBRES HADIRI MALAM ANGGORO KASIH DI AULA KANTOR KEJAKSAAN SURAKARTA


foto: Yatno (babinsa jebres)Akp.Wagino(Kabimas jebres) Tawar susanto tokoh agama

JP-Solo, dialog kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam penguatan kebhinekaan disajikan kembali sarasehan malam Anggoro Kasih malam (seloso Kliwon) pada 18 Februari 2019 di Kantor Kejaksaan Surakarta Jawa Tengah.

Tawar Susanto ketua paguyuban keluarga kapribaden menuturkan pentingnya kebinekaan dalam kepwrcayaan kepada tuhan yang maha esa tinggalan para leluhur budaya jawa sangat beragam cara manembah,maneges marang gustine dan tidak saling menjelekan ataupun merendahkan antar aliran kepercayaan di indonesia.

Tampak hadir dari kiri Sertu yatno dari Babinsa Koramil jebres kel kepatihan wetan mewakili komandan koramil jebres hadir juga Kapolsek jebres di wakili kabimas akp wagino, ketua paguyuban tokoh agama serta diikuti anggota paguyuban seluruh soloraya.

Malam Anggoro kasih dimana malam seloso kliwon bisa dikatakan sebagai budaya leluhur yang pada jaman dulu kraton solo selalu memperingati sebagai malam penuh berkah dan kecintaan kebinekaan yang selalu diadakan dimana era milinial ini jarang sekali anak cucu kita yang sudah dan tidak mau nguri nguri lagi doa dan dialog ini bertujuan nguri-nguri kembali kebinekaragaaman aliran kepercayaan yang telah melemah , imbuhnya.(red.mjp/yuki)

Medikbud : Gerakan Nasional 1 Juta Boneka untuk Senyum Anak Indonesia Di Mulai !


Gerakan Nasional 1 Juta Boneka untuk Senyum Anak Indonesia Di Mulai !

JP-Pandeglang, Serang, – Tidak kurang dari 15-an lebih organisasi madani dan perlindungan anak yang ada di SAI- Sahabat Anak Indonesia seperti Klinik Digital Vokasi Komunikasi UI, LPAI, Yayasan Koalisi Anak Madani Indonesia (KAMI), Jefri Nichol Fans Club, Sahabat Yatim Indonesia, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Alumni SMA 35 Jakarta, Alumni SMAN 35 Jakarta, Paud Igra, Forum Paud sampai pihak Mayora dan CT ARSA ikut berpartisipasi dan menjadi salah satu tempat penerimaan (drop box) atas donasi Gerakan 1 Juta Boneka untuk Senyum Anak Indonesia.

Kegiatan pengumpulan boneka dan mainan telah berlangsung 3 bulan. Pagi tadi 10 Februari 2019, seluruh boneka dan mainan yang terkumpul dari berbagai drop box bersama-sama langsung diserahkan kepada anak korban bencana di Banten dan hampir 50an Paud dan TK se-Banten bersama Menteri Muhadjir, Kak Seto dan Kak Jefri Nichol.

“Luarbiasa dan saya 1000% mensupport donasi boneka/mainan baru malah tidak sedikit boneka kesayangan sejuta cinta direlakan dan ikhlas untuk saudaranya yang mengalami bencana. Keharuan mendera dan saya bangga kepada anak-anak Indonesia yang saya tahu juga menitipkan surat Cinta dibulan cinta ini,” papar Kak Seto Tokoh International Perlindungan Anak dan Pengagas #SayaSahabatAnak sumringah.

Gerakan 1 juta ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa anak-anak korban bencana mendapatkan perhatian terkait penguatan psikologi mereka untuk menghadapi kehidupan pasca bencana. Bantuan pertama kami tujukan bagi anak-anak korban Tsunami di Selat Sunda.

“Kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan yang peduli dengan anak Indonesia menjadi langkah awal dari gerakan masif untuk terus menggalang bantuan boneka yang tidak hanya berhenti pada korban Selat Sunda. Gerakan ini akan terus digaungkan ke seluruh Indonesia, dimana posko pengumpulan akan tersebar di berbagai provinsi, dalam upaya mengantisipasi potensi bencana. Diharapkan, logistik bantuan boneka dan mainan anak ini siap disebarkan kapanpun dan dimanapun,” imbuh kak Hoky (Soegiharto Santoso) bersama Kak AruL, Alm Prof Sarlito, Kak Seto, Dewi Motik, Ary Ginanjar yang memang telah mendirikan Yayasan KAMI.

Boneka dan mainan telah lama dikenal dalam dunia akademik sebagai salah satu metode terapi yang strategis untuk membantu manusia khususnya anak melewati masa-masa sulit akibat berbagai trauma seperti perceraian, pertengkaran, kehilangan orang tua akibat bencana dan sebagainya.

Penelitian oleh Carmichael, 2006 dan Schaefer, 1993 menemukan bahwa bermain menjadi salah satu cara bagi anak untuk menyelesaikan masalah, selain berperilaku buruk di rumah, sekolah dan lingkungan misalnya.

“Bermain merupakan salah satu sumber kebahagiaan manusia. Karena kenyamanan bermain mampu membangkitkan semangat, mengalihkan rasa stres, kebosanan serta merangsang kreativitas dan eksplorasi anak. Selain itu, bermain menjadi sarana untuk melatih manajemen emosi dan serta ego manusia. Anak-anak korban bencana membutuhkan perhatian lebih. Ketika orang-orang dewasa di sekelilingnya disibukkan dengan upaya pemulihan lingkungan, mainan seperti boneka menjadi katalis bagi rasa sepi, takut, cemas dan kebingungan yang dialami oleh anak-anak” tambah Devie yang juga menjadi pengurus KAMI di divisi komunikasi.

“Boneka dan mainan anak merupakan pendekatan yang menyediakan ruang untuk anak merekonstruksi trauma yang dialami. Ketika seorang anak tidak mampu mengungkapkan kepenatan yang dialami, melalui mainan, mereka dapat berkomunikasi dengan orang lain, menggunakan bahasa yang menyenangkan untuk mentransfer kegelisahan mereka. Pengalaman komunikasi non verbal dan mainan yang secara indrawi dapat disentuh, digenggam bahkan dipeluk oleh anak, dapat menjadi “pengganti’ kehadiran fisik orang dewasa yang seharusnya berada bersama anak untuk mendekap mereka, memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak. Karakter mainan yang multiguna karena mampu menjadi alat rekreasi, edukasi sekaligus terapi bagi anaklah yang mendorong banyak organisasi mendukung kegiatan ini.

Kami sangat mengharapkan masyarakat dari seluruh kalangan dapat berpartisipasi di kota masing-masing untuk berdonasi 1 anak 1 boneka untuk senyum anak Indonesia,” tutup Devie Rahmawati selaku Jubir Koalisi Anak Madani menjelaskan akhir pekan ini, Minggu (10/2) terlibat relawan beragam profesi seperti para ortu Komite sekolah seperti SMAN 68 Jakarta, Para Kepsek, pelajar dari SMAN 8 yang punya ekskul peksos, alumnus SMAN 35, Sahabat Yatim Indonesia-Sayati dan semua organisasi PA di Sahabat Anak Indonesia disingkat SAI.

Ayahanda Muhadjir menikmati penghujung akhir pekan bersama anak dan isteri ikut bernyanyi serta membagi-bagi boneka didampingi oleh Dir.Paud Moh Hasbi dan perwakilannya di Banten.

FLASHMOB KEBANGSAAN NKRI KIBARKAN 5001 BENDERA PUSAKA MERAH PUTIH


Jp – Solo, Guna membangkitkan semangat jiwa dan rasa nasionalisme, Sekretaris Bersama (Sekber) Relawan menggelar Flashmob Kebangsaan untuk NKRI pada Minggu, 27 Januari 2019 di Beteng Vastenburg, Solo.

“Flashmob ini akan dihadiri oleh Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi Ma’ruf Amin, Bapak Erick Thohir”, jelas Ketua Panitia, Baningsih Tedjokartono, Jumat (25/1/2019). Baningsih menambahkan, selain Erick Thohir, dijadwalkan akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Dijelaskan, dalam rangkaian acara Flashmob Kebangsaan untuk NKRI ini juga diisi dengan parade atau defile bendera merah putih. “Panji-panji merah putih akan dibawa oleh seluruh perwakilan organ relawan yang ada di Solo Raya,” ujarnya.

Bendera merah putih dikibarkan tak hanya pada saat defile saja, namun juga akan dipasang ribuan bendera merah putih di seluruh areal Benteng Vastenburg. “Kami akan mengibarkan sebanyak 5001 bendera merah putih,” ungkap Baningsih.

Pengibaran bendera merah putih, sambung Baningsih, sebagai penanda bahwa Indonesia tidak boleh terkoyak dengan gangguan apa pun. Merah putih harus tetap berkibar.

NKRI dan Pancasila harus tetap berdiri gagah. “Sebagai bangsa yang kuat, kita harus mampu menghadapi segala cobaan. Merah putih dan Pancasila harus tetap berdiri,” tegasnya.

“Untuk itu lah, kami dari Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan menggelar Flashmob Kebangsaan untuk NKRI.

Kegiatan ini digagas karena rasa peduli kami pada bangsa Indonesia. Rasa cinta kami pada negeri ini, melahirkan keinginan agar negeri ini tidak terkoyak oleh pemaksaan segelintir golongan,” paparnya.

Baningsih Tedjokartono
Dikatakan, dukungan mengalir dari berbagai pihak.

Kecintaan terhadap NKRI juga didukung seluruh anak bangsa dari berbagai penjuru.

Tak hanya dari wilayah Solo Raya, namun dukungan dari Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Jakarta, ikut merayakan rasa cintanya pada tanah air yang dikemas dalam Flashmob Kebangsaan untuk NKRI

Menurut Baningsih, Indonesia harus berdiri kokoh. “Kita tidak boleh pesimis, namun harus tetap optimis.

Presiden RI Joko Widodo berulang kali berpesan, bahwa bangsa Indonesia harus optimis dalam menatap dan melangkah ke masa depan,” tandasnya.

(Red.rhdyt)

JEPANG PEDULI LELUHUR KEMBALIKAN KAPAL MOJOPAHIT

JP-MOJOKERTO, Masyarakat Jepang yang peduli dengan Budaya Leluhur Kerajaan Majapahit, kini tengah melakukan proses pengembalian Kapal Majapahit yang berada di pelabuhan negeri Sakura untuk diangkut menuju Indonesia.

Kabar aktivitas masyarakat Jepang mengembalikan Kapal Majapahit itu, diungkapkan Ketua Yayasan Majapahit Baru (Majabar), M.Ng Indra Moesaffa, SH. M.Hum, dalam wawancara dengan PARLEMENPOS, Jumat (18/1/2019).

Menurut Indra, aktivitas pengembalian kapal itu diawali dengan prosesi pengangkatan Kapal Majapahit dari Laut di Pelabuhan Funabashi, Chiba ke Darat, untuk selanjutnya dipreteli dan dipotong-potong.

“Bagian bagian Kapal yang telah dipreteli dan dipotong-potong itu dimasukkan ke dalam kontainer, selanjutnya di kirim ke Surabaya, dan selanjutnya dibawa ke Desa Klintorejo dan dijadikan monumen di Taman Tribuana Tunggadewi,” papar Indra Moesaffa, tokoh budayawan yang sangat peduli dengan peninggalan leluhur Majapahit.


Dipaparkan Indra, Mr Takajo, salah satu warga Jepang yang peduli dengan Budaya Majapahit, sudah lebih dari 1 bulan berada di Tokyo untuk mengurus pemulangan Kapal Majapahit.

Direncanakan dalam bulan Februari nanti Kapal Majapahit akan dikirim kembali ke Surabaya.

“Mohon doanya agar semua berjalan lancar,” tutur M.Ng Indra Moesaffa, SH, M.Hum. (dwi)

1JANUARI 2019 RESMI AS DAN ISRAEL KELUAR DARI ANGGOTA PBB ( UNESCO)

JP-Jakarta, Amerika Serikat dan Israel resmi keluar dari keanggotaan Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO) terhitung sejak 1 Januari 2019. Keduanya hengkang karena tidak sepakat dengan sejumlah kebijakan lembaga itu yang berkaitan dengan Palestina.

Baik AS dan Israel sudah mengajukan pengunduran diri sejak Oktober 2017. Yang lebih dulu menyatakan akan keluar adalah Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley disusul sekutunya itu.

Israel memprotes pernyataan UNESCO yang menyatakan tidak mengakui Kota Hebron diduduki oleh Negeri Zionis itu. UNESCO juga mengkritik pencaplokan Yerusalem Timur oleh Israel yang diperebutkan dengan Palestina.
Lihat juga: Israel Protes Salah Satu Menteri Yordania Injak Benderanya
Sedangkan AS menuding kebijakan UNESCO cenderung anti-Israel. Kedua negara menolak ketika lembaga itu menerima Palestina sebagai anggota penuh pada 2011 lalu, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Rabu (2/1).

Padahal AS turut membantu membidani pendirian UNESCO, selepas Perang Dunia II. Mereka juga menjadi salah satu penyumbang terbesar, yakni sekitar 22 persen, buat lembaga yang bertugas merawat budaya dan peradaban, salah satunya dengan menetapkan daftar Situs Warisan Dunia. Mereka juga bertugas membantu pendidikan di negara-negara berkembang.

Hanya saja sejak UNESCO menerima Palestina sebagai anggota delapan tahun lalu, AS berhenti memberi sumbangan yang diikuti oleh Israel. Meski demikian, institusi itu menyatakan mereka sudah bisa beradaptasi dengan anggaran yang ada.

Meski begitu, AS menyatakan hanya ingin menjadi negara pemantau non-anggota UNESCO dan tetap mengawal masalah-masalah perlindungan situs warisan dunia, kebebasan pers, dan pendidikan.

Di masa lalu AS juga pernah hengkang dari keanggotaan UNESCO. Yakni tepatnya pada 1984 di masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan. Mereka menuduh lembaga itu korup dan salah urus, serta cenderung pro Uni Soviet. Mereka baru bergabung kembali menjadi anggota penuh pada 2003. (Red.rhdyt/sbr:cnni)

Pemerintah Beri Bantuan Revitalisasi Desa Adat Batas Akhir Proposal 31 Januari Tahun 2019

JP-Nasional, Para pegiat pemberdayaan Masyarakat Adat di seluruh pelosok Nusantara,

Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan Bantuan Pemerintah Revitalisasi Desa Adat (RDA) Tahun 2019 kepada desa adat yang memiliki kekuatan identitas budaya di wilayah Indonesia.

Bantuan Pemerintah RDA diberikan kepada desa adat atau yang disebut dengan nama lain yang dimanfaatkan untuk perbaikan sarana dan prasarana kebudayaan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas keberadaan masyarakat adat dalam rangka pemajuan kebudayaan.

Untuk itu Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud mengeluarkan Peraturan Direktur Jenderal Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Revitalisasi Desa Adat (RDA) Tahun 2019 yang dapat digunakan oleh calon penerima, agar dapat dijadikan acuan teknis dalam upaya memperoleh bantuan dan teknis pelaporan setelah menerima bantuan tersebut.

Pengajuan Permohonan Bantuan Pemerintah RDA dapat disampaikan melalui proposal Kepada Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, d/a Kompleks Kemdikbud Gedung E Lantai X, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270.

Penerimaan proposal Bantuan Pemerintah RDA ditutup pada 31 Januari 2019.

Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan pelajari Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Revitalisasi Desa Adat Tahun 2019 – https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditkt/petunjuk-teknis-bantuan-pemerintah-revitalisasi-desa-adat-tahun-2019/ (red.rhdyt/berbagai saunber)

NASEHAT PENUTUP AKHIR TAHUN KI SEMAR JADIKAN TAHUN 2019 LEBIH BAIK LAGI

NASEHAT KI SEMAR PADA ANAK ANAKNYA

Cerita Di penutup tahun 2018 semoga 2019 bisa merubah karakter bijaksana.

Gareng : “Romo pernah Dicaci-maki Seseorang?
Semar : “Pernah….!”
Petruk : “Pernahkah Dimusuhi Seseorang, Mo..?”
Semar : “Pernah….!”
Bagong : “Apa pernah Dibenci Seseorang, Mo?”
Semar : “Pernah….!”
Gareng : “Sampeyan juga pernah Dihujat Seseorang, Mo..?”
Semar : “Pernah….!”
Petruk : “Apakah semua itu dilakukan Secara Terang²an, Mo..?”
Semar : “Ada yang dilakukan Secara Terang²an, Ada juga yang hanya dilakukan Secara Diam² dari belakang…”
Bagong : “Lantas Apa yang Romo perbuat terhadap Orang² itu..?”

Semar : “Thole, nggèr Anak²ku cah bagus, podo dirungokno yo..!
Aku Tidak Balik Mencaci-maki dia, Aku pun Tidak Merasa harus Memusuhinya, Tidak Pula akan Membencinya dan aku juga Tidak Berpikir akan Membalas Hujatannya…”

Gareng (penasaran) : “Kenapa bisa demikian, Mo..?”

Semar (sambil membetulkan duduknya) : “Itu karena Pikiran serta Hatiku Tidak Terfokus pada…
*Siapa yang Mencaci-maki,
*Siapa yang Memusuhi,
*Siapa yang Membenci dan
*Siapa yang Menghujat.

Pikiran dan Hati ku hanya Terfokus pada…,
Siapa yang Menggerakkan Lidah mereka Sehingga Mencaci-maki aku,
Siapa yang Menggerakkan Jiwa nya Sehingga Memusuhi aku,
Siapa yang Menggerakkan Hati nya Sehingga Membenci aku dan
Siapa yang Menggerakkan Pikiran nya Sehingga membuat Mulut nya Menghujat aku…”

Petruk : “Dia itu Siapa, Mo..?”

Semar : “DIA-lah GUSTI INGKANG MAHA SUCI YANG MAHA PENCIPTA.
DIA-lah SEBAGAI MAHA YANG BERKUASA Atas Segala Sesuatu Yang Sudah, Yang Belum, Yang Sedang dan Yang Akan Terjadi.

Ya Hanya DIA-lah Satu2nya yang memberi Kemampuan dan Kekuatan pada Orang² itu Sehingga…
_Lidahnya bisa Mencaci-maki,
_Jiwanya bisa Memusuhi,
_Pikirannya bisa Membenci dan…
_Bibirnya bisa Menghujat Diri ini.
_Tanpa-NYA Tentu Mustahil bisa Terjadi.

Sehingga aku Beranggapan, Sebenarnya Cacian, Kebencian, Permusuhan dan Hujatan itu Sengaja Dihadirkan GUSTI, Agar…
Jiwa ini Menjadi KUAT Melewati RINTANGAN Dan…
Hati ini Menjadi HEBAT Tatkala Menghadapi UJIAN.

Jadi, adalah SALAH BESAR jika aku Menyalahkan Orang² itu Apalagi Membalasnya. Oh… Bagiku itu tidak perlu, bahkan aku Berkeyakinan bahwa Segala Sesuatu yang Terjadi pada Kehidupan ini Tidak Mungkin Terjadi Secara Tiba², Semua Sudah Diatur Sedemikian Rupa olehNYA,_
Maka Apapun Kenyataan yang aku Terima kemarin, Hari ini atau Suatu Hari nanti, Tidak ada Kata Sia², bahkan Dibalik Semua itu, pasti ada Hikmah Terbaik yang bisa merubah Kehidupanku agar menjadi Lebih Baik dari Sebelumnya.
Karena aku tahu, Sesungguhnya GUSTI itu MAHA BAIK

Anak2ku, Kowe kabeh…,
Jangan Terpengaruh kalau Dihina.
Jangan Hati Melambung kalau Dipuji
Tapi bertindaklah TEGAS bila harga dirimu, teman temanmu dan juga saudara saudaramu direndahkan atau diinjak injak orang…
Bagaimanapun hidup itu juga harus punya
ETIKA dan juga TATA KRAMA sebagaimana telah diajarkan para leluhur nusantara.

Tidak Penting Dianggap Baik,
Yang Penting Terus Belajarlah Menjadi Orang Yang baik, Tegas, Bijak dan Bertanggung Jawab.

Sekilas Tentang “NASEHAT KI SEMAR” semoga kita bisa mempraktekkannya walaupun Tidak Mudah….selamat tahun baru 2019 diunggah oleh ki sambang dalan (red.rhdyt)

PERINGATAN HARI WARISAN PURBAKALA DUNIA KEBANGGAAN MASYARAKAT SANGIRAN KAB.SRAGEN


JP-Sragen, Jumat , 28 Desember 2018 , Di komplek MENARA PANDANG, Kalijambe , Sragen. pukul 09.00wib  -Sampai dengan selesai acara begitu meriah serta semua komponen masyarakat dan pemerintah hadir bangga punya Sangiran sebagai warisan purbakala dunia.

sanggar sukma puspita dengan tarian jatilan mewarnai acara perayaan hari warisan dunia situs purbakala kalijambe yang berada di wilayah kabupaten sragen.


acara yang dihadiri kapolsek kalijambe, kabid kebudayaan dinas P & K sragen, perwakilan dinas pariwisata, kasi destinasi wisata, Dispora sragen, kepala sekolah, camat kalijambe dan para kades ini tampak antusias dan apresiasi kegiatan ini.

serta dihadiri  oleh masyarakat Kalijambe dan sekitarnya yang Terbagi dari 5 claster situs purbakala meliputi claster krikilan, Dayu , ngebung, Bukuran dan Manyarejo, yang berada dalam wilayah Sragen, kegiatan yg di selenggarakan oleh POKDARWIS (kelompok Sadar Wisata) Wonderfull sangiran.

Perkumpulan Masyarakat Pelestarian Situs Dan Budaya Sangiran (PMPSBS) dengan ketua sadiman subur menghimbau bahwa masyarakat harus sadar akan pelestarian situs-situs yang berskala dunia yang tak kalah dengan afrika. tandasnya.
dalam perayaan hari warisan dunia 2018 dan mengharapkan dengan adanya kegiatan-kegiatan ini agar memupuk rasa dan kesadaran masyarakat akan pentingnya obyek wisata khususnya situs purbakala sangiran dan sekitarnya yang perlu di jaga dan dilestarikan yang tidak lain juga merupakan warisan Dunia dan kebanggaan pariswisata dunia masyarakat bisa menaikan inkam dan ekonomi lebih meningkat dengan slogan Cultural Heritage and Sustainable Tourism
Sangiran Berdaya, Sangiran Lestari dan Sejahtera.(red.rhdyt/edot)

Jokowi Mendapat Gelar Kehormatan “Rajo Balaq Mangku Nagara”


Journalpolice.id- PALEMBANG – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menerima gelar adat tertinggi dari masyarakat Komering, Sumatra Selatan, pada Minggu, 25 November 2018. Penganugerahan gelar adat digelar di Griya Agung, Kota Palembang, sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih masyarakat Sumatera Selatan kepada Presiden.

Kepala Negara dalam kesempatan itu mendapat gelar kehormatan “Rajo Balaq Mangku Nagara” yang berarti raja besar pemangku negara. Sementara Ibu Iriana memperoleh gelar “Ratu Indoman” yang dapat dimaknai sebagai ratu yang mengayomi sekaligus tempat berkeluh kesah dan memberi perlindungan bagi keluarga.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan terima kasih atas gelar yang telah diberikan kepada dirinya dan Ibu Iriana. Presiden memandang bahwa gelar yang diberikan ini merupakan suatu amanah bagi dirinya untuk memajukan adat dan kesejahteraan masyarakat di Sumatra Selatan. “Saya dan Ibu Iriana memaknai semangat adok, semangat jajuluk, semangat gelar Rajo Balaq Mangku Negara dan Ratu Indoman yang dianugerahkan kepada kami berdua adalah sebagai pesan, harapan, dan tanggung jawab untuk selalu mengangkat derajat dan memajukan adat Komering serta untuk selalu memajukan kesejahteraan Sumatra Selatan,” ujarnya. Presiden juga meyakini bahwa adat, tradisi, dan kebudayaan bangsa adalah sumber energi besar bagi kemajuan Indonesia.

Sebuah modal bagi kita untuk dapat memajukan bangsa. “Kita memiliki 714 suku, dengan budaya masing-masing, dengan adat masing-masing, dengan tradisi, masing-masing, dengan energi masing-masing,” kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan, Indonesia memang sudah digariskan untuk terlahir dengan perbedaan budaya, adat, dan bahasa yang beragam.

Hal itu merupakan anugerah Allah yang harus kita syukuri dan harus kita jaga kesatuannya sebagai aset terbesar bangsa.

“Jangan sampai Indonesia maju secara teknologi tapi mundur secara kebudayaan. Teknologi indonesia maju, tradisi, adat dan kebudayaan bangsa kita juga harus ikut maju,” tuturnya. Maka itu, Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat adat Komering di Sumatra Selatan untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. “Saya ingin mengajak masyarakat adat Komering untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan Indonesia, menjaga kerukunan negara kita Indonesia,” tandasnya.

Prosesi pemberian gelar tersebut atau yang di wilayah setempat biasa disebut dengan nabuh jajuluk diawali dimulai sekira pukul 09.00 WIB.

Presiden Joko Widodo, didampingi oleh tetua adat, meniti “titian agung” yang berupa tiga lembar tikar yang dilapisi kain putih sepanjang empat meter untuk kemudian duduk bersama. Selanjutnya, tetua adat mengumumkan kepada masyarakat yang hadir mengenai pemberian gelar adat masyarakat Komering kepada Presiden dan Ibu Iriana sekaligus meminta persetujuan dan pertimbangan dari masyarakat. Gong adat kemudian ditabuh sebagai tanda pemberian gelar.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru.(red.mjp/rhdyt.sbr:is)

DEKLARASI DANA HIBAH IDA 2018 SUMUT


journalpolice.id-Medan Sumatera, 17 November 2018- Laporan awak media petugas IDA Sumatera Lukman menuturkan, Demi Kebaikan Tertinggi Bagi Semua Yang Berada Didalam Perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, Demi Keadilan, Keamanan dan Kesejahteraan semua Umat Tuhan YME, dimulai dengan Indonesia, Mercusuar Dunia, MENDEKLARASIKAN:

Bahwa Dana IDA.1. SUMATRA 01270. KORD. AH 151 adalah HIBAH IDA yang di buka pada Tahun 1967 Penutupan 1976 Oleh IDA World Bank Group. Dan pencairan Terbaru Dana IDA World Bank Group tertanggal 1 April 2018 dengan Total 500 Milyar USD, siap dipergunakan sesuai dengan Kepentingan dan Kesejahteraan semua Umat di Wilayah Sumatera, Indonesia.

Dengan demikian penyampaian beberapa hal dalam PELAKSANAAN, PENERAPAN VISI MISI RELAWAN IDA DAN PENCAIRAN DAN PENGGUNAAN DANA HIBAH IDA SUMATERA 01270 DARI PENCAIRAN TERBARU TAHUN 2018 DI SUMATERA INDONESIA.

Pemerintah diharap Menanggapi Pencairan terbaru Dana IDA SUMATERA 01270, maka Kami selaku masyarakat dan generasi bangsa memandang perlu untuk mengambil peran dalam membantu proses penerapan pencairan dan Penggunaannya agar dapat memberikan manfaat bagi Masyarakat SUMATERA Pada Khususnya dan Masyarakat Indonesia Pada Umumnya. Hal tersebut adalah merupakan sebuah upaya untuk memperbaiki Perbankan Negara Nasional, menyelamatkan generasi kita dari Kemiskinan dan Kebodohan.

Visi:

” ASURANSI KEAMANAN DAN KESEJAHTERAAN DUNIA ”

Misi:

” MENYELAMATKAN GENERASI BANGSA DARI KEMISKINAN DAN KEBODOHAN ”

IDA.1. SUMATERA 01270 adalah sebuah Solusi untuk Krisis Ekonomi Global dan memperoleh Visi Misi yang sama dengan Perserikatan Bangsa Bangsa ( United Nations, sesuai dengan PRIVILEDGES OF IMMUNITY Judicial Personality Article 1 Section 1, Property, Funds and Assets, Article II, Section 2-8 UN-Convention.

Selamat Datang Perjanjian Dunia Baru, di ERA Indonesia Mercusuar Dunia.
Masa Depan Yang Baik Adalah Tanggung Jawab Semua Generasi, Dari dan Untuk Rakyat Indonesia dan Dunia ucap salah satu koordinator.

Sejahtera Indonesia, Sejahtera Dunia!

World Address of Owner States relawan IDA : Jl. Marelan V Pasar II Barat Lingkungan Kosong 3 Gg. Berani NO. 217 Kel. Terjun Kec. Medan Marelan Kotamadya Medan – Sum-Ut Kode Pos 20256

Tanggapan dari beberapa peserta semoga acara ini di sambut pihak dunia kususnya negara Indonesia agar asuransi kemanusiaan dan terbebas dari kebodohan indonesia mercusuar dunia segera dapat jawaban.(Red.Mjp/rhdyt)

JOKOWI : BERI GELAR KEPADA 6 TOKOH SEBAGAI PAHLAWAN NASIONAL

journalpolice.id-Jakarta,- Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada enam orang tokoh yang dianggap berjasa dalam perjuangan di berbagai bidang untuk merebut dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Pemberian gelar tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang mengatur kriteria pemberian tanda kehormatan.

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 123/TK/Tahun 2018 yang ditandatangani pada 6 November 2018, Presiden Joko Widodo menetapkan nama-nama di bawah ini sebagai Pahlawan Nasional:

Alm. Abdurrahman Baswedan (tokoh dari D.I. Yogyakarta);
Alm. Ir. H. Pangeran Mohammad Noor (tokoh dari Kalimantan Selatan);
Almh. Agung Hajjah Andi Depu (tokoh dari Sulawesi Barat);
Alm. Depati Amir (tokoh dari Bangka Belitung);
Alm. Mr. Kasman Singodimedjo (tokoh dari Jawa Tengah); dan
Alm. Brigjen K.H. Syam’un (tokoh dari Banten).
Penganugerahan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 8 November 2018, pukul 13.00 WIB dihadiri oleh para ahli waris dari keenam tokoh tersebut. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden. (Red.mjp/rhdyt)

HANYA NEGARA INDONESIA MENGGAGAP PALSU DOKUMEN UN SWISSINDO DALAM SIDANG PN CIREBON JABAR


Journalpolice.id -international-pantauan awak media Pada persidangan pertama pada tanggal 6 November 2018 sidang pertama pembacaan dakwaan berdasar klaripikasi dari Mabes Polri dilimpahkan kepada PN Cirebon yang mana terdakwa di dakwa pasal 263 sedang rentetan kronologi munculnya SBI dianggap Sudah tidak relevan lagi karena dasar yang di pakai masyarakat Voucer M1 dan SPBU (surat penghapusan utang ) artinya proses sudah dijalankan oleh un swissindo sebagaimana aturan bank dalam panatauan awak media mengagap perlunya pengunggakapan secara detail pihak 25 negara juga sudah beredar dan ada di medsos link link UNSwissindo luar negeri artinya perlu juga di libatkan karena tidak ada unsur-unsur merubah idologi negara negara lain bahkan masyarakat di negara lain juga masyarakatnya menerima Program UN-Swissindo.

Rabu, 31 Okt. 2018 Klasifikasi Perkara Pemalsuan Surat Nomor Perkara421/Pid.B/2018/PN SbrTanggal Surat Pelimpahan Rabu, 31 Okt. 2018

Nomor Surat Pelimpahan 421

Penuntut Umum 1.KUSTRIYO, S.H.

SUGIHARTONO Alias SINO SUGIHARTO NOTO NEGORO

Tanpa di dampingi Penasehat Hukum artinya sesuai AKLAMASI AKBAR 10 Oktober 2016 siap menangung akibat yang timbul.

Kesatu:

PN Cirebon menerangkan Bahwa terdakwa SUGIHARTONO Alias SINO SUGIHARTO NOTO NEGORO pada hari, tanggal dan bulan yang tidak dapat dipastikan lagi dalam tahun 2015 sampai dengan tahun 2016, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2015 sampai dengan tahun 2016, bertempat di Perumahan Griya Caraka, Jl. Bougenvil 3 Blok K 1-4 No. 24, Kedawung, Kabupaten Cirebon, Propinsi Jawa Barat, atau setidak-tidaknya Pengadilan Negeri Sumber masih berwenang mengadili, telah membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat membuat suatu hak, perikatan, atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu, diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. Perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara-cara,sebagai berikut :

Bahwa terdakwa sebagai Presiden UN SWISSINDO keuangan kelompok Bank Dunia adalah selaku Dewan Ikatan Dokumen Internasional yang meliputi Induk 25 (dua puluh lima) negara Multinasional yang sekarang dipusatkan kembali ke Indonesia yang sementara berada di Griya Caraka, Jl. Bougenvil 3 Blok K 1-4 No. 24, Kedawung, Kabupaten Cirebon, Propinsi Jawa Barat dan bukti penunjukkan terdakwa sebagai Presiden UN SWISSINDO keuangan kelompok Bank Dunia adalah tanda pengenal yang terdapat dalam Kartu TASK FORCE NEO THE UNITED KINGDOM OF GOD SKY EARTH SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT MULTINATIONAL dengan Kode 99.98 yang ditandatangani oleh terdakwa sendiri.

UN SWISSINDO terbentuk bersamaan dengan register UPU (Universal Postal Union) id 3166/Alpha 02 official name Indonesia pada tahun 1887,

untuk ijin terkait pendirian UN SWISSINDO di Indonesia adalah Un Approval Nomor : MISA 81704 Heavy Freedom Republik Indonesia 17-08-1945 Batavia dan yang mengeluarkan ijin adalah Presiden Soekarno,

hal tersebut terkait dengan patern license aggrement: CC/Creative Commonth 3.0 IGO dan UN SWISSINDO adalah gabungan dari global the comitte of three hundreds-the international organic agency-united nation, dimana bagian dari United Nations/UN SWISSINDO didalamnya sebagai keuangan kelompok Bank Dunia yang memiliki kegiatan yaitu :

Melepaskan beban utang publik/masyarakat melalui pemerintah.

Melepaskan dana hibah melalui IDA (International Development Association) yaitu melaksanakan index pembangunan manusia.

Bahwa program-program UN SWISSINDO dalam rangka melepaskan beban utang publik / masyarakat, yaitu :

Pelepasan beban utang publik/masyarakat;

Pelepasan beban utang negara anggota IBRD (Intrnational Bank Rekontruction Development) khususnya Indonesia.

Pemberian jaminan biaya hidup setiap orang di dunia;Kuota jaminan cetak uang sah negara-negara anggota PBB;

Kuota jaminan pelepasan utang perusahaan;

Pembangunan venus project of the future city di setiap provinsi;

Membangun index dalam rangka index pertumbuhan pembangunan manusia sesuai dinamika perubahan ekonomi Pancasila ke dalam sistem tata penyelenggara negara NKRI 17-8-1945.

Menyampaikan kembali dana hibah perwalian melalui IDA (International Development Association) sesuai No. Id IDA sejak tahun 1961 s/d 2018.

Bahwa terbentuknya program UN SWISSINDO tersebut adalah dinamika perubahan ekonomi Pancasila ke depan sedangkan untuk bentuk dokumen dari program tersebut masih dalam penyusunan UN SWISSINDO untuk sementara yang sudah berjalan adalah pelepasan beban utang publik/masyarakat dan pemberian jaminan biaya hidup setiap orang didunia yang sudah diperkenalkan kepada masyarakat yang awalnya ada seseorang datang kepada terdakwa bercerita terkait memiliki hutang di perbankan, kemudian terdakwa memberikan Sertifikasi Pelepasan Beban Utang (SPBU) yang isinya masyarakat dapat menyampaikan Sertifikasi Pelepasan Beban Utang (SPBU) ke pihak perbankan untuk dibebaskan hutangnya dan dari orang pertama tersebutlah banyak yang menginginkan untuk dibebaskan hutang-hutangnya dibank, kemudian terdakwa sampaikan bahwa silahkan saja discan untuk disampaikan kepada masyarakat lainnya dan dalam beberapa bulan sudah banyak relawan UN SWISSINDO di beberapa wilayah Indonesia, sehingga terdakwa melakukan AKLAMASI AKBAR pada tanggal 16 oktober 2016 di Taman Padang Monas depan istana Presiden, Jakarta untuk menyampaikan tentang program pelepasan utang publik/masyarakat dan program pemberian jaminan biaya hidup setiap orang di dunia.

Bahwa cara pelaksanaan program pembebasan utang publik/masyarakat yaitu menggunakan Sertifikasi Pelepasan beban Utang (SPBU) yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO kemudian masing-masing masyarakat menggunakan sertifikasi tersebut dilampirkan dengan data nasabah yang memiliki utang kepada 6 (enam) Prime Bank yaitu BCA, BNI, BRI, DANAMON, MANDIRI, CIMB NIAGA dengan maksimal hutang yang dimiliki nasabah yaitu sebesar Rp. 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah),

dengan akad kredit maksimal tertanggal 4 Februari 2016 dan untuk program pemberian jaminan biaya hidup setiap orang di dunia caranya yaitu menggunakan e-KTP masing-masing masyarakat dilampirkan dengan voucher M1 yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO kemudian diajukan kepada 6 (enam) Prime Bank yaitu BCA, BNI, BRI, Bank Danamon, Bank Mandiri dan Bank Lippo Group (CIMB Niaga), didasari dari :UN SWISSINDO selaku Lembaga Tinggi Tertinggi Bangsa dan Lembaga Tinggi Tertinggi Negara Dewan Ikatan Dokumen Internasional;Final Audit Infinite Bank Statement The Commite of 300-The World Bank Group-United Nation 2012;UN SWISSINDO selaku keuangan Kelompok Bank Dunia (The Ownership Club).

Bahwa Sertifikasi Pelepasan Beban Utang (SPBU) yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO berbentuk selembar kertas yang berisi tentang SERTIFIKAT KAR-NEGARA Nomor : 99.98 SERI 1-4 INDUK 25 NEGARA yang berbunyi Sertifikasi Yang Dapat Diterima, Surat Pelepasan Beban Utang dan voucher M1 yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO berbentuk selembar kertas yang berisi M1.

SURAT KUASA, terdiri dari nama masyarakat yang akan diberikan jaminan hidup dan ditandatangani oleh terdakwa.Bahwa masyarakat/nasabah yang mengajukan pembebasan utang melalui program UN SWISSINDO mendapatkan fotocopy/scan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) Nomor Seri 101.102.537 dengan nilai Rp.4.500.000.000.000.000,- (empat ribu lima ratus trilyun rupiah) yang ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia DARMIN NASUTION dan Direktur PU MULYAWAN HADAD pada tanggal 26 Juni 2012 yang terdapat stempel OFFICIAL VOUCHER M1-EXECUTION, OFFICIAL VOUCHER M1-2016, RATU ADIL VOUCHER M1-2016, PIN WORLD BANK-KHOLIPATUL IMAM MAHDI INTRUCTION OF VALIDLY, 99.98 WORLD VERPONDING, PAID IN FULL yang ditandatangani President Commisaries UN SWISSINDO tersebut dari terdakwa selaku Presiden UN SWISSINDO yang dibuat dengan menggunakan laptop merk Sony Vaio warna putih milik terdakwa.

Bahwa UN SWISSINDO selaku Lembaga Tinggi Tertinggi Bangsa, selaku Lembaga Tinggi Tertinggi Negara Dewan Ikatan Dokumen Internasional, selaku Final Audit Infinite Bank Statement The Commite of 300-The World Bank Group-United Nation 2012, selaku keuangan Kelompok Bank Dunia (The Ownership Club) dan

Susunan Struktur Organisasi UN SWISSINDO yaitu terdakwa sebagai Presiden/owner/chairman, saudara LATHOIFUD TOHAR sebagai Gubernur Jenderal Indonesia dan Deputi Jenderal di Propinsi Indonesia tidak terdaftar pada Kementerian Hukum dan HAM RI.

Bahwa pada tanggal 30 Agustus 2016,

Bank Indonesia telah menerbitkan press release resmi guna mengklarifikasi pemberitaan dan isu tidak benar yang diinisiasi oleh UN SWISSINDO,

pada pokoknya menyampaikan hal-hal, sebagai berikut: Menghimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap penawaran dan/atau ajakan dari pihak manapun terkait hal tersebut;

Hal tersebut tidak benar dan merupakan tindak penipuan dan penyalahgunaan nama Bank Indonesia oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk keuntungan dan kepentingan pribadi;

Terkait dengan Sertifikat Bank Indonesia/Surat Berharga lainnya yang diduga dikeluarkan oleh Bank Indonesia, dengan ini kami sampaikan bahwa Sertifikat Bank Indonesia/Surat Berharga lainnya tersebut palsu;Bank Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan berkaitan dengan hal tersebut;Untuk menghindari risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan, apabila diperlukan kepada pihak-pihak yang mendapat permintaan tersebut dapat mengkonfirmasinya terlebih dahulu kepada Bank Indonesia.Bahwa Sertifikat Bank Indonesia dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor : 18/12/PBI/2016 tentang Operasi Moneter, Pasal 1 angka 7 mengatur bahwa yang dimaksud dengan Sertifikat Bank Indonesia atau SBI adalah surat berharga dalam mata uang rupiah yang diterbitkan Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka pendek yang pengaturan terkait Sertifikat Bank Indonesia terdapat dalam Surat Edaran Bank Indonesia Nomor : 18/24/DPM/2016 tanggal 31 oktober 2016 tentang Operasi Pasar Terbuka, yaitu :

Sertifikat Bank Iindonesia diterbitkan oleh Bank Indonesia secara scripless (tanpa warkat/non fisik) dan pencatatannya dilakukan dalam sistem Bank Indonesia-Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS);Yang dimaksud tanpa warkat (scripless) adalah diterbitkan tanpa adanya fisik Sertifikat Bank Indonesia dan bukti kepemiliki Sertifikat Bank Indonesia berupa pencatatan elektronik.

Bahwa Sertifikat Bank Indonesia yang digunakan memiliki karakteristik yaitu satuan unit terkecil sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah); berjangka waktu paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan; diterbitkan dan diperdagangkan dengan sistem diskonto;

diterbitkan dan ditransaksikan disistem Bank Indonesia-Electronic Trading Platform (BI-ETP) dan apabila dikaitkan dengan Sertifikat Bank Indonesia,

peran DPSP sesuai Peraturan Anggota Dewan Gubernur Intern Nomor : 19/29/PADG/INTERN tanggal 31 Agustus 2017 tentang Organisasi Departemen  Penyelenggaran Sistem Pembayaran adalah melaksanakan operasional infrastruktur pasar keuangan Bank Indonesia yaitu BI-SSSS untuk penatausahaan surat berharga termasuk Sertifikat Bank Indonesia yang mulai dilakukan sejak tahun 2002 yang saat itu dikenal dengan sistem Book Entry Registry (BER) sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor : 4/10/PBI/2002 tentang Sertifikat Bank Indonesia dan Surat Edaran Nomor : 4/20/DPM perihal Tata Cara Penerbitan, Perdagangan dan Penatausahaan Sertifikat Bank Indonesia.

Bahwa Bank Indonesia-Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) merupakan   infrastruktur yang digunakan sebagai sarana Penatausahaan Transaksi dan Penatausahaan Surat Berharga yang dilakukan secara elektronik dan tanpa warkat (Scripless) sebagai pengganti Sistem SPS diberlakukan berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor : 6/2/PBI/2004 tentang Bank Indonesia-Scripless Securities Settlement System, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor : 10/2/PBI/2008 dan Peraturan Bank Indonesia Nomor : 12/12/PBI/2010 serta Peraturan Bank Indonesia Nomor : 1718/PBI/2015 tentang Penyelenggaraan Transaksi, Penatausahaan Surat Berharga dan Setlemen Dana Seketika terakhir diubah dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor : 18/6/PBI/2016.Bahwa dokumen Sertifikat Bank Indonesia No. 080287, tanggal 21 Januari 2016, isinya memuat :Judul dengan nama Sertifikat Bank Indonesia (SBI);Terdapat nama dan tanda tangan atas nama NIRWANSYAH;Dengan nilai Rp. 300.000.000.000 (tiga ratus milyar rupiah); dan

Dokumen Sertifikat Bank Indonesia No. 101.102.537, tanggal 26 Juni 2012 isinya memuat :

Judul dengan nama Sertifikat Bank Indonesia (SBI);

Terdapat nama dan tanda tangan atas nama DARMIN NASUTION dan MULYAMAN HADAD;Dengan nilai Rp. 4.500.000.000.000.000 (empat ribu lima ratus triliun rupiah); serta

Dokumen Acceptable Certification, isinya memuat :

Nama Bank Indonesia, Nomor Rekening dan nilai uang dalam Rupiah dan US Dollar adalah bukan produk yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Bahwa Sertifikat Bank Indonesia yang dimiliki UN SWISSINDO adalah palsu karena Bank Indonesia tidak pernah mengeluarkan sertifikat tersebut sehingga Bank Indonesia dirugikan terkait dengan kredibiltas Bank Indonesia dan dikhawatirkan dapat mengganggu pelaksanaan tugas Bank Indonesia dalam mengendalikan stabilitas moneter dan stabilitas sistem keuangan serta dengan adanya informasi Sertifikat Bank Indonesia yang tidak benar (palsu) tersebut dapat mengakibatkan timbulnya kerugian dimasyarakat.

PN Cirebon membacakan Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 263 ayat (1) KUHP. —–

Kedua:

Bahwa pengadilan negeri cirebon menerangkan terdakwa SUGIHARTONO Alias SINO SUGIHARTO NOTO NEGORO pada hari, tanggal dan bulan yang tidak dapat dipastikan lagi dalam tahun 2015 sampai dengan tahun 2016, atau

Setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2015 sampai dengan tahun 2016, bertempat di Perumahan Griya Caraka, Jl. Bougenvil 3 Blok K 1-4 No. 24, Kedawung, Kabupaten Cirebon, Propinsi Jawa Barat,

atau setidak-tidaknya Pengadilan Negeri Sumber masih berwenang mengadili, dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati, jika pemakian itu dapat menimbulkan kerugian. Perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara-cara,sebagai berikut :

Bahwa terdakwa sebagai Presiden UN SWISSINDO keuangan kelompok Bank Dunia adalah selaku Dewan Ikatan Dokumen Internasional yang meliputi Induk 25 (dua puluh lima) negara Multinasional yang sekarang dipusatkan kembali ke Indonesia yang sementara berada di Griya Caraka, Jl. Bougenvil 3 Blok K 1-4 No. 24, Kedawung, Kabupaten Cirebon, Propinsi Jawa Barat dan

bukti penunjukkan terdakwa sebagai Presiden UN SWISSINDO keuangan kelompok Bank Dunia adalah tanda pengenal yang terdapat dalam Kartu TASK FORCE NEO THE UNITED KINGDOM OF GOD SKY EARTH SWISSINDO WORLD TRUST INTERNATIONAL ORBIT MULTINATIONAL dengan Kode 99.98 yang ditandatangani oleh terdakwa sendiri. UN SWISSINDO terbentuk bersamaan dengan register UPU (Universal Postal Union) id 3166/Alpha 02 official name Indonesia pada tahun 1887,

untuk ijin terkait pendirian UN SWISSINDO di Indonesia adalah Un Approval Nomor : MISA 81704 Heavy Freedom Republik Indonesia 17-08-1945 Batavia dan yang mengeluarkan ijin adalah Presiden Soekarno,

hal tersebut terkait dengan patern license aggrement: CC/Creative Commonth 3.0 IGO dan UN SWISSINDO adalah gabungan dari global the comitte of three hundreds-the international organic agency-united nation, dimana bagian dari United Nations/UN SWISSINDO didalamnya sebagai keuangan kelompok Bank Dunia yang memiliki kegiatan yaitu :Melepaskan beban utang publik/masyarakat melalui pemerintah.Melepaskan dana hibah melalui IDA (International Development Association) yaitu melaksanakan index pembangunan manusia.Bahwa program-program UN SWISSINDO dalam rangka melepaskan beban utang publik / masyarakat, yaitu :

Pelepasan beban utang publik/masyarakat;Pelepasan beban utang negara anggota IBRD (Intrnational Bank Rekontruction Development) khususnya Indonesia.Pemberian jaminan biaya hidup setiap orang di dunia;


Kuota jaminan cetak uang sah negara-negara anggota PBB;Kuota jaminan pelepasan utang perusahaan;Pembangunan venus project of the future city di setiap provinsi;Membangun index dalam rangka index pertumbuhan pembangunan manusia sesuai dinamika perubahan ekonomi Pancasila ke dalam sistem tata penyelenggara negara NKRI 17-8-1945.

Menyampaikan kembali dana hibah perwalian melalui IDA (International Development Association) sesuai No. Id IDA sejak tahun 1961 s/d 2018.

Bahwa terbentuknya program UN SWISSINDO tersebut adalah dinamika perubahan ekonomi Pancasila ke depan sedangkan untuk bentuk dokumen dari program tersebut masih dalam penyusunan UN SWISSINDO untuk sementara yang sudah berjalan adalah pelepasan beban utang publik/masyarakat dan pemberian jaminan biaya hidup setiap orang didunia yang sudah diperkenalkan kepada masyarakat yang awalnya ada seseorang datang kepada terdakwa bercerita terkait memiliki hutang di perbankan, kemudian terdakwa memberikan Sertifikasi Pelepasan Beban Utang (SPBU) yang isinya masyarakat dapat menyampaikan Sertifikasi Pelepasan Beban Utang (SPBU) ke pihak perbankan untuk dibebaskan hutangnya dan dari orang pertama tersebutlah banyak yang menginginkan untuk dibebaskan hutang-hutangnya dibank, kemudian terdakwa sampaikan bahwa silahkan saja discan untuk disampaikan kepada masyarakat lainnya dan dalam beberapa bulan sudah banyak relawan UN SWISSINDO di beberapa wilayah Indonesia, sehingga terdakwa melakukan

AKLAMASI AKBAR pada tanggal 16 oktober 2016 di Taman Padang Monas depan istana Presiden, Jakarta untuk menyampaikan tentang program pelepasan utang publik/masyarakat dan program pemberian jaminan biaya hidup setiap orang di dunia.

Bahwa cara pelaksanaan program pembebasan utang publik/masyarakat yaitu menggunakan Sertifikasi Pelepasan beban Utang (SPBU) yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO

kemudian masing-masing masyarakat menggunakan sertifikasi tersebut dilampirkan dengan data nasabah yang memiliki utang kepada 6 (enam) Prime Bank yaitu BCA, BNI, BRI, DANAMON, MANDIRI, CIMB NIAGA dengan maksimal hutang yang dimiliki nasabah yaitu sebesar Rp. 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah), dengan akad kredit maksimal tertanggal 4 Februari 2016 dan

untuk program pemberian jaminan biaya hidup setiap orang di dunia caranya yaitu menggunakan e-KTP masing-masing masyarakat dilampirkan dengan voucher M1 yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO kemudian diajukan kepada 6 (enam) Prime Bank yaitu BCA, BNI, BRI, Bank Danamon, Bank Mandiri dan Bank Lippo Group (CIMB Niaga), didasari dari :

UN SWISSINDO selaku Lembaga Tinggi Tertinggi Bangsa dan Lembaga Tinggi Tertinggi Negara Dewan Ikatan Dokumen Internasional;Final Audit Infinite Bank Statement The Commite of 300-The World Bank Group-United Nation 2012;UN SWISSINDO selaku keuangan Kelompok Bank Dunia (The Ownership Club).

Bahwa Sertifikasi Pelepasan Beban Utang (SPBU) yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO berbentuk selembar kertas yang berisi tentang

SERTIFIKAT KAR-NEGARA Nomor : 99.98 SERI 1-4 INDUK 25 NEGARA yang berbunyi Sertifikasi Yang Dapat Diterima, Surat Pelepasan Beban Utang dan voucher M1 yang dikeluarkan oleh UN SWISSINDO berbentuk selembar kertas yang berisi M1. SURAT KUASA, terdiri dari nama masyarakat yang akan diberikan jaminan hidup dan ditandatangani oleh terdakwa.

Bahwa masyarakat/nasabah yang mengajukan pembebasan utang melalui program UN SWISSINDO mendapatkan fotocopy/scan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) Nomor Seri 101.102.537 dengan nilai Rp.4.500.000.000.000.000,- (empat ribu lima ratus trilyun rupiah) yang ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia DARMIN NASUTION dan Direktur PU MULYAWAN HADAD pada tanggal 26 Juni 2012 yang terdapat stempel OFFICIAL VOUCHER M1-EXECUTION, OFFICIAL VOUCHER M1-2016, RATU ADIL VOUCHER M1-2016, PIN WORLD BANK-KHOLIPATUL IMAM MAHDI INTRUCTION OF VALIDLY, 99.98 WORLD VERPONDING, PAID IN FULL yang ditandatangani President Commisaries UN SWISSINDO tersebut dari terdakwa selaku Presiden UN SWISSINDO yang dibuat dengan menggunakan laptop merk Sony Vaio warna putih milik terdakwa yang kemudian oleh terdakwa Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tersebut digunakan untuk pembebasan utang melalui program UN SWISSINDO.

Bahwa UN SWISSINDO selaku Lembaga Tinggi Tertinggi Bangsa, selaku Lembaga Tinggi Tertinggi Negara Dewan Ikatan Dokumen Internasional, selaku Final Audit Infinite Bank Statement The Commite of 300-The World Bank Group-United Nation 2012, selaku keuangan Kelompok Bank Dunia (The Ownership Club) dan Susunan Struktur Organisasi UN SWISSINDO yaitu terdakwa sebagai Presiden/owner/chairman, saudara LATHOIFUD TOHAR sebagai Gubernur Jenderal Indonesia dan Deputi Jenderal di Propinsi Indonesia tidak terdaftar pada Kementerian Hukum dan HAM RI.

Bahwa pada tanggal 30 Agustus 2016, Bank Indonesia telah menerbitkan press release resmi guna mengklarifikasi pemberitaan dan isu tidak benar yang diinisiasi oleh UN SWISSINDO, pada pokoknya menyampaikan hal-hal, sebagai berikut:

Menghimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap penawaran dan/atau ajakan dari pihak manapun terkait hal tersebut;

Hal tersebut tidak benar dan merupakan tindak penipuan dan penyalahgunaan nama Bank Indonesia oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk keuntungan dan kepentingan pribadi;

Terkait dengan Sertifikat Bank Indonesia/Surat Berharga lainnya yang diduga dikeluarkan oleh Bank Indonesia, dengan ini kami sampaikan bahwa Sertifikat Bank Indonesia/Surat Berharga lainnya tersebut palsu;Bank Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan berkaitan dengan hal tersebut;

Untuk menghindari risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan, apabila diperlukan kepada pihak-pihak yang mendapat permintaan tersebut dapat mengkonfirmasinya terlebih dahulu kepada Bank Indonesia.

Bahwa Sertifikat Bank Indonesia dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor : 18/12/PBI/2016 tentang Operasi Moneter, Pasal 1 angka 7 mengatur bahwa yang dimaksud dengan Sertifikat Bank Indonesia atau SBI adalah surat berharga dalam mata uang rupiah yang diterbitkan Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka pendek yang pengaturan terkait Sertifikat Bank Indonesia terdapat dalam Surat Edaran Bank Indonesia Nomor : 18/24/DPM/2016 tanggal 31 oktober 2016 tentang Operasi Pasar Terbuka, yaitu :

Sertifikat Bank Iindonesia diterbitkan oleh Bank Indonesia secara scripless (tanpa warkat/non fisik) dan pencatatannya dilakukan dalam sistem Bank Indonesia-Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS);

Yang dimaksud tanpa warkat (scripless) adalah diterbitkan tanpa adanya fisik Sertifikat Bank Indonesia dan bukti kepemiliki Sertifikat Bank Indonesia berupa pencatatan elektronik.

Bahwa Sertifikat Bank Indonesia yang digunakan memiliki karakteristik yaitu satuan unit terkecil sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah); berjangka waktu paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan; diterbitkan dan diperdagangkan dengan sistem diskonto; diterbitkan dan ditransaksikan disistem Bank Indonesia-Electronic Trading Platform (BI-ETP) dan apabila dikaitkan dengan Sertifikat Bank Indonesia,

peran DPSP sesuai Peraturan Anggota Dewan Gubernur Intern Nomor : 19/29/PADG/INTERN tanggal 31 Agustus 2017 tentang Organisasi Departemen  Penyelenggaran Sistem Pembayaran adalah melaksanakan operasional infrastruktur pasar keuangan Bank Indonesia yaitu BI-SSSS untuk penatausahaan surat berharga termasuk Sertifikat Bank Indonesia yang mulai dilakukan sejak tahun 2002 yang saat itu dikenal dengan sistem Book Entry Registry (BER) sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor : 4/10/PBI/2002 tentang Sertifikat Bank Indonesia dan

Surat Edaran Nomor : 4/20/DPM perihal Tata Cara Penerbitan, Perdagangan dan Penatausahaan Sertifikat Bank Indonesia.

Bahwa Bank Indonesia-Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) merupakan   infrastruktur yang digunakan sebagai sarana Penatausahaan Transaksi dan Penatausahaan Surat Berharga yang dilakukan secara elektronik dan tanpa warkat (Scripless) sebagai pengganti Sistem SPS diberlakukan berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor : 6/2/PBI/2004 tentang Bank Indonesia-Scripless Securities Settlement System, sebagaimana telah diubah dengan

Peraturan Bank Indonesia Nomor : 10/2/PBI/2008 dan

Peraturan Bank Indonesia Nomor : 12/12/PBI/2010 serta

Peraturan Bank Indonesia Nomor : 1718/PBI/2015 tentang Penyelenggaraan Transaksi, Penatausahaan Surat Berharga dan Setlemen Dana Seketika terakhir diubah dengan

Peraturan Bank Indonesia Nomor : 18/6/PBI/2016.Bahwa dokumen Sertifikat Bank Indonesia No. 080287, tanggal 21 Januari 2016, isinya memuat :

Judul dengan nama Sertifikat Bank Indonesia (SBI);Terdapat nama dan tanda tangan atas nama NIRWANSYAH;Dengan nilai Rp. 300.000.000.000 (tiga ratus milyar rupiah); dan

Dokumen Sertifikat Bank Indonesia No. 101.102.537,

tanggal 26 Juni 2012 isinya memuat : Judul dengan nama Sertifikat Bank Indonesia (SBI);Terdapat nama dan tanda tangan atas nama DARMIN NASUTION dan MULYAMAN HADAD;Dengan nilai Rp. 4.500.000.000.000.000 (empat ribu lima ratus triliun rupiah); serta

Dokumen Acceptable Certification, isinya memuat : Nama Bank Indonesia, Nomor Rekening dan nilai uang dalam Rupiah dan US Dollar adalah bukan produk yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Bahwa Sertifikat Bank Indonesia yang dimiliki UN SWISSINDO adalah dianggap palsu karena Bank Indonesia tidak pernah mengeluarkan sertifikat tersebut sehingga Bank Indonesia dirugikan terkait dengan kredibiltas Bank Indonesia dan dikhawatirkan dapat mengganggu pelaksanaan tugas Bank Indonesia dalam mengendalikan stabilitas moneter dan stabilitas sistem keuangan serta dengan adanya informasi Sertifikat Bank Indonesia yang tidak benar (palsu) tersebut dapat mengakibatkan timbulnya kerugian dimasyarakat.

Pantauan Dugaan kerugian pada masyarakat tidak tepat karena adanya program un swissindo itu program pembebasan hutang selain individu juga program pembebasan hutang semua negara negara anggota un swissindo uno pbb yang mana jika proses hukum yang sedang berjalan di negara lain berjalan tanpa campur tangan pemerintahanya

Jangan hanya SBI dianggap palsu sebagai bahan utama persidangan namun sejarah history timbulnya SBI yang dianggap palsu oleh pihak-pihak yang merasa di rugikan secara non material namun harus dibuktikan bahwa perjanjian yang awal akhir juga harus diungkap

sejarah timbulnya UN SWISSINDOyang mencatut negara anggota yang diklaim juga di periksa agar tidak ada kerancuan kebenaran sejarah atuapun cerita cerita itu.

Gak masuk akal jika hanya SBI palsu berani memberikan surat surat yang di kirim oleh Pimpinan UN Swissindo kepada 25 negara Induk dan 300anggota serta bukti-bukti agar di pengadilan cirebon memanggil pihak negara yang di sebut sebut oleh pimpinan UN SWISSINDO -UNO PBB pantauan tim media.(red Mjp/rhdyt)

 

TASYAKURAN PSHT RANTING COLOMADU DENGAN SISWA-SISWA MILENIAL DIHADIRI KETUA CABANG SUHANTO


Journalpolice.id-Karanganyar -liputan
Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Colomadu Jawa Tengah menggelar tasyakuran warga baru , Minggu (04-11-2018). Pukul 09.00wib -15.00wib sampai selesai.

Kegiatan tasyakuran warga baru tersebut dihadiri oleh Suhanto BA,SH Ketua Cabang Karanganyar dan Bupati Yuliatmono,AKP Joko Waluyono SH MH Muspika Colomadu, tokoh masyarakat, dan Para ketua ranting se kabupaten karanganyar serta ratusan warga PSHT.

PSHT Ranting Colomadu Yang Di Sesepuhi oleh Wawan Pramono Mengadakan Tasyakuran Warga Baru PSHT yang di panitiai oleh Saudara saat di temui awak media menjelaskan adanya hiburan dangdutan ,Bakti Sosial pengobatan kusus stroke dan asam urat oleh “Ki sambang dalan” hiburan Reog ponorogo Atraksi Sisawa Psht sangat meriah sampai dengan selesai.

Diharapkan kedepan kegiatan yang sama bisa terus diselenggarakan dan lebih meriah lagi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan pihak terkait lainnya. Sehingga kegiatan tasyakuran ini dapat berjalan lancar, tertib, aman sesuai harapan bersama,” ungkap panita

Suhanto BA,SH selaku ketua PSHT cabang karanganyar berpesan bahwa guru-guru SH tidak sekalipun mengajarkan murid atau warganya untuk berkelahi dalam menyelesaikan masalah, Apalagi sampai tawuran melibatkan banyak anggota SH agar dijadikan pemersatu bangsa, dalam ajaran SH. Juga ajaran utama SH adalah Memayu Hayuning Buwana, berbudi luhur, menakar benar dan salah, serta bertakwa kepada Tuhan YME dengan asas Pancasila ungkapnya.

Dan Panita acara bangga atas suksesnya acara tadi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak .

Imbuh wawan pramono SE selaku Ketua rating Colomadu mengungkapkan Perkembangan PSHT dalam beberapa tahun ini di wilayah PSHT Colomadu Maju cukup pesat. “Alhamdulillah jumlah perkembangannya semakin pesat, dan semakin maju terus siswanya dan mengedepankan budaya jawa “ungkap kepada awak media.

Ucapan terimakasih kepada Semua yang mendukung atas terselenggarannya acara ini dan kedepanya diharapkan dapat bertambah lebih baik lagi anak anak muda yang sehat lahir dan batin pemersatu bangsa.

“Semoga bagi warga yang baru disahkan dapat memanfaatkan apa yang didapat selama ini dengan baik.

ada hal unik dalam acara siang tadi adalah ada salah satu peserta yang sebar uang jutaan rupiah disebar kepada peserta sehingga tambah meriah sorak sorai pesreta dalam hiburan dangdutan .

Sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, negara, dan agama,”
Acara demi acara telah selesai,kegiatan berjalan aman dan lancar ungkapnya. ( Red.Mjp/r.hidayat )

ADV JAMAL : 4 DARI 20 WNI YANG SUDAH BEBAS DARI JERATAN HUKUM POLIS MALAYSIA YANG LAIN DALAM PROSES PELEPASAN DAN PEMULANGAN


Journalpolice.id-International-pantauan awak media kepada Advokat jamal dari 20 WNI yg di Malaysia Pendampingan hukum telah membuahkan hasil dengan pembuktian dan kordinasi yang baik tanpa melukai hukum dan adat malaysia yang berlaku di polis kerajaan Malaysia.

Adv.Jamal menuturkan bahwa dengan mengedepankan kordinasi budaya Solo Indonesia dengan budaya kerajaan Malaysia sangat elegan tanpa mengabaikan hukum-hukum normatif saling menghormati budaya dan selalu mengedepankan hukum positif sesuai dengan aturan masing-masing negara dapat di terima dengan baik dan mendapatkan pelayanan oleh polis malaysia dengan baik.

Dalam menemui teman-teman WNI yang udah tidak jam besuk pun di berikan waktu bertemu 20.angota WNI secara bergantian dengan membawa keluarga teman2 yg lagi di tahan oleh polis malaysia dengan komunikasi yang baik akan mendapatkan hasil yang baik.

WNI yang terkena masalah hukum the polis Kerajaan Malaysia sudah membuahkan hasil dengan dikeluarkannya 4 orang dari 20 WNI diantaranya Ali masruron (trengalek jatim) Ponidin (purworejo)
Turisa anita(bojonegoro) Edisusanto(bojonegoro) mereka saling ucap sukur kepada Adv jamal di depan halaman polis kerajaan Malaysia.

dan pada hari Senen lusa akan di adakan pertemuan kembali untuk memohon keringanan dan kebijakan otoritas polis malaysia dan pihak mahkamah malaysia untuk melakukan pembicaraan diplomatik terhadap permasalahan hukum yang menjerat warga negara Indonesia ( WNI )

terkait budaya IKS PI Kera Sakti .yang telah berkembang pesat di malaysia dari hasil komunikasi sementara yang tidak ada dokumen akan di deportasi dari malaysia dan yang ada dokumen tapi tdk di bawa ada yg ketingalan di rumah majikanya on proses pengurusan

Tahap pertama memang terjadi perbedaan untuk memberikan pandangan dan argumen karena setiap negara punya budaya dan hukum sendiri namun dengan kita buktikan bahwa dengan pengecekan via online

akhirnya polisi malaysia memahami budaya indonesia dan di dukung dokumen dari organisasi IKS.PI kera sakti dan KBRI maka kesalah pahaman antara adat IKS PI kera sakti budaya indonesia dan tidak melanggar budaya norma agama Negara malaysia bisa di terima dengan baik Terang jamal kapada pimred jp.( red.mjp/r.hidayat)

R.JIWO KUSUMO : GENERASI MILENIAL INGINKAN SEJARAH ” RUH ” PERADABAN MANUSIA MELALUI SEJARAH ASLI

JOURNALPOLICE.ID-Negara dan pemerintah serta para orang tua berkewajiban melindungi sejarah dan budaya asli Indonesia.

Salah satu caranya dengan melibatkan langsung generasi muda dalam kegiatan-kegiatan budaya dan kesejarahan Indonesia.

Founder Komunitas Doyan Sejarah (#DS), R.Jiwo Kusumo menuturkan, arus globalisasi, modernisasi, dan westernisasi yang pengaruhnya begitu masif membuat generasi muda kehilangan kepercayaan diri akan identitas dan jatidiri terhadap rentetan sejarah panjang Indonesia.

“Hal ini diukur dengan seberapa lengkap pengetahuan dan kemampuan mengejawantahkan sejarah di dalam perikehidupan berbangsa dan bernegara hari ini,” tuturnya dalam pemutaran film dokumenter pujangga Agung R Ng Ronggowarsito dan diskusi karya R Ng Ronggowarsito, Meramalkan atau Mendeskripsikan Peradaban Besar Nusantara? di Studio Mini Theater Lantai 8, Perpusatakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, Kamis (1/11).

Sutradara muda sapaan akrabnya Jiwo kusumo menyebut bahaya laten dari kondisi tersebut berdampak pada keaslian sejarah itu sendiri.

Ketika eksistensi sejarah mengalami kesenyapan dan tidak lagi digaungkan lalu dituangkan ke dalam bentuk literatur, dan dideskripsikan dalam usaha untuk menghidupkan sejarah itu kembali, terjadi degradasi dan distorsi.

“Bahkan bisa menebak-nebak, sehingga sejarah mengalami pengkaburan, pergeseran, dan penyesatan,” ujarnya.


#DS bersama Perpusnas sebagai lembaga pemerintah dalam tugas dan fungsinya, mengadakan kegiatan bertajuk Doyan Sejarah.

kegiatan membangun pemahaman melalui nonton bareng film dokumenter sejarah, objek sejarah yang ditayangkan diambil dari biografi dan karya dari pujangga tanah Jawa, Raden Ngabehi Ronggowarsito, sebagai salah satu upaya menghempang krisis identitas dan jatidiri bangsa Tegas R.Jiwo Kusumo, Rangkaian kegiatan dimulai penayanggan film yang berdurasi sekitar 30 menit, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

berharap, metode belajar dengan menggunakan pola audiovisual bisa mempermudah peserta memahami peristiwa jejak sejarah melalui film yang dibuat langsung, sebagai fasilitator dari Perpusnas.

Siapa saja yang ingin bergabung untuk belajar bersama, bisa datang langsung karena kegiatan yang dibuka untuk umum. Berlokasi di lantai 8 Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Gambir, Senen, Jakarta Pusat.

“Ke depannya Komunitas Doyan Sejarah akan mengadakan study tour ke candi-candi di Jawa Tengah, untuk menapaki  jejak dan catatan sejarah secara lebih dekat,” ujarnya.

Perpusnas juga hendak membangun kesadaran generasi muda, dengan budaya menonton film sejarah, serta diskusi rutin.

sejarah  merupakan perjalanan panjang yang tidak dapat dipisahkan, meliputi keadaan, waktu, peristiwa, momentum dan sebagainya.

Dalam rangka menghidupkan sejarah eksistensi sejarah tidak boleh terdistorsi oleh rentang dimensi waktu.

Subjek dan objek sejarah memiliki standar otentik yang wajib valid, utuh dan tidak buram.

“Pemahaman tersebut khususnya era milenial, mengalami pergeseran nilai. Padahal ini adalah pondasi intelektual yang wajib dipertahankan sebagai wujud tanggung jawab atas keberadaan bangsa dan Negara, yang patut dipelihara dan dipanggul oleh generasi masa kini, sebagai ” RUH Kehidupan dan peradaban manusia” tuturnya.( red.mjp/R.hidayat)