banner 468x60

BUNTUT PANJANG PEMALSUAN PERJANJIAN KREDIT OLEH OKNUM NOTARIS ATAS DOKUMEN PELELANGAN DI BANK BTPN DIPATI

banner 160x600
banner 468x60


JOURNALPOLICE.ID ,PATI- Pantauan dan klaripikasi pihak Nasabah, diduga oknum Notaris dalam buat Surat Keterangan Palsu, Surat Keterangan dengan No. 1088/2018 tertanggal 07 September 2018 yg dbuat oleh Mirah Setyanti SH. Selaku Notaris dan PPAT, yang isi dari surat keterangan tersebut menyatakan, Mirah Setyanti SH. Menyaksikan adanya renvoi pada Akta Perjanjian Kredit antara Suyanto sebagai debitur dengan PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional yang dihadiri semua pihak.

Surat keterangan tersebut digunakan sebagai bukti tambahan dalam persidangan Perkara Perdata No. 35/Pdt.G/2018/PN.Pti di Pengadilan Negeri Pati, oleh Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Bagaimana ini bila terjadi kepada nasabah yg hanya pasrah begitu saja diduga praktek seperti ini tidak hanya kepada satu nasabah sejak dia Praktek perlu di audit dengan pihak mana saja dia bermaian dan sudah dalam proses laporan polisi tertanggal 10 Okt 2018 lalu .

Saat ditemui awak media Suyanto sebagai dibitur mengatakan tidak pernah dilibatkan dalam perubahan Akta Perjanjian Kredit tersebut seperti apa yang dimaksud dalam isi surat tersebut yang dibuat oleh Mirah Setyanti SH. Perubahan hanya dilakukan secara sepihak oleh Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) saja surat tersebut hanya akal akalan saja, agar bisa mendapatkan keuntungan sepihak tuturnya.(red mjp.r hdyt/yusup.doni)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.