banner 468x60

BANDAR KABUR, RESELLER ARISAN ONLINE GANDENG PENGACARA, “SAYA MAU LAPOR KE POLDA”

banner 160x600
banner 468x60


JournalPolice.id Semarang | Ujung dari cerita investasi yang diduga berkedok lelang Arisan online, mengakibatkan para reseller membawa kasus ini ke ranah Hukum. Posko pengaduan yang terletak di Gedung PIKK jalan Fatmawati Lopait Kab Semarang, silih berganti di datangi para pengadu yang mengaku korban dari Lelang Arisan online tersebut (Selasa 31/08/2021)

Dilansir dari salah satu Media online (Senin 30/08/2021) korban dari Arisan online tersebut  diperkirakan mencapai ratusan orang, sontak kabar tersebut menghebokan warganet kota Salatiga.

Pelapor berinisial D ketika di konfirmasi oleh Media JournalPolice.id menjelaskan, dirinya sebagai reseller bertugas menjual program Lelang Arisan kepada calon member, pihaknya mengaku sudah berhasil menjual kurang lebih kepada 25 member dari berbagai latar belakang, yang masing-masing member sudah menyetorkan uang dengan jumlah yang bervariasi dari 2 juta hingga 45juta. Jumlah setoran paling sedikit 2 juta dan paling banyak 45 juta terang D.

Awal mula D mengetahui Bandar tersebut kabur  pada tanggal 19 Agustus2021, dirinya menerima kabar atas kaburnya Bandar dari sesama reseller. Di akhir statement, D menyampaikan pihaknya didampingi kuasa Hukum akan melaporkan bandar yang berinisial R ke POLDA. Dia  juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, jangan mudah tergiur keuntungan yang besar, ga ada orang yang sukses tanpa melewati rekoso sek, (Tidak ada orang yang sukses tanpa bekerja keras).

Hal senada juga di sampaikan oleh korban berinisial DA, pihaknya dalam kurun waktu satu bulan berhasil mengumpulkan member sebanyak 38 orang, dari berbagai latar belakang dengan jumlah kerugian kurang lebih 544juta.

Tyas Tri Arsoyo, SH., M.H. selaku kuasa Hukum korban menjelaskan, pihaknya berkomitmen ingin membantu memperjuangkan hak hak korban dan pemulihan kerugian.
Korban ini kan orang yang di rugikan, sehingga harus di bantu untuk memperjuangkan hak haknya dan pemulihan kerugian. Olehkarena itu kami lembaga hukum dari tim LBH PKP membuka posko pengaduan dan pendampingan para korban arisan online ini untuk memperjuangkan hak-hak dan pemulihan kerugian itu. Sementara ini kami baru mengumpulkan data dari semua pengaduan, kemudian akan kami infentarisir dan kita pisahkan secara kategorial kemudian bila perlu kita akan melanjutkan upaya hukum ke POLDA, jelasnya.

Semetara itu Suyana HP, selaku Ketua PKP Jateng DIY, sekaligus sebagai  inisiator posko pengaduan korban lelang arisan online. Menghimbau kepada masyarakat yang merasa di rugikan agar tidak segan melapor ke posko pengaduan.
Masyarakat korban arisan online agar tidak segan melapor ke posko pengaduan yang sudah kita buka. Pelaporan ini Gratis, silahkan masyarakat memanfaatkan, akan kita kawal proses hukumnya, tegas Suyana. JP smg/Drsyd

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.