banner 468x60

Bahaya…!! Statemen Kades Lengkong Dinilai Picu Konflik Sesama Kades di Pati

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | PATI – Pernyataan Yashadi Kepala Desa (Kades) Lengkong , Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah membuat sejumlah Kades di Pati merasa kecewa karena pernyataanya di media beberapa waktu lalu.

Hal itu lantaran, Kades Lengkong Yashadi sebelumnya melalui media mengaku tidak sepakat atas usulan Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati soal penundaan pengisian perangkat desa, kalau pengisian perangkat desa ingin ditunda seharusnya sejak dari awal, bukan sekarang, karena dianggap tidak pas bagi kepentingan pemerintah.

“Saya kecewa sekali atas ucapan Ketua DPRD Pati yang berkata bahwa pelaksanaan pengisian perangkat desa tahun ini ditunda, jika sampai ini terjadi, apa tidak kasihan untuk para Kades yang telah melakukan upaya melalui tahapan pengisian perangkat desa,” ujar Yashadi Kades Lengkong melalui media beberapa waktu lalu

Menanggapi hal itu, Kades Semampir Parmono, SH sangat menyayangkan sikap Kades Lengkong, Yashadi selaku Kades yang dituakan dikalangan Kades seharusnya bisa memahami regulasi pengisian perangkat desa, padahal sudah jelas pengisian perangkat desa dianggap tidak sesuai regulasi dan aturan yang dibuat dalam UU Desa No.6 Tahun 2014.

“Sudah jelas kalau pengisian perangkat desa itu tidak sesuai aturan, dan sejauh ini DPRD hanya meluruskan selaku fungsi kontrol, dan seharusnya Kades Lengkong bisa melibat kebelakang, jangan terkesan menyalahkan DPRD,” ungkap Parmono, SH kepada wartawan, Minggu (17/4/2022)

Apa yang disampaikan DPRD untuk melakukan pemundaan itu sudah sesuai regulasi, sebab pengisian perangkat desa itu adalahkewenangan desa, Pemda hanya mempunyai hak mengevaluasi dan pembinaan dan Pernyataan Kades Lengkong Yashadi melalui media dinilai sepihak.

“Bukanya saya menyalahkan pernyataan Kades Lengkong, namun seharusnya kalau mengeluarakan berstatemen harus menengok kebelakang dulu, jangan terkesan membuat perselisihan dikalangan Kades, jangan sampai para Kades menilai Kades Lengkong punya kepentingan soal pengisian perangkat desa, atau mungkin baru bangun dari tidur sehingga terkesan tidak tahu,” sindir Parmono, SH

(suf/jp)

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.