PSHT Sragen : Adakan Pertandingan Pencak SiLat Sukowati CUP Tahunan

“Sukowati Cup” pertandingan pencak silat PSHT antar pelajar di Gemolong,Sragen.Jumat(8-2-2019)

JP-SRAGEN, pertandingan pecak silat sukowati cup tahunan lebih dari 164 peserta mengikuti kompetisi pertandingan pencak silat PSHT,peserta terdiri dari 34 Putri dan 130 putra,peserta hadir dari 20 Ranting/kecamatan Se-Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi para pelajar di bidang olahraga Pencak silat dan bertujuan kembangkan potensi olah ragawan dalam bidang pencak silat kususnya psht kabupaten sragen.

Menurut ketua panitia,widodo menyampaikan kepada Media ,”usia pelajar sangat berpotensi untuk menunjukan sebuah bakat,kami berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini pelajar bisa menunjukan kemampuannya.dan ini suatu kegiatan yang membangun individu,daripada pelajar tawuran dijalanan lebih baik diadakan kompetisi semacam ini,itu akan membuat pelajar kepada arah yang positif”,ungkap Widodo.

Selain itu,kegiatan ini juga merupakan wujud ajang Silaturahmi antar Anggota Warga PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun.

Rencananya kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari sejak hari ini.

Ketua PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun mengungkapkan,”Kami selaku pengurus Cabang Sangat Mendukung Penuh Kegiatan ini,Kami Juga berharap dengan adanya kegiatan ini Kwalitas Anggota Warga Kami akan bertambah,bukan hanya kwantitasnya”,Tegas Jumbadi.

Rencananya kegiatan ini juga akan menjadi Rutin Tahunan.
PSHT Ranting Gemolong Selaku Tuan Rumah dalam kegiatan ini mengaku siap jika kegiatan ini sukses,selanjutnya diadakan kembali.(red.mjp/heri/ateng)

KPK Harus Berani Selidiki Dugaan Raibnya Dana Titipan Sebesar Rp 4.500 Triliun di Bank Indonesia


Ir.Safri Arifin ketua LKIN

JP-Nasional– Sertifikat Bank Indonesia (SBI) senilai Rp 4.500 Triliun dicairkan tanpa sepengetahuan empunya (owner). Percairannya pun bukan untuk kepentingan negara tetapi untuk kepentingan kelompok tertentu. Demikian ungkap Safari ANS seorang Peneliti Dana Amanah Soekarno melalui tulisannya yang dirilis di blog pribadinya http://safari2009.wordpress.com

“Hebatnya pencairan melibatkan pejabat tinggi negara Republik Indonesia”, ujarnya.

Ditambahkannya, Mahkamah Internasional telah mencatat kriminal perbankan ini sebagai tindakan kriminal yang luar biasa.

Lebih lanjut Safari memaparkan bahwa Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tersebut jatuh tempo pada bulan Juni 2012. Tetapi pemilik tidak mencairkannya.

“Bahkan hingga kini owner masih memegang SBI asli ketika pihak Mahkamah Internasional melakukan pengecekan. SBI itu diteken oleh Gubnerbur Bank Indonesia yang ketika itu dijabat oleh Darmin Nasution yang kini Menteri Koordinator Bidang Ekuin dalam Kabinet Kerja Presiden Jokowi,” imbuhnya.

SBI yang bernilai jumbo Rp 4.500 triliun itu, kata Safari merupakan bagian dari rangkaian Harta Amanah Soekarno. Dalam sertifikat itu dinyatakan siapa saja bisa mencairkannya ketika membawa SBI itu, alias SBI atas unjuk. Siapa yang menunjukannya kepada Bank Indonesia, maka dialah yang berhak mencairkannya. SBI itu katanya selain diteken Darmin Nasution di sebelah kirinya juga diteken oleh Direktur P.U Bank Indonesia Muliaman D. Hadad pada bagian sebelah kanan.

Cairnya SBI ini mengejutkan dunia. Perbankan Indonesia tercoreng habis oleh tindakan ini dan dicatat oleh Mahkamah Internasional sebagai kejahatan perbankan yang luar biasa. Nasib pihak yang mencairkan entah seperti apa, selain hukum manusia yang kapan saja akan terjadi baik dirinya maupun bagi keluarganya, juga sumpah Soekarno akan menimpa pihak yang terlibat.

Ditambahkan Safari, pencairan SBI itu sempat ditransfer ke CIMB Niaga untuk dibawa kabur ke Malaysia. Tetapi karena tidak jelas historical fund-nya, maka uang ini kemudian diblock oleh bank itu.

SBI ini dipecah dalam 9.000 lembar dengan nilai masing-masing Rp 500 milyar. Tetapi pencairannya dilakukan sekaligus dengan nilai Rp 4.500 triliun. Proses ini juga sempat diklaim oleh keluarga yang merasa dirinya Danarasa.

Dilain pihak, Presiden UN SWISSINDO Sugiharto Notonegoro, ST yang saat ini telah divonis 3 tahun 10 bulan oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Cirebon atas tuduhan pemalsuan SBI senilai Rp 4500 Triliun, meski Jaksa Penuntut Umum tidak bisa menghadirkan SBI yang asli di persidangan.

Ketua Umum Lembaga Kontrol Independen (LKIN) Ir. Syafri melaui selulernya mengatakan bahwa KPK RI harus berani mengusut raibnya SBI senilai Rp 4500 Triliun tersebut terangnya .(red.mjp)

Panitia PTSL Di Duga Memalsukan Data, Akhirnya Di Laporkan Ke Polres Pati

JOURNAL POLICE.ID, PATI – Carut marut progaram pendaftaran tanah sistematis lengkap ( PTSL ) yang menyasar desa Sukoharjo kecamatan Wedarijaksa kabupaten Pati membuat beberapa warga geram.

Pasalnya, dalam pendataan berkas yang akan di ajukan untuk pembuatan sertifikat masal di duga ada kecurangan yang dilakukan oleh panitia.

Sedikitnya ada dua korban yang merasa dirugikan oleh panitia dan tidak menutup kemungkinan ada dugaan kepala desa ( KADES ) Sukoharjo ikut berperan dalam pemalsuan data pemberkasan sertifikat.

Atas dugaan kecurangan tersebut, warga yang merasa dirugikan akhirnya melaporkan panitia ke polisi dengan di dampingi kuasa hukum dan lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat ( LPKSM ) putra lawu Pati.

Korban R dan K yang di dampingi kuasa hukum dan lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat ( LPKSM ) putra lawu Pati saat ditemui awak media journal police di halaman polres Pati tidak banyak berkomentar.

” Semua urusan sudah saya serahkan ke kuasa hukum dan LPKSM putra lawu, saya hanya menuntut keadilan atas hak saya.” Ujar salah satu korban

Ditempat yang sama, ketua dewan pimpinan cabang ( DPC ) LPKSM putra lawu Pati mengatakan, kedua korban melaporkan kecurangan yang dilakukan oleh panitia PTSL desa Sukoharjo ke polisi, karena di duga memalsukan data yang akan di gunakan untuk pembuatan sertifikat.” Katanya

” mereka ( korban-red ) merasa dirugian atas perubahan data dalam pemberkasan pembuatan sertifikat masal tanpa diketahui oleh ahli waris.” Jelasnya ( red.mjp/doni/yusup)

BANCAAN UANG PRONA CAMAT DAN SEKCAM DITAHAN POLRES WONOGIRI

Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Wonogiri dan Kasi Pidsus memamerkan barang bukti kasus korupsi Prona

JP-Wonogiri-Setelah tertunda dua tahun lebih, akhirnya tiga tersangka kasus korupsi Program Nasional (Prona) resmi ditahan, kemarin di Rutan Wonogiri.

Tiga tersangka penyertifikatan tanah masal itu adalah Joko Prihartanto (49) dan Widodo (52), serta Nur Kholis (47). Joko saat itu menjabat Camat Tirtomoyo, Widodo Sekcam dan Nur Kholis Staf di Kecamatan Tirtomoyo.

Joko adalah penduduk dari Lingkungan Pencil, Kelurahan Wuryorejo, Wonogiri. Widodo asal Dusun Cinderejo, Jatisari, Jatisrono. Nur Kholis warga Lingkungan Cangkring Kidul, Kelurahan/Kecamatan Tirtomoyo.

Penahanan ketiga tersangka dilakukan setelah kasusnya dinyatakan P21 (lengkap). Berkas dilimpahkan Polres Wonogiri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri, Rabu (6/3/19). Sebelumnya, sejak terbongkar kasus pungli itu 2017 sampai kemarin, ketiganya tidak ditahan.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani, melalui Paur Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, Kamis (7/2), menyatakan penahanaan tersangka disertakan penyerahan barang bukti daftar nominatif pemohon Porna dari 11 Desa. Jumlah pemohon 2.411 orang.

Satu buku laporan akhir Prona 2016 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wonogiri, Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ketiga TSK, SK pengangkatan Camat dan Sekcam Tirtomoyo. Berikut buku catatan penggunaan uang, buku register PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara), tabel ploting penggunaan uang Pungli, dan uang tunai pengembalian dari 11 Kades berikut perangkat desa Rp 361.734.000.-

Kronologisnya, ketika itu ada pelaksanaan pensertifikatan tanah massal melalui Prona Tahun 2016 di Kecamatan Tirtomoyo. Polisi mendapat laporan ada pungli.

Pada tanggal 3 Januari 2017 dilakukan penyelidikan. Ditemukan ada pungli terhadap 2.411 pemohon Prona. Masing-masing dikenai Rp.750 ribu. Pelakunya Camat dibantu Sekcam Widodo dan Staf Umum Kantor Kecamatan Tirtomoyo. Hasil Pungli total sebesar Rp 1.808.250.000,- digunakan TSK untuk menguntungkan diri sendiri dan orang lain. Itu melanggar Pasal 11 dan 12 huruf E Undang-Undang (UU) Nomor: 31 Tahun 1990 Juncto UU Nomor: 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor.

Pada Tanggal 19 Mei 2017, penanganan kasus ditingkatkan menjadi ke tahap penyidikan. Ada 110 saksi diperiksa, plus seorang saksi ahli hukum pidana. Bulan September 2017, tiga orang ditetapkan sebagai TSK.

Tanggal 27 Oktober 2017 berkas dikembalikan karena belum lengkap. Tanggal 7 Januari 2019, berkas perkara ini dinyatakan lengkap atau P21. Tanggal 6 Februari 2019 TSK diserahkan serta BB kepada JPU. 

Sayang, wartawan tidak berhasil mewancarai para TSK, juga pengacaranya. (red.mjp/bagus)

MLA BERLAKU SURUT , PEMBERI INFORMASI DATA AKURAT AKAN DI BERI REWARD DEMI PERCEPAT PERBURUAN KEJAHATAN KEUANGAN DUNIA


MLA Berlaku Surut, Kemenkumham Gerak Cepat Buru Aset Haram di Swiss
Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly. (Foto: Ist)

JP-JAKARTA, – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, pihaknya bergerak cepat usai penandatanganan ‎perjanjian hukum timbal balik dalam masalah pidana atau MLA (Mutual Legal Assistance) antara Pemerintah Indonesia dengan Swiss pada Senin, 4 Februari 2019.

Langkah tersebut adalah memburu aset-aset haram yang disimpan di Swiss dengan membuat daftar terlebih dahulu. Perburuan tersebut tidak sendiri, Kemenkumham juga bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung (Kejagung), Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Bukan hanya hasil penggelapan pajak, tetapi penghasilan dari perbuatan melanggar hukum pidana, seperti korupsi dan lainnya. Kita bersama penegak hukum akan mengumpulkan daftar pihak yang mempunyai aset tersebut dari berbagai sumber informasi,” kata Yasonna dalam rilisnya, Kamis (7/2/2019).

Sebelum perburuan dilakukan, menurut dia, Kemenkumham akan membuat roadmap agar pelaksanaan perjanjian MLA dengan Swiss berjalan komprehensif.

Usai menghadiri Konferensi Internasional Access to Justice yang dihadiri 29 negara dan enam organisasi internasional di Den Haag, Yasonna mengaku, akan menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan dan meminta arahan.

“Bila perlu, beri reward kepada orang-orang yang memberi informasi akurat dan teruji tentang keberadaan aset haram di Swiss,” ujar pria kelahiran Tapanuli Tengah ini.

Negosiasi perjanjian MLA antara Indonesia–Swiss sudah melalui tahapan panjang dan pada 2014 pemerintah Swiss bersedia berunding dengan Indonesia. Pertimbangan Indonesia melobi agar dilakukan perundingan tersebut karena Swiss merupakan salah satu pusat keuangan dunia di Eropa yang sering dimanfaatkan pelaku tindak pidana untuk menyimpan uangnya di bank-bank Swiss atau menginvestasikannya di berbagai produk investasi keuangan lembaga keuangan dan investasi di Swiss.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Swiss berkomitmen memastikan segala bentuk aset yang ditempatkan di Swiss merupakan aset-aset yang sah dari kegiatan bisnis yang sah.

Dengan semangat tersebut, Indonesia-Swiss melakukan perundingan tahap pertama di Bali pada 28-30 April 2015, dengan Ketua Juru Runding Delegasi Indonesia adalah Cahyo Rahadian Muzhar (Direktur Hukum Internasional dan Otoritas Pusat, Kemenkumham) serta Delegasi Swiss diketuai Mario Affentranger (Head of International Treaties Division) dan Laurence Fontana Jungo.

Dalam perundingan tersebut, Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Agung, Polri, KPK, PPATK, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan KBRI Bern.

Perundingan putaran kedua dilaksanakan di Bern, Swiss pada 30-31 Agustus 2017 guna menyelesaikan pembahasan. Pada perundingan putaran kedua, Delegasi Indonesia dipimpin Cahyo Rahadian Muzhar dan Delegasi Swiss dipimpin Laurence Fontana Jungo (Chief Negotiator MLA Treaties, International Treaty Unit, Swiss Federal Office of Justice).(red.mjp/sbr:okezone)

WARGA DOYONG SRAGEN AKAN SELALU KAWAL SETIAP SIDANG KORUPSI DANA DESA YANG DILAKUKAN KADES NYA

JP- Semarang-Pengadilan tindak pidana korupsi (TIPIKOR) Semarang menggelar sidang perdana mendudukan terdakwa dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) kepala desa Doyong Kecamatan Miri Kabupaten Sragen Rabu (6/1/2019).

Sidang perdana dikawal dan pantauan oleh warga doyong agar keadilan dan tranparansi dana desa tidak terulang kembali dan pelajaran bagi kades yang lain, agar hak rakyat tidak dibuat main-main tutur salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

sidang di pimpin ketua majelis hakim Aloysius Priharnoto B.SH.MH, tersebut dengan agenda pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU ).

Terdakwa Sri Widyastutik di duga telah melakukan korupsi dana desa (DD) dan alokasi dana desa ( ADD) tahun 2016 dengan merugikan negara Rp 247.836.904,dakwaan tersebut di sampaikan jaksa penuntut umum ( JPU) Agung Riyadi dkk diruang cakra pengadilan tipikor Semarang.
 
Di jelaskan JPU dalam dakwaan primer,terdakwa secara melawan hukum membuat laporan pertanggung jawaban yang tidak bisa di pertanggung jawabkan,ada 14 item kegiatan pembangunan yang tidak sesuai anggaran dan Realisasinya.

Sementara dalam dakwaan subsider di sebutkan jika terdakwa bertujuan mengutungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi dengan menyalahgunakan kewenangan,kesempatan atau sarana yang ada padanya  karena jabatan atau kedudukan dengan membuat laporan pertanggung jawaban fiktif.

Hal itu bertentangan dengan pasal 24 ayat (1 ) dan ayat (3) permendagri nomor 113 tahun 2014  tentang pengelolaan keuangan desa yang menyatakan di ayat (1) semua penerima dan pengeluaran desa dalam rangka pelaksaan kewengan desa di laksanakan melalui rekening kas desa dan ayat (3) menyatakan semua penerima dan pengeluaran desa sebagaimana di maksud  pada ayat (1) harus di dukung oleh bukti yang lengkap dan sah.ungkap Agung Riyadi ( JPU ).

Sri Widyastutik di dakwa dengan primer pasal 2 subsider pasal 3 UURI no 31 tahun 1999 sebagaimana di ubah dan di tambah UURI no 20 tahun 2001 tentang perubahan no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
 
Mendengar isi dakwaan tersebut Sri widyastutik melalui kuasa hukumnya Wahyu mengajukan nota keberatan atas dakwaan JPU,sidang lanjutan akan di gelar Selasa (12/2/2019) minggu depan dengan agenda eksepsi dari terdakwa pantauan dalam sidang.(red.mjp)

YIMMY : PEMBOBOLAN SUDAH DIRENCANAKAN DARI PENJUALAN BRANGKAS KETOKO LUWES

JP- SRAGEN – Tidak ada kejahatan yang sempurna, begitu pula kasus pembobolan Swalayan Luwes Sragen Jawa Tengah yang menyebabkan kerugian miliaran rupiah. 

Hanya dalam tiga hari setelah pencurian pada Kamis (31/1/2018) dini hari, komplotan maling itu tertangkap Polres Sragen,

Polisi berhasil mengendus jejak tiga pencuri itu setelah menemukan sejumlah petunjuk.

Pelaku tak lain dan tak bukan ternyata pembuat sekaligus penjual brankas besi tersebut ke pihak Toserba Luwes. Rupanya mereka memang spesialis pembobol brankas. Sebab, sekitar setahun lalu komplotan itu juga menguras Brankas Toserba Luwes Ngawi, Jawa Timur. Mereka membawa kabur uang Rp 600 juta.

“Penjaga swalayan saat pembobolan Luwes sedang tertidur pulas.

Suasana Sragen waktu itu juga sedang gerimis,” terang Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2018).

Menurut AKBP Yimmy, total uang tunai yang diambil para begundal ini Rp 2,2 miliar, Swalayan Luwes ini berada di Jalan Raya Sukowati No 386, Dusun Kebayanan Sragen Manggis, Sragen Wetan Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Supriyanto alias Gendon (35) otak pencurian ini adalah warga Dagen Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar.

Dia tak sendirian dalam beraksi, ada Narwan dan Risang, Narwan alias Iwan (38) warga Karangmendeng, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang,Karanganyar.

Adapun Risang (21) warga Suruh Jetis Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Pada Rabu (30/1/2019) malam pukul 20.00 WIB,Narwan masuk ke Luwes Sragen, Sejam kemudian, sebelum tutup.

“Jadi Narwan ini tidak keluar ketika para pengunjung dipersilakan keluar. Dia bersembunyi di tempat permainan anak-anak yang berada di lantai dua Luwes,” papar Yimmy.

Pada dini hari saat para penjaga malam tidur lelap, Narwan melancarkan aksinya,
Dia mengergaji brankas yang berada di dalam kantor Luwes Sragen, Dua pelaku lain, Supri dan Risang, berjaga di luar swalayan.

Setelah brankas terbuka, Narwan memasukkan uang miliaran rupiah ke dalam tas yang sudah dibawanya.

“Tidak kami ambil semua karena tas kami tidak muat. Jadi saya minta teman-teman meninggalkannya,” ujar Gendon di Mapolres, Narwan juga mengambil sejumlah jam tangan yang berada di salah satu etalase Luwes.

“Saya mau pakai sendiri jam-jam tersebut. Rencananya biar bisa ganti-ganti setiap hari,” ujar Narwan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang las tersebut.

Sesudah merasa cukup, Narwan keluar Luwes mengendarai motor Revo milik swalayan itu, Supri dan Risang pun segera kabur menyusul temannya.

Sekira pukul 05.00 WIB, penjaga Luwes dibangunkan pemilik warung hik yang berada di sebelah swalayan.

Pemilik angkringan tersebut berniat mengambil air di kamar mandi Luwes, Namun dia curiga mendapati pintu gerbang parkir Luwes sudah terbuka.

Penjaga hik tersebut segera membangunkan penjaga Luwes yang masih tertidur pulas.

Mereka pun mengecek ke dalam swalayan dan mendapati brankas sudah dalam keadaan tergergaji.

Sejumlah petunjuk yang tertinggal membuat petugas Polres Sragen segera menangkap Supri alias Gendon pada Minggu (3/2/2019).

Kemudian Narwan ditangkap di Hotel Mandiri Jalan RE. Kosasih, Parunglesang, Kota Banjar, Jawa Barat Satu pelaku lain Risang, ditangkap di rumahnya di Suruh Jetis.

“Tidak ada perlawanan ketika kami menangkap para tersangka,” ujar Yimmy.

Para pelaku yang tertangkap ini dikenai Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Menurut AKBP Yimmy, pelaku juga mengaku sudah melakukan pembobolan di beberapa tempat lain.

Yimmy juga mengimbau kepada pemilik toko-toko atau masyarakat yang akan melakukan transaksi uang berjumlah besar untuk melaporkan ke Polsek terdekat agar dikawal.(red.mjp)

JOKOWI : KAMU SIMPAN UANG DI SWISS DAN SINGAPURA PASTI KETAHUAN


JP-JAKARTA — Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia menghadapi era keterbukaan internasional.

“Keterbukaan sudah tidak bisa kita tolak lagi. Sekarang kancing baju kita jatuh saja semua orang tahu,” ujar Jokowi di dalam dialog publik di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2016).

Salah satu keterbukaan yang menjadi sorotan Jokowi adalah soal harta kekayaan seseorang. Negara-negara di dunia mewacanakan pada 2018 akan membuka data harta kekayaan seseorang yang disimpan di bank-bank negara itu.

“Keterbukaan semua bank, internasional akan buka-bukaan semuanya,” ujar Jokowi.

“Kamu simpan uang di Singapura, di Swiss, berapa triliun, berapa miliar, kita semua akan tahu,” lanjut dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku memiliki data 6.000 rekening orang Indonesia yang ada di luar negeri dengan jumlah yang fantastis.

Data ini menjadi dasar diusulkannya RUU Pengampunan Pajak atau tax amnesty oleh pemerintah.

“Tentunya nanti dengan skema yang kita harapkan bisa mulus, yaitu pengampunan pajak, itu bisa kembali ke Indonesia atau paling tidak di-declare secara tegas,” papar Bambang.

Bila tax amnesty disahkan menjadi UU, maka pemilik rekening di luar negeri bisa mempunyai kesempatan untuk memulangkan uangnya ke Indonesia dengan pajak yang rendah.

Hingga kini, RUU tax amnesty masih dibahas di DPR.(red.mjp/sbr:kompas)

JALAN BAGAI BUBUR DODOL KACAUKAN EKONOMI MASARAKAT KALORAN-NGRENDENG GEMOLONG

JP-Sragen – menikmati jalan desa dengan santai dan nikmat karena efek pembangunan itu harapan masyarakat, namun untuk Desa Kaloran Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah, tak bisa nikmati jalan bagus, Pasalnya jalan sepanjang hampir 2 KM yang pernah di bangun dengan sistem dua ban tersebut, kini sudah hancur lebur bagaikan bubur dodol jika turun hujan.

warga ymengeluh, bahkan jalan yang tergolong arus utama perekonomian ini banyak membuat warga terjatuh akibat terpeleset, khususnya para petani.

Dimana akses jalan menuju dusun ngrendeng ke Desa Saren Kalijambe ini di gunakan sepenuhnya oleh petani.

Hal ini seperti apa yang ada dalam gambar, atas inisiatif warga yang dikirim melalui wa, oleh kontributor Warga berharap Pemerintah Kabupaten bisa memberi perhatian kusus.(red.mjp/ateng)

SWISS-INDONESIA TEKEN PERJANJIAN MLA KPK BAKAL TANGKAPI KORUPTOR KAKAP


Penandatanganan Perjanjian MLA Indonesia JP– Swiss-​Setelah melalui dua kali putaran perundingan, di Bali pada tahun 2015 dan di Bern, Swiss, pada tahun 2017, pada Senin (4/2), di Bernerhof Bern, Swiss, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna Hamonangan Laoly, menandatangani Perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) dengan Menteri Kehakiman Swiss, Karin Keller-Sutter.

Perjanjian yang terdiri dari 39 pasal ini antara lain mengatur bantuan hukum mengenai pelacakan, pembekuan, penyitaan hingga perampasan aset hasil tindak kejahatan. Ruang lingkup bantuan timbal balik pidana yang luas ini merupakan salah satu bagian penting dalam rangka mendukung proses hukum pidana di negara peminta.

Menteri Yasonna menyatakan bahwa perjanjian MLA ini dapat digunakan untuk memerangi kejahatan di bidang perpajakan (tax fraud). “Perjanjian ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Indonesia untuk memastikan warga negara atau badan hukum Indonesia mematuhi peraturan perpajakan Indonesia dan tidak melakukan kejahatan penggelapan pajak atau kejahatan perpajakan lainnya”, ungkap Menkumham. Atas usulan Indonesia, perjanjian yang ditandatangani tersebut menganut prinsip retroaktif. Prinsip tersebut memungkinkan untuk menjangkau tindak pidana yang telah dilakukan sebelum berlakunya perjanjian sepanjang putusan pengadilannya belum dilaksanakan. Hal ini sangat penting guna menjangkau kejahatan yang dilakukan sebelum perjanjian ini

Duta Besar RI Bern Muliaman D. Hadad yang mendampingi Menkumham pada upacara penandatanganan tersebut menyatakan bahwa perjanjian MLA RI-Swiss merupakan capaian kerjasama bantuan timbal balik pidana yang luar biasa. Selanjutnya, Dubes Muliaman juga menambahkan bawa penandatanganan MLA menggenapi keberhasilan kerjasama bilateral RI-Swiss di bidang ekonomi, sosial dan budaya, yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Penandatanganan Perjanjian MLA ini sejalan dengan program Nawacita, dan arahan Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan, diantaranya pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2018 dimana Presiden menekankan pentingnya perjanjian ini sebagai platform kerjasama hukum, khususnya dalam upaya pemerintah melakukan pemberantasan korupsi dan pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi (asset recovery)

Perjanjian MLA RI-Swiss merupakan perjanjian MLA yang ke 10 yang telah ditandatangani oleh Pemerintah RI (Asean, Australia, Hong Kong, RRC, Korsel, India, Vietnam, UEA, dan Iran), dan bagi Swiss adalah perjanjian MLA yang ke 14 dengan negara non-Eropa.(red.mjp/sbr:kemlu go.id)

KORBAN HP MELEDAK SAAT DI CAS PEGAWAI DINAS KOMINFO


HP Nevia saat meledak terekam CCTV

JP-PEKANBARU – Nevia, pegawai honorer di Dinas Kominfo Provinsi Riau dirawat intensif di rumah sakit, setelah mengalami insiden handphone miliknya meledak. Korban mengalami luka yang cukup serius di bagian wajah.

Wanita berusia 27 tahun ini mengalami luka robek sekitar 2 inci di bagian wajah sebelah kiri. Kini tim dokter sudah melakukan penanganan wanita yang sehari hari mengenakan jilbab itu.

“Korban mengalami luka di bagian wajah harus dirawat,” kata Kadis Kominfo Provinsi Riau, Erisman Yahya Senin (4/2/2019).

Dia menjelaskan usai handphone merek Aldo buatan China itu meledak, korban sempat berlari ke temannya yang duduk tidak jauh darinya. Namun tidak berapa lama korban tidak sadarkandiri.

“Usai terkena ledakan handphone yang cukup keras, korban pingsan,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada pukul 11.30 WIB. Saat itu Nevia sedang duduk di kursi tempat kerjanya di Dinas Kominfo Lantai II Kantor Gubernur Riau Jalam Jendral Sudirman Pekanbaru.

Sementara handphone diletak di atas meja dalam posisi di carger/dicas. Dimana posisi handphone letaknya di atas meja. Posisi HP tepat berada di depan wanita berhijab ini yang sedang dalam posisi duduk di kursi.

Kemudian, tiba tiba handphone yang terletak di atas meja meledak. Ledakan itu membuat kobaran api yang tidak cukup besar. Serpihan handphone merek Aldo itu sampai ke tempat meja teman sekerjanya.

Korban yang terkena ledakan itu berteriak dan lari terhuyung dan disambut salah satu teman kerjanya. Korban di larikan ke Rumah Sakit Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru.

“Korban sudah lama bekerja di Diskominfo. Statusnya honorer, kalau sekarang istilah THL (Tenaga Harian Lepas),” imbuhnya.

BARITA SINAGA DILANTIK SEBAGAI WAKIL PN PATI


JOURNAL POLICE, PATI – Bertempat di ruang sidang cakra penagadilan negeri ( PN ) Pati kelas 1A telah dilaksanakan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada Barita Sinaga, SH.,MH.,sebagai wakil ketua PN Pati yang baru.

Pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Suwarno SH.,MH., selaku kepala PN Pati pada 30 januari 2019 pukul 09.00 pagi diruang sidang cakra.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan pakta integritas oleh wakil ketua PN Pati, yang sebelumnya beliau menjabat sebagai hakim di PN Jakarta Timur.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dihadiri oleh tamu undangan dari kepala PN Jakarta Timur beserta rombongan, hakim PN Cibinong, Dharmayukti Karini, serta rombongan dari keluraga dan kerabat dari Barita Sinaga dan internal dari PN Pati sendiri.

Suwarno selaku kepala PN Pati memberikan sambutan singkatnya ditengah tengan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung diruang sidang cakra.

” Mari kita bersama sama memajukan pengadilan negeri Pati dan memberikan layanan prima kepada pencari keadilan di kabupaten Pati.” Inginnya

Dengan dilantiknya pejabat wakil ketua tersebut, kini PN Pati telah lengkap memiliki 4 pilar pimpinan pengadilan bersama dengan ketua, sekretaris dan panitera.( red.mjp/doni )

AMERIKA SERIKAT BEKU KARENA SUHU -52° KORBAN BERTAMBAH TERUS


JP, CHICAGO — Suhu udara sangat dingin masih mencengkeram wilayah Barat Tengah atau Midwest Amerika Serikat pada Kamis (31/1/2019).

Badan Cuaca Nasional (NWS) menyatakan, suhu memang akan perlahan-lahan moderat, namun angin akan tetap berembus dengan temperatur minus 20 derajat Celsius hingga minus 46 derajat Celsius.

Melansir VOA News, suhu di negara bagian North Dakota mencapai 32 derajat di bawah nol Celsius, dan minus 52 derajat Celsius tercatat di Minnesota.

Laporan AFP menyebutkan, korban tewas terkait cuaca dingin ekstrem dan badai salju bertambah menjadi 10 orang hingga sejauh ini.

Kebanyakan korban tewas berasal dari Michigan.

Di antara 10 korban, salah satunya mahasiswa Iowa University berusia 18 tahun.

Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di belakang gedung kampus pada Rabu lalu, saat suhu mencapai minus 46 derajat Celsius.

Sementara itu, cuaca dingin membuat saluran air membeku, pemadaman listrik, membatalkan jadwal penerbangan, dan mengurangi pasokan gas alam.

Sekolah dan bisnis masih tutup di beberapa negara bagian.

Penduduk memilih untuk tetap berada di rumah, sedangkan para pelancong terjebak dengan penerbangan yang dibatalkan dan kereta tidak beroperasi.

My brother was on one of the few flights into Chicago this morning. He took this photo of frozen Lake Michigan from the plance

Hampir 1.700 penerbangan telah dibatalkan di Chicago pada Kamis sore.

Kereta Amtrak juga membatalkan semua perjalanan pada Rabu lalu, dan berupaya memulihkan operasional.

Suhu di bawah nol derajat yang mematikan diperkirakan akan meningkat pada Jumat (1/2/2019).

Watch: Freezing temperatures in Iowa makes a woman’s hair stand on ends as a polar vortex grips the Midwest. https://bit.ly/2CVFfiD 

“Kami belum selesai. Kami punya 24 jam lagi di mana cuaca akan berada pada tingkat berbahaya,” kata Gubernur Michigan Gretchen Whitmer.

Selain membekukan saluran air, cuacadingin ekstrem juga membekukan sebagian Air Terjun Niagara dan balok-balok es mengambang di sungai yang berliku melalui pusat kota Chicago.

Otoritas di berbagai negara bagian mengeluarkan peringatan, cuacaekstrem harus ditanggapi serius sebab ada risiko hipotermia dan forstbite atau jaringan tubuh membeku bahkan jika hanya terpapar dingin dalam beberapa menit.

Ada juga kekhawatiran tentang badai salju pada Kamis malam waktu setempat.

“Dengan lebih banyak salju di jalan, kita belum keluar dari kesusahan,” ucap Wali Kota Chicago Rahm Emanuel.

Air Terjun Niagara Membeku

Uap muncul Air Terjun Niagara sebelum matahari terbit di, Ontario, Kanada, Kamis (31/1/2019). Cuaca ekstrem membuat sebagian Air Terjun Niagara membeku. (AFP/Lars Hagberg)

Fenomena polar vortex atau pusaran kutub yang merupakan kumpulan udara di bawah suhu beku membuat wilayah di Amerika Serikat lebih dingin dari Antartika.

Suhu di negara bagian North Dakota mencapai 32 derajat di bawah nol Celsius, dan minus 52 derajat Celsius tercatat di Minnesota.

 Cuaca dingin yang ekstrem membuat uap naik dari perairan Danau Michigan, Amerika Serikat.

Uap itu merupakan hasil dari udara yang sangat dingin menembus air hangat di danau.

Di sisi lain, balok-balok es tampak menutupi sungai yang berliku melewati pusat kota Chicago.

Suhu ekstrem membuat sebagian Air Terjun Niagara membeku.

Diwartakan The Independent, Jumat (1/1/2019), gambar terbaru dari Air Terjun Niagara menunjukkan pemandangan menarik seperti lokasi set film animasi Disney, Frozen.

Saat AS dilanda suhu ekstrem yang bahkan lebih dingin dari Antartika, temperatur di Ontario, Kanada, juga menurun menjadi minus 18 derajat Celsius.

Alhasil, sebagian Air Terjun Niagara beku sebagian dengan uap yang dapat terlihat muncul akibat pertemuan suhu air yang lebih hangat dengan udara dingin.

The frozen American Falls are illuminated in Niagara Falls, Ontario, Canada. #Niagara #weather
 @LarsHagberg

Bongkahan es terbentuk oleh air yang mengalir di sekelilingnya juga membuat air terjun indah untuk dilihat, dengan hiasan pepohonan dan bebatuan di sekitar yang diselimuti salju.

Laporan NBC News, saat ini sekitar 120 juta orang di 27 negara bagian di AS mendapat peringatan cuaca dingin ekstrem dari Upper Midwest ke Maine, lalu hingga ke bagian North Carolina.

Meski angin dingin tidak akan sedingin pada Rabu lalu, suhu ekstrem masih akan brutal di wilayah Midwest dan Timur Laut.

Subzero temperatures freeze parts of Niagara Falls https://reut.rs/2Wcho6S 

Angin dingin diperkirakan berembus di Chicago dengan suhu yang kembali turun ke minus 40 derajat Celsius pada Kamis pagi.

 “Ini adalah dingin bersejarah. Suhu yang mengancam jiwa dan harus ditanggapi sebagaimana mestinya,” ucap Wali Kota Chicago Rahm Emanuel, seperti dikutip dari AFP.

Badan Cuaca Nasional (NSW) menyatakan, suhu akan tetap berada di bawah rata-rata hingga minus 45 derajat Celsius pada Kamis.

“Angin dingin yang berbahaya dapat menyebabkan jaringan tubuh membeku pada kulit yang terpapar dingin dalam waktu 5 menit,” demikian pernyataan NSW.(red.mjp/sbr:srmbnews)

BUBARKAN 80RIBU KOPERASI RASA RENTENIR


Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonimi Strategis (AKSES) Suroto (Foto: Ali For TIM)

JP-Nasional, Meski jumlah koperasi di Indonesia sangat banyak, namun kenyataannya tidak menunjukkan kualitas dari koperasi. Untuk itu, perlu dilakukan rasionalisasi koperasi, salah satunya yakni melalui pembubaran koperasi papan nama dan rentenir yang berbaju koperasi.

Pembubaran koperasi oleh pemerintah untuk menjaga citra koperasi ini sangat penting. Apalagi payung hukum itu sudah diatur dalam UU No. 25 tahun 1992 dan juga diatur melalui PP dan Permen dan sekarang, hanya tinggal menjalankan saja.

“Kita pernah menjadi pemilik koperasi terbanyak di dunia dengan jumlah 212.334 pada tahun 2014. Sementara kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto ( PDB) pada saat itu hanya 1,7 persen,” kata Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis ( AKSES), Suroto, di Jakarta, Minggu (03/02/2019).

Dikatakannya, saat ini Kementerian Koperasi dan UKM ( Kemenkop dan UKM) memang telah melakukan rasionalisasi dan membubarkan koperasi-koperasi papan nama dan Rentenir berbaju Koperasi.

“Tapi upaya ini sebetulnya dirasakan masih sangat lamban,” katanya.

Untuk diketahui, Dari tahun 2014 -2018 Koperasi Papan Nama baru dibubarkan sekitar 62 ribu koperasi. Padahal potensi yang masih papan nama itu masih sekitar 80 ribu lagi.

“Belum lagi rentenir yang berbaju koperasi,” katanya.

Dia mengatakan bahwa seharusnya, pembubaran koperasi ini dilakukan dalam kebijakan short term, jangka pendek setahun saja.

“Sebab nama koperasi selama ini sudah begitu rusak oleh koperasi papan nama dan rentenir berbaju koperasi ini,” katanya.

“Kenapa kebijakan pembubaran koperasi ini perlu dianggap penting dikerjakan dengan sangat cepat? ini diperlukan untuk melakukan “shock therapy”. Agar masyarakat luas tahu bahwa selama ini cara berkoperasi kita itu salah. Dirikan koperasi hanya untuk mengejar bantuan dan juga insentif dari luar lainnya,” tambah dia.

Suroto menilai bahwa, Mental mencari bantuan ini sudah secara akut merusak mental masyarakat dan hancurkan kemandirian koperasi sebagai pilar utama berkembangnya koperasi yang baik.

Lantaran, upaya pembubaran Koperasi papan nama dan rentenir berbaju koperasi terlalu lama, bahkan sudah munculkan lagi ide-ide untuk mengembalikan bantuan-bantuan sosial ke koperasi yang sudah dihilangkan dalam Permendagri No. 13 Tahun 2018 tentang Bantuan Sosial dan Hibah.

Salah satu penyebab yang menjadi penghambat koperasi tidak lekas berkembang dengan baik yakni lantaran motivasi masyarakat untuk dirikan koperasi itu hanya kejar insentif dari luar.

“Apakah itu bantuan atau program bukan rasionalitas bisnis,” kata Suroto.

“Motivasi pendirian koperasi kita kebanyakan palsu. Ini menyebabkan kegagalan dini dari koperasi, atau istilahnya menyebabkan koperasi layu sebelum berkembang,” tambah dia.

Jadi, sebetulnya, kata dia, masih banyak hal-hal lain yang menyebabkan koperasi kita sulit berkembang. Termasuk dalam aspek regulasi tentang ekonomi dan kemasyarakatan kita yang diskriminatif terhadap koperasi.

“Koperasi kita jadi kerdil dan keluar dari lintas bisnis modern. Koperasi kita sudah sejak dulu dihambat di tingkat regulasi agar hanya jadi urusan bisnis kecil-kecilan. Karenanya, rentenir yang berbaju koperasi harus dibubarkan,” katanya.(red.mjp/fuad/sbr:viva)

TANGKAL BERITA HOAX CYBER POLDA JATENG BERSAMA INSAN PERS JATENG GELAR FGD BERSAMA

JP-Semarang,Puluhan asosiasi wartawan dan Ratusan wartawan serta jurnalis dari berbagai media cetak dan online. mengikuti FGD dengan Tema Peran Serta Pers dalam pencegahan Hoax di Indonesia .Bertempat di ballroom Hotel Dafam lt 2 Semarang, Sabtu (2/2/2019)

Hadir sebagai narasumber AKP Agung Prabowo dari KaSubdit 5 Ditreskrimsus Polda Jateng dan Rahwad Dakwah ketua PWOI sebagai Narasumber mewakili para awak media DPI.

AKP Agung Prabowo, dalam paparanya menyampaikan pentingnya jurnalis ataupun wartawan memahami undang-undang Pers, kode etik jurnalistik maupun undang-undang lain, seperti Undang-undang ITE, supaya tidak berbenturan dengan hukum dalam memberitakan sebuah peristiwa.

” insan pers harus bisa membedakan mana berita hoax , mana berita yang fakta, sehingga bisa beparisipasi menangkal dan mengawal bangsa dan negara dari berita hoax ” terang Agung

Peserta yang merupakan jurnalis dan wartawan dari seluruh Jawa Tengah, tercatat di registrasi pendaftaran peserta hadir sekitar 150 wartawan dan jurnalis perwakilan dari 15 Kabupaten /Kota se Jawa Tengah.

Suwondo , yang merupakan Ketua Formatur Dewan Pers Independent Jawa Tengah mengatakan Kegiatan tersebut adalah tindaklanjut dari Mubes Insan Pers Indonesia di Jakarta bulan Desember 2018 lalu, “Kegiatan ini adalah tindak lanjut mubes di Jakarta kemarin , Untuk menyatukan Visi Misi teman-Teman jurnalis dan wartawan di Jawa Tengah ” terangnya.

Dalam Diskusi kegiatan tersebut juga membahas Pembentukan Dewan Pers Independent dan sekber insan Pers di tingkat Jawa Tengah .(red.mjp)