banner 468x60

PENJAJAKAN KERJASAMA PEMKAB. BLORA DAN BADAN PENGAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI (BPPT)JAKARTA

banner 160x600
banner 468x60

JP-Blora, Pada hari kamis 28 Maret 2019 telah dilakukan kunjungan Pemkab. Blora ke BPPT Jl. Thamrin No. 8 Jakarta, dimana dalam kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati dan didampingi oleh Sekda, Kepala OPD terkait dan staf khusus Bupati.

Dimana dalam kunjungan tersebut rombongan Pemkab. Blora diterima oleh Kabid Pemasaran pak Latif mewakili Kepala Pusat Pelayanan Teknis (Pusyatek) BPPT.

Dalam hal ini Pusyantek BPPT sebagai Kebijakan Satu Pintu (One Gate Policy), dimana visi Pusyantek adalah sebagai pemimpin dalam penyediaam teknologi melalui kepakaran, kehandalan, dan kesiagaan dalam memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat.

Sedang misinya adalah melayani industri dan masyarakat dalan penerapan teknologi, meningkatkan kesejahteraan, nilai tambah dan kemandirian bangsa, menjadi pintu gerbang BPPT dalam pelayanan teknologi, menjadi mitra terpercaya pengguna teknologi, dan meningkatkan kualitas pelayanan jasa teknologi.

Dimana penjajakan kerjasama diantaranya dalam hal teknologi informasi yaitu e-Government (e-budgeting dan e-planning), aplikasi peralatan pertanian untuk mengatasi permasalahan hasil pertanian di paska panen dan aplikasi lainya.

Dimana kondisi saat ini dalam e-budgeting yang dilakukan oleh vendor di BPPKAD dan e-planning yang dilakukan oleh vendor di Bappeda belum terintegrasi dengan baik, dan tidak adanya transfer knowledge dari vendor kepada pegawai kedua OPD tersebut.

Untuk itu rencana akan dilakukan kerjasama dengan BPPT dengan menggunakan software ciptaan BPPT yang dinamakan sitem informasi managemen perancanaan, penganggaran dan pelaporan (SIMRAL). Dimana dalam kerjasama ini 20 orang pegawai Pemkab. Blora akan di training oleh BPPT untuk bisa mengoperasikan SIMRAL tersebut, sehingga pemkab.

Blora tidak tergantung oleh vendor luar, dan dimungkinkan bisa dikembangkan software tersebut. Demikian juga dalam penerapan peralatan pertanian untuk mengatasi melimpahnya hasil pertanian paska panen, sehingga diharapkan petani tidak rugi karena dipermainkan harganya oleh tengkulak dalam penjualan hasil panen tesebut.

Dalam kerjasama dengan BPPT bidang IT juga untuk menyiapkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronok (SPBE) sesuai amanah PP 95 tahun 2018 dalam penerapan untuk Pengelolaan Keuangan daerah sesuai amanah PP 12 tahun 2019.

Dimana Sistim Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) adalah penyelenggara pemerintah yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk layanan kepada pengguna SPBE. Sedang pengguna SPBE adalah instansi pusat, pemerintah daerah, pegawai ASN, perorangan, masyarakat, pelaku usaha, dan pihak lain yang memanfaatkan Layanan SPBE. Dimana langkang berikutnya adalah mengadakan memorandum of understanding (MOU) antara Pemkab. Blora dan BPPT.
Benefit yang dapat diperoleh bila bekerjasama dengan Pusyantek BPPT antara lain:

1.Kegiatan yang melalui Pusyantek BPPT bersifat resmi/legal karena dilakukan berdasarkan kepada peraturan perundangan yang berlaku.
2.Tarif tenaga ahli Pusyantek BPPT yang tinggi dibandingkan standar biaya umum (SBU) nasional.
3.Kegiatan yang melalui Pusyantek BPPT bebas pajak pertambahan nilai (PPN) 10 % dan pajak penghasilan (PPh) 23 sebesar 2,5 %.
4.Pusyantek BPPT dapat memberikan pendanaan awal untuk perjalanan dinas, survey, dan sewa kendaraan.
5.Pusyantek BPPT akan menanggung resiko baik kerugian maupun penyelesaian kegiatan kerjasama.
6.Pusyantek BPPT akan mempertanggung jawabkan kegiatan kerjasama bila ada pemeriksaan khusus.
7.Pusyantek BPPT melakukan segala urusan admisnistrasi kegitan kerjasama untyuk bahan audit oleh Badan Pemeriksa Leuangan (BPK) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) Penulis: Djati Walujastono
Staf khusus Bupati bidang IPTEK, Pemberdayaan Masyarakat, Penanggulangan Kemiskinan, Kearifan Lokal.
Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Blora
Anggota Tim Percepatan Reaktivasi Bandara Ngloram Dosen Teknik Mesin, STTR Cepu.(red.mjp/pras)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.