banner 468x60

Aksi Ngeyel Camat Pungli THR KeSejumlah Kepala Desa Akhirnya DiCopat oleh Bupatinya

banner 160x600
banner 468x60

Journalpolice.id | Kediri, aksi nekad seorang Oknum camat berakhir tragis disuruh berhenti tetap nekad pungli THR ke sejumlah kepala desa

Pencopotan tersebut setelah Camat Purwoasri melakukan pngutan liar alias pungli tunjangan hari raya (THR) Lebaran 2021.

Camat M ini meminta THR kepada para kepala desa di wilayah Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Mas Dhito, panggilan akrab Bupati Hanindhito Himawan Pramana mengetahui informasi pungli THR Lebaran 2021 oleh Camat Purwoasri setelah mendapat kabar dari warganya.

Mas Dhito lantas menghubungi camat nakal tersebut melalui sambungan telepon supaya menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Namun, camat bandel itu tak menghiraukannya hingga akhirnya Mas Dhito mendatangi Camat M dan menemukan uang pungli THR sebesar Rp 15 juta.

Karena imbauannya tak dihiraukan oleh M, Mas Dhito pun mencopot jabatan anak buahnya itu dan pangkatnya diturunkan satu tingkat di bawahnya.

Berikut pernyataan Mas Dhito terkait Camat Purwoasri melakukan pungli THR Lebaran 2021 melalui konferensi pers di Pendapa Panjalu Djayati pada Sabtu (15/5/2021).

Mas Dhito mengatakan, sebelumnya sudah mendapatkan informasi dari masyarakat adanya pungli THR Lebaran 2021 oleh Camat Purwoasri kepada kepala Desa se-Kecamatan Purwoasri.

“Setelah saya dengar pada tanggal 4 Mei 2021, setelah buka puasa. Lalu saya telpon camat yang bersangkutan untuk menghentikan penarikan THR.

Jika sudah terlanjur menarik, maka saya minta untuk dikembalikan,” ujarnya Sabtu (15/5/2021).

Akan tetapi perintah itu tak dihiraukan oleh Camat Purwoasri.

Ia justru terus melakukan penarikan uang ke desa-desa di Kecamatan Purwoasri.

“Kemudian besoknya saya temukan ada pengumpulan sejumlah uang total 15 juta rupiah,” imbuhnya.

Saat ini pihak yang bersangkutan Camat Purwoasri inisial M sudah diberikan sanksi berupa pemindahan dan penurunan jabatan setingkat lebih rendah.

Mas Dhito juga mengimbau untuk seluruh Aparatur Sipil Negara yang ada di Kabupaten Kediri untuk tidak melakukan pungutan liar.

Berikut Kronologi secara lengkap ungkap kasus Camat Purwoasri lakukan pungutan liar untuk minta Tunjangan Hari Raya:

1. Pada tanggal 27 April 2021, Camat Purwoasri mengadakan rapat dengan para kepala desa se Kabupaten Kediri.

Kemudian sebelum hari rapat dengan kepala desa, Camat M menanyakan ke Kasinya Pemberdayaan Masyarakat mengenai THR dari Desa.

2.Kemudian Kasi Pemberdayaan Masyarakat meneruskan permintaan camat ini ke para Kepala Desa melalui Grup WhatsApp.

3. Menindaklanjuti arahan Camat Purwoasri, kemudian salah satu perangkat desa, yakni Bendahara Desa di Kecamatan Purwoasri mengajak bicara Kasi PMD Kecamatan untuk bahas mengenai nominal THR.**

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.