banner 468x60

Aksi Demo Suplaiyer Dan Para Karyawan Di Pintu Masuk PLTU Unit 5-6 Tanjung Jati B Berlangsung Damai

banner 160x600
banner 468x60

Jepara, Journalpolice.Id | Puluhan Karyawan dan beberapa Suplaiyer PT. Satyamitra Surya Perkasa (SSP), melakukan demo aksi damai menuntut hak-nya didepan pintu masuk PLTU Unit 5-6 Tanjung Jati B Jepara Jawa Tengah, selasa, 31 Mei 2022.

Demo aksi damai yang dilakukan oleh Suplaiyer dan para karyawan, mereka menuntut haknya yang belum dibayarkan oleh PT. Satyamitra Surya Perkasa (SSP) selama setengah tahun. Dengan melakukan aksi demo damai ini mereka berharap ada perhatian dari manajemen PLTU untuk membantu permasalahan yang mereka hadapi. Dari keterangan kamto salah satu Suplaiyer, Sebelum melakukan aksi sudah pernah berdiskusi dengan perwakilan dari PT. Satyamitra Surya Perkasa (SSP), yang diwakili oleh Afrinal, namun tidak membuahkan hasil.

Perusahaan yang terlambat membayarkan gaji karyawannya bisa dikenakan sanksi berupa denda mulai dari 1%, 5% hingga 6% sesuai dengan ketentuan. Namun selain itu, perusahaan juga bisa dikenakan sanksi pidana sesuai dalam Pasal 186 ayat 1 dan 2 UU no 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan.

“Barang siapa yang melanggar ketentuan yang dimaksudkan dalam Pasal 35 ayat 2 dan 3, Pasal 93 ayat 2, Pasal 137 dan pasal 138 ayat 1 maka akan dikenakan sanksi pidana penjara minimal 1 bulan dan maksimal 4 tahun dan atau denda minimal sepuluh juta dan maksimal empat ratus juta”

Namun adanya sanksi tersebut tetap tidak bisa menghilangkan kewajiban untuk membayarkan gaji pada karyawan

Koordinator aksi demo yang diwakili oleh Susami, menyampaikan tuntutan agar hak para pekerja/karyawan dan Suplaiyer segera dibayarkan oleh PT. Satyamitra Surya Perkasa (SSP), ” namun apabila aksi damai yang kami lakukan ini tidak mendapatkan respon positif, maka kami akan melakukan aksi lebih besar lagi, terangnya.

Aksi demo damai ini sempat membuat aktifitas kendaraan yang keluar masuk di pintu unit 5-6 berhenti karena belum ada respon dari manajemen PLTU, Selang menunggu antara sepuluh menit, Salah satu dari Tim pengamanan berusaha memberikan pengarahan agar tidak melakukan aksi didepan pintu, namun pekerja dan Suplaiyer tetap tidak mau sebelum ada perwakilan dari manajemen baik itu dari PT SSP maupun manajemen PLTU yang menemui mereka.

Sempat sedikit memanas terjadi argumen antara Tim pengamanan dengan koordinator namun tidak berlangsung lama keadaan dapat aman dan terkendali setelah kepala security Alex dari PT Nawakara datang dan berdiskusi dengan Susami koordinator aksi, hasil dari diskusi Alex akan membantu memintakan pertanggungjawaban kepada manajemen PT. Satyamitra Surya Perkasa untuk menyelesaikan pembayaran karena itu hak dari Suplaiyer dan karyawan.

Dengan adanya tanggapan atau respon positif dari Alex selaku kepala keamanan dari PT. Nawakara selanjutnya Susami koordinator aksi bersama perkerja/karyawan dan Suplaiyer membubarkan diri.

Rep.jmk

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.