banner 468x60

Agus Alami Kerugian Ratusan Juta Akibat Saran DLH Untuk Pasang Jaring” Paranet “

banner 160x600
banner 468x60


Journalpolice.id, Pati – Upaya pencegahan untuk mengantisipasi pencemaran terhadap lalat dan bau dari kotoran kandang ayam milik Agus Siswanto di Desa Bulumanis Lor Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah yang selama ini dianggap meresahkan masyarakat nampaknya sudah banyak dilakukan, bahkan saran dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Peternakan Kabupaten Pati Jawa Tengah agar diberi Paranet sebagai upaya pencegahan juga sudah diikuti, namun hal itu justru membuat Agus Siswanto harus mengalami kerugian ratusan juta, akibat ayam-ayamnya banyak yang mati.

“Dulu DLH pernah menyarankan untuk menggunakan Paranet, setelah saya lakukan, ternyata ayam saya banyak yang mati ratusan ekor, dan saya masih punya buktinya,”Ungkap Agus, kepada wartawan usai melakukan hearing bersama warga Bulumanis Lor di DLH Pati Kamis (28/11/2019).

Saran dari DLH dan Dinas Peternakan itu dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan pencemaran bau dan lalat, hanya saja hal itu tidak bisa mendukung atau membantu, bahkan akibat Paranet yang digunakan, dirinya harus mengalami kerugian ratusan juta dan ayamnya banyak yang mati,”Kerugian yang saya alami mencapai ratusan juta akibat penggunaan Paranet, namun dari Dinas tidak berpikir atau mau bertanggung jawab,”Kesalnya.

Meski begitu, pihaknya selalu berupaya untuk melakukan penyemprotan agar lalat-lalat yang ada bisa berkurang, termasuk kotoran dari kandang ayam juga selalu dikeringkan untuk dibuat pupuk, selain itu untuk kebersihan ayam juga selalu dijaga, karena itu adalah upaya untuk mengantisipasi pencegahan terhadap dampak lingkungan.”Waktu itu saya ikuti saran dari DLH dan Dinas Peternakan produksi telur saya menurun, kalau saya ikuti terus, pasti ayam-ayam saya habis, dan saya pasti tidak bisa produksi,”Katanya.

Sementara Indah Pratitasari, Kabid Penaatan dan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati saat ditemui membantah bahwa penggunaan Paranet itu mengakibatkan banyak ayam yang mati.

Menurutnya, Saran yang disampaikan terhadap Agus Siswanto untuk mengantisipasi pencegahan terhadap kandang ayam adalah menggunakan Close House, sehingga itu tidak akan timbul pencemaran bau, apabila untuk pengelolaannya teratur, karena untuk lokasi kandang ayam miliknya itu berdekatan dengan rumah warga.”Kalau soal ayam mati dan pemilik ini mengalami kerugian, saya tidak tahu, mungkin pemilik kurang melakukan perawatan, kandangnya kurang bersih dan lain-lain,”Tepisnya.
( suf )

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Agus Alami Kerugian Ratusan Juta Akibat Saran DLH Untuk Pasang Jaring” Paranet “"