banner 468x60

7 penyanyi ini miskin sekarang gaya hidup makmur

329 views
banner 160x600
banner 468x60
  1. GAYA HIDUP SELEBRITIS

Berhasil mengubah nasib hidup.Andry Trysandy Mahany

Journalpolice – Penyanyi dangdut di Indonesia seringkali memiliki kekayaan yang berlimpah setelah menjadi terkenal. Lewat dunia musik, mereka bisa bergelimang harta hingga bisa membeli apapun yang mereka mau.

Namun siapa sangka, beberapa penyanyi dangdut Tanah Air nyatanya ada yang pernah mengalami kehidupan yang susahsebelum tenar. Siapa saja mereka?

Yuk simak ulasannya, seperti yang journalpolice.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini.

1. Cita Citata.

Cita Citata telah meniti kariernya di dunia musik sejak remaja. Penyanyi 23 tahun ini semakin melejit ketika lagunya yang berjudul Sakitnya Tuh Di sini booming di pasaran.

Saat duduk di bangku sekolah dasar, Cita Citata harus menerima kenyataan pahit ketika orangtuanya memutuskan bercerai. Semasa remaja, ia kerap menyanyi di acara pernikahan tetangga.

Lalu sekitar tahun 2013, Cita Citata memutuskan hijrah ke Jakarta demi kehidupan yang lebih baik. Ia pun sempat menerima pekerjaan sebagai pendamping karaoke.

Cita kemudian mendapat pekerjaan lebih baik, yakni menyanyi di ballroom sebuah hotel. Dari situ pula, Cita bertemu orang-orang profesional di dunia musik hingga kariernya terus melejit.

2. Wika Salim.

Wika Salim merupakan penyanyi dangdut yang terkenal dengan goyang keramas. Penyanyi 25 tahun ini mengawali karier sebagai penyanyi melalui ajang pencarian bakat yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional pada tahun 2008.

Seperti halnya Cita Citata, Wika juga pernah merasakan masa lalu yang sulit. Ia berasal dari keluarga yang terbilang sangat sederhana. Ibunya asalah seorang ibu rumah tangga sekaligus penyanyi dangdut di panggung-panggung antar kampung.

Sedangkan ayahnya hanya bekerja serabutan. Bahkan dulu rumahnya tidak memiliki televisi sehingga harus numpang ke tetangga untuk bisa menyaksikan layar kaca. Namun kini berkat kerja keras di dunia musik, Wika berhasil mengubah kehidupannya menjadi lebih baik.

3. Inul Daratista

Siapa yang nggak kenal Inul Daratista? Tak hanya sukses menjadi penyanyi dangdut, istri Adam Suseno ini sekarang juga sukses menjadi seorang pebisnis.

Namun sebelum tenar, Inul juga pernah merasakan kehidupan yang sulit. Inul lahir di keluarga yang sederhana dan bukan seniman. Selulus SMA, Inul tidak melanjutkan ke perguruan tinggi karena terbatasnya biaya.

Penyanyi yang terkenal dengan goyang ngebor ini pernah menerima honor Rp 3.500 sekali tampil. Saat merintis karier pun ia pernah ditipu promotor. Namun kini Inul sukses bertransformasi menjadi penyanyi dangdut kelas atas.

4. Zaskia Gotik.

Zaskia Gotik lahir dengan nama Syurkianih. Penyanyi yang terkenal dengan goyang itik ini mengawali karier di usia belia. Keterbatasan ekonomi pernah membuat Zaskia harus menghentikan pendidikannya di bangku SMP.

Ia pun harus kerja keras demi membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Tak jarang putri sulung dari empat bersaudara ini harus bernyanyi selama 12 jam untuk bisa membawa pulang uang Rp 100 ribu.

Pertemuannya dengan musisi kawakan Endang Raes membuat nasib Zaskia berubah. Ia mendapat tawaran dengan salah satu label musik besar di Indonesia, Nagaswara. Semenjak itu nama Zaskia terus melejit hingga bisa kaya raya seperti sekarang.

5. Cinta Penelope.

Penyanyi yang populer dengan lagu Keong Racun ini juga memiliki kisah masa lalu yang tidak kalah menyedihkan. Sebelum terkenal, Cinta Penelope pernah bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ia juga pernah merasakan kerasnya menjadi musisi jalanan.

6. Yonanda Frisna Damara dan Fajar Ari.

foto ndx axa

Yonanda Frisna dan Fajar Ari merupakan dua orang yang sukses di dunia musik lewat nama NDX A.K.A. Dua remaja asal Yogyakarta ini dianggap sebagai angin segar karena mampu membawakan lagu dangdut dengan gaya yang kekinian.

Karier NDX A.K.A naik tajam usai tampil di Festival Kesenian Yogyakarta pada tahun 2016 lalu. Namun siapa sangka, sebelum mengecap kesuksesan, NDX A.K.A pernah mengalami masa sulit.

Mereka pernah bekerja seadanya, mulai jadi kuli bangunan, tukang parkir berpendapatan Rp 30 ribu, hingga tidur di pelataran toko saat manggung dan kedinginan.

Namun berkat konsistensi, mereka berhasil mengubah nasib hidup. Lagu-lagu ciptaan mereka yang punya ciri khas menggunakan bahasa Jawa dicampur hip hop sukses diterima di pasaran dan laku keras.

Editor : Awi JP
Redaksi www.journalpolice.id
(Sumber brilio.net)

Email Autoresponder indonesia
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.